- Home
- Internasional
- Waspada Teror ISIS di China & Asia Tenggara saat Natal
Waspada Teror ISIS di China & Asia Tenggara saat Natal
Rabu, 09 Des 2015 14:15
Pasalnya belum lama ini, ISIS merilis sebuah lagu berjudul "We are Mujahid" dengan berbahasa China dan lagu berdurasi 4 menit 7 detik itu disebarkan ke dunia maya.
Dalam lagu itu, ISIS berusaha membangkitkan para militannya untuk angkat senjata terhadap pemerintah China, jelang Hari Raya Natal.
Pengamat dari Nanyang Technology University, Profesor Rohan Gunaratna menyatakan, munculnya lagu rilis dari ISIS itu sudah semestinya ditanggapi serius, untuk memperketat keamanan di China dan Asia Tenggara pada Hari Natal.
"ISIS sudah memerintahkan para simpatisannya untuk menyerang kawasan Asia. Ada kabar bahwa teroris ISIS, akan menyerang China, Asia Tenggara dan Asia Timur Laut selama libur Natal," ungkap Gunaratna, dikutip The Dong-A Ilbo, Rabu (9/12/2015).
Potensi teror ISIS itu dipercaya takkan dilakukan militan ISIS asal Suriah atau Irak, melainkan simpatisan asal China sendiri. Diperkirakan sudah sekira lebih dari 300 warga China dari etnis Uighur yang bergabung dengan ISIS.
"Organisasi ISIS sangat strategis, terstruktur baik dan sangat berhati-hati ketika melakukan perencanaan. Mereka bukan sekadar kelompok teroris yang tak rasional, haus darah dan fanatis," timpal Charlie Winter, pengamat senior Georgia State University.
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T