Teknik Tarik Napas Dalam Mampu Kendalikan Stres
Selasa, 10 Nov 2015 10:17
Agar tidak rentan atau beresiko saat usia sudah menjelang lansia, selain pola makan dan minum yang harus diperhatikan, tentu pengendalian stres menjadi prioritas. Selain itu, olahraga teratur juga menjadi kunci hidup sehat dan bugar.
"Yang tak kalah penting bukan hanya makan dan minum, tapi pengendalian stres. Stres tak bisa dihindari dalam hidup tapi bagaimana kita mampu mengelola stres," kata Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI), Dra. Junaiti Sahar, Ph.D. baru – baru ini.
Ia menambahkan di dalam ilmu keperawatan terdapat teknik pernapasan yang mampu mengendalikan stres. Caranya dengan teknik tarik napas dalam.
"Kami di perawatan ada tekniknya, mulai dari pengaturan jadwal jangan terburu-buru tetapi paling sederhana dengan teknik tarik napas dalam. Yakni dengan menarik napas panjang sampai dihembuskan melepaskan beban. Itu dianjurkan juga bagi lansia," ujar wanita yang juga fokus di Departemen Keperawatan Komunitas FIK UI ini.
Secara kesehatan, ketika tarik napas dalam membuat seseorang menghirup oksigen di udara bebas untuk menyediakan bagi organ-organ tubuh, agar membantu fungsi metabolisme. Sehingga saat paru-paru mengeluarkan CO2 dan sisa pembakaran membuat aliran pembuluh darah terisi oksigen kembali, dan peredaran darah menjadi lancar.
"Kekurangan oksigen atau oksigen terbatas terjadi saat stres, aliran pembuluh darah enggak lancar. Dengan tarik napas dalam membuat rileks, masuk oksigen baru. Pembuluh darah normal kembali, dan sirkulasi baik," ungkapnya.
Pada usia lanjut, terjadi penebalan pembuluh darah, penuaan, dan penumpukan lemak sehingga fleksibilitas berkurang. Teknik tarik napas dalam dapat dilakukan saat stres sedang dialami kapan saja.
"Tarik napas dalam dilakukan 2x8 ketukan, tahan hanya hitungan keempat hembuskan, dikeluarkan. Paling tidak itu mampu mengontrol stres, kesal atau marah kalau muslim atau agama apapun dibarengi dengan doa spiritual," jelas Junaiti Sahar.
Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr
Iran Balas AS, Serang Pangkalan Militer di Yordania, Bahrain dan Kuwait
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan bahwa mereka telah melakukan serangan terhadap beberapa pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah. Tindakan
Satgas Dorong Sinkronisasi Pusat dan Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana Sumatra
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah di Provinsi Aceh untuk menyinkronkan seluruh progr
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia. Fenomena ini diperkirakan berlangsung dari tang
Gagalkan Penyelundupan 70 Kg Sabu, Kapolda Sulsel Waspadai Munculnya Narkoba Jenis Baru
Jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan mengungkap peredaran narkotika jenis sabu dengan total barang bukti mencapai 70 kilogram serta menangkap sekitar 1.178 tersangka dalam kurun waktu enam bulan