Kamis, 02 Jul 2026

Internasional,

Warga Kamboja Adang Tentara Thailand Pasang Kawat Berduri

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 26 Agu 2025 16:18
Berita satu.com
Penduduk dan otoritas Desa Chok Chey, Provinsi Banteay Meanchey, Kamboja, mengadang upaya tentara Thailand yang mencoba memasang pagar kawat berduri di wilayah perbatasan.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Kamboja Maly Socheata menyebut insiden itu terjadi pada Senin (25/8/2025) sore, ketika pasukan Thailand berusaha memasang kawat berduri di desa yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sa Kaeo, Thailand.

“Pasukan Thailand terpaksa mencabut kawat berduri setelah mendapat perlawanan keras dari warga dan otoritas setempat,” kata Maly.

Video yang beredar di media Kamboja memperlihatkan warga berdebat dengan tentara Thailand dan menggunakan potongan kayu panjang untuk menghalangi pemasangan kawat berduri tersebut.

Pemerintah Kamboja mendesak Thailand untuk sepenuhnya mematuhi gencatan senjata, sesuai kesepakatan dalam pertemuan Komite Perbatasan Regional (RBC) antara Daerah Militer 5 Kamboja dan Daerah Militer 1 Thailand pada 22 Agustus. Dalam pertemuan itu, kedua pihak menegaskan komitmen untuk tidak memperluas sengketa wilayah serta menghindari tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan.

Kamboja menekankan bahwa semua perselisihan perbatasan harus diselesaikan melalui Komite Perbatasan Bersama (JBC) kedua negara.

Namun, Juru Bicara Militer Thailand, Winthai Suwaree, menuding Kamboja memanfaatkan warga sipil dalam insiden tersebut. Menurutnya, wilayah itu merupakan bagian dari Thailand, dan pemasangan kawat berduri bertujuan meningkatkan keamanan, bukan membatasi perbatasan.

Sementara itu, Komandan Wilayah 2 Angkatan Darat Thailand, Letjen Boonsin Padklang, menegaskan telah menginstruksikan pasukannya untuk segera merespons bila mendeteksi adanya pasukan Kamboja yang memasuki wilayah Thailand.

Pekan lalu, militer Thailand juga menuduh pasukan Kamboja menyeberang ke Provinsi Surin untuk menanam ranjau anti-personel. Namun, juru bicara pemerintah Kamboja, Pen Bona, menyebut tuduhan tersebut tidak berdasar.

Boonsin menambahkan, Kamboja telah meminta Thailand mencabut kawat berduri di sejumlah area perbatasan yang disengketakan. Namun, Bangkok menolak dengan alasan kawat tersebut dipasang di wilayah kedaulatan Thailand.

Ketegangan perbatasan ini semakin meningkat setelah bentrokan bersenjata pecah pada 24 Juli lalu, yang menewaskan sedikitnya 43 orang dari kedua belah pihak. Pertempuran itu menjadi yang paling serius dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Meski gencatan senjata disepakati pada 28 Juli, para pemimpin militer wilayah Thailand dan Kamboja berjanji tidak akan mengerahkan pasukan tambahan di sepanjang perbatasan.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor