Sabtu, 20 Jun 2026

Kenapa Musik Bisa Bikin Anda Jadi Sehat?

Rabu, 05 Agu 2015 09:09
Playbuzz
Dengarkan musik bisa menyehatkan

MUSIK, tak berlebihan rasanya jika hasil karya seni manusia ini begitu diagungkan dan tak pernah lepas dari sejarah peradaban manusia. Menurut sejarah, musik digunakan sebagai kendaraan ritual keagamaan. Fungsinya mulai berubah seiring perubahan besar yang dilakukan Marthin Luther King. Dalam perkembangannya, musik justru lebih mendominasi dunia hiburan.

Berbagai pernyataan atau pun penelitian tentang fungsi lain musik, memang bukan lagi menjadi hal baru. Dunia medis memang sudah medapatkan jawaban memuaskan seputar khasiat dari musik bagi kesehatan. Hal positif dari musik sudah tercantum dalam tulisan-tulisan Pythagoras, Aristoteles dan Plato. Mereka percaya bahwa musik dapat mempengaruhi fisik, emosi, kesejahteraan sosial dan meningkatkan kualitas hidup. Ini yang musik lakukan untuk kesehatan Anda:

Pembunuh rasa sakit

Menurut penelitian yang diterbitkan di Journal of Advanced Nursing, mendengarkan musik sehari-hari dapat mengurangi rasa sakit kronis hingga 21 persen. Studi ini juga menemukan bahwa mendengarkan musik membuat orang bisa lebih mengendalikan rasa sakit mereka dan mengurangi depresi.

Mengurangi stres

Dari penelitian yang dilakukan, subjek diperintahkan mendengarkan selama setengah jam musik yang menenangkan, dua kali sehari selama dua minggu. Dan hasilnya menunjukkan pengurangan signifikan pada tingkat stres dan kecemasan subjek penelitian dalam setiap permasalahan.

Manfaat kardiovaskular

Mendengarkan musik yang tenang juga membantu mengurangi denyut jantung, tekanan darah serta risiko stroke. Dalam sebuah penelitian di Italia, para peneliti menemukan bahwa penderita hipertensi ringan (tekanan darah tinggi) yang mendengarkan musik klasik 30 menit sehari selama satu bulan mengalami pengurangan signifikan pada tekanan darah mereka.

Membantu penderita kanker

Penelitian menunjukkan bahwa musik mungkin menawarkan sejumlah manfaat bagi orang-orang pengidap kanker. Mengurangi kecemasan pada pasien yang menerima terapi radiasi, serta menurunkan gejala mual dan muntah akibat kemoterapi dosis tinggi.

(okezone.com)
kesehatan
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:44

    HMI Pekanbaru Desak Evaluasi Total MBG Hingga RUU TNI-Polri

    PEKANBARU (CAKAPLAH) - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Riau, Jumat (19/06/2026).Dalam aksi tersebut, HMI Pekanbaru menya

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:20

    Bawaslu Riau Konsolidasikan Demokrasi dengan Parpol, PAN Jadi Kunjungan Perdana

    PEKANBARU (CAKAPLAH) â€" Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau memulai langkah konsolidasi demokrasi dengan partai politik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas demokrasi

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:17

    Aksi Simbolis 'Uang Receh' Jurnalis Riau Disambut Sikap Terbuka Kabid Humas Polda dan Berkomitmen Tingkatkan Sinergi

    PEKANBARU - Dinamika hubungan kemitraan antara awak media dan kepolisian menemui titik temu melalui ruang dialog tatap muka. Puluhan jurnalis yang bertugas di lingkungan Kepolisian Daerah Riau menyamp

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:03

    Pendaftaran Siswa Baru SMA dan SMK Riau Ditutup, Puluhan Ribu Pelajar Tunggu Hasil

    PEKANBARU - Tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Tahun Ajaran 2026/2027 resmi ditutup Jumat (19/6/2026) pukul 13.00 WIB. Saat ini seluruh seko

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:00

    Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Roy Suryo dan Dokter Tifa agar Tak Ditahan

    JAKARTA â€" Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menyatakan kesiapannya menjadi penjamin bagi Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa yang berstatus tersangka,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.