- Home
- Internasional
- Wapres AS Peringatkan Kim Jong-un Jangan `Mempermainkan` Donald Trump
Internasional
Wapres AS Peringatkan Kim Jong-un Jangan `Mempermainkan` Donald Trump
Rabu, 23 Mei 2018 10:09
WASHINGTON - Wakil Presiden AS Mike Pence memperingatkan Kim Jong-un agar tidak "mempermainkan" Presiden Donald Trump jika mereka jadi bertemu pada bulan depan. Pence mengatakan dalam wawancara dengan Fox News bahwa langkah seperti itu akan menjadi "kesalahan besar" bagi sang pemimpin Korea Utara.
Pence juga mengatakan "tidak diragukan lagi" bahwa Trump bisa saja mundur dari pertemuan tingkat tinggi yang rencananya dilangsungkan pada 12 Juni itu.
Korea Utara telah mengancam untuk membatalkan pertemuan tersebut setelah mendengar komentar dari Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton. Negeri itu bereaksi dengan amarah ketika Bolton mengatakan bahwa mereka akan mengikuti denuklearisasi "model Libya".
Mantan pemimpin Libya Muammar Gaddafi sepakat dengan negara-negara Barat pada 2003 untuk menghentikan program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi. Delapan tahun kemudian, ia terbunuh di tangan kelompok pemberontak yang didukung Barat.
Korea Utara juga marah karena latihan militer AS-Korea Selatan yang dilangsungkan belakangan ini, dan sebagai tanggapannya membatalkan perundingan yang telah direncanakan dengan Selatan.
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in berencana menemui Trump di Washington pada Selasa (22/05) untuk membicarakan rencana terkait KTT. Pence mengatakan bahwa Trump siap untuk mundur dari pertemuan di Singapura.
"Saya tidak merasa Presiden Trump memikirkan hubungan masyarakat, ia memikirkan perdamaian," kata sang wakil presiden.
Surat kabar New York Times melaporkan pada hari Minggu bahwa Trump meminta saran dari para ajudan dan penasihatnya apakah ia sebaiknya melanjutkan rencana KTT dengan Korea Utara.
Sementara itu, sekelompok jurnalis dari Inggris, AS, Rusia, dan China telah diterbangkan ke Korea Utara dari Beijing untuk meliput upacara yang menandai pembongkaran situs uji coba nuklir pada akhir pekan ini. Waktu tepatnya upacara di situs Punggye-ri belum diumumkan.
Setelah uji coba terakhir di sana pada September, para ilmuwan Cina melaporkan keruntuhan besar yang bisa mengancam stabilitas gunung-gunung di sekitarnya.
Hanya media, bukan pakar dan pengamat, yang dibolehkan menghadiri
upacara; dan undangan bagi reporter Korea Selatan ditarik kembali di
tengah perselisihan yang terus berlangsung tentang latihan militer
dengan AS.
(okezone.com)
Internasional
Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Terapkan Transaksi Non Tunai, Riau Perkuat Pembayaran Digital Lintas Negara
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi peluncuran Pelabuhan Penumpang Dumai sebagai Kawasan Non Tunai yang diinisiasi Bank Indonesia. Langkah tersebut dinilai menjadi tonggak penting dalam
Kodim 1714/Puncak Jaya Reaksi Cepat Bantu Pemadaman Kebakaran di Kota Mulia
Mulia - Telah terjadi peristiwa kebakaran yang menghanguskan 3 unit bangunan kios dan 1 unit Aula Kantor Distrik Mulia di Kota Lama, Jalan Trikora, Kampung Trikora, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Pap
Perempuan 19 Tahun Ditemukan Tewas di Rumahnya di Kandis Siak, Seorang Pria Diamankan
SIAK - Seorang perempuan berusia 19 tahun ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan PT Gas, RT 003 RW 006, Dusun Kandis Godang, Kampung Kandis, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.Polisi menye
Penyidik Polres Pelalawan Agendakan Rekonstruksi Kasus Begal Sadis Tewaskan Korban di Kerumutan
PELALAWAN - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan masih melengkapi berkas perkara kasus begal sadis yang menewaskan korbannya di Desa Pangkalan Panduk Kecamatan Kerumutan yang
250 Meter Kabel PJU Dicuri di Jalan Soekarno Hatta Dumai Timur, Pria Ini Pelakunya
DUMAI â€" Seorang Warga Dumai Timur WA (29) diduga melakukan tindak pidana pencurian kabel milik Dinas Perhubungan di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, p