family
7 Hal yang Harus Dimiliki Setiap Orang Sebagai Jaminan Pernikahan Bahagia
Jumat, 19 Jan 2018 13:56
Membangun hubungan cinta yang kuat memang dibutuhkan usaha masing-masing orang. Kamu memang tidak mendapatkan pelajaran macam ini di sekolah, namun bukan berarti tidak ada formulanya. Banyak pasangan bahagia dan awet hingga tua punya caranya masing-masing menjaga keharmonisan rumah tangga, dan sekian hal ini pasti ada dalam kehidupan cinta mereka.
1. Kesetaraan
Baik kamu maupun pasangan harus merasa berada pada posisi yang sama, setara. Tidak ada yang lebih tinggi maupun rendah. Begitu pula dalam mengusahakan cinta, baik kamu maupun dia harus memberi usaha yang sama untuk menjaga kekuatan cinta. Karena berjuang sendirian pasti melelahkan.
2. Kesetiaan
Kesetiaan harus ada pada masing-masing hati. Jika memang sudah mengikrarkan untuk berkomitmen, maka setia adalah salah satu faktor utama untuk dilakukan. Karena seringkali hancurnya kesetiaan adalah penyebab hancurnya hubungan.
3. Dukungan
Karena kalian punya kepentingan masing-masing di luar hubungan kalian, dukungan menjadi hal penting untuk menguatkan cinta. Mendukung urusan masing-masing menjadi bentuk rasa peduli dan pengertian yang dibutuhkan setiap manusia.
4. Rasa sayang
Perasaan ini akan tumbuh lebih dalam, seringkali lebih dari perasaan cinta yang menggebu, ketika kalian saling membutuhkan dan mengandalkan satu sama lain. Rasa sayang lah yang akan menguatkan dan membuat kalian memikirkan lagi untuk berpisah.
5. Komunikasi
Karena setiap orang tidak bisa membaca isi hati pasangannya, maka katakanlah. Membangun komunikasi yang baik, transparan dan jelas bersama pasangan.Komunikasi yang baik dan intens akan menghindarkan dari kesalahpahaman. Seringkali beberapa orang memilih diam daripada membicarakan masalah, inilah yang salah.
6. Respect
Perasaan dihargai dan dihormati adalah hal yang dibutuhkan setiap orang, dan hal ini akan lebih menakjubkan jika didapat dari orang yang dicintai. Kamu memikirkan mereka, tidak ada keinginan untuk mengubah karakter karena kamu mencintai apa adanya. Begitu pula ia padamu. Respect bisa dalam bentuk apa pun, salah satunya adalah menghargai bentuk tubuhmu.
7. Kecepatan yang sama
Ada kalanya seseorang ingin berlari sedangkan pasangannya ingin berjalan saja saat menjalani hubungan. Perbedaan tujuan dan kecepatan dalam menjalani hubungan bisa jadi masalah serius. Dari awal, kalian harus tahu apakah kecepatan kalian berada pada level yang sama. Jika salah satu saja ingin buru-buru menikah atau yang lainnya, susah menjaga kebersamaan, bahkan jika secara umum, kalian sangat cocok.
Ada kalanya kamu harus siap berkompromi dengan apa pun yang menjadi penghalang hubungan. Kamu tak hanya memikirkan diri sendiri, tapi juga dia sebagai sosok yang mendampingimu.
(Vemale.com)
Lifestyle
Lagi Tren, Ini 5 Tips Membuat Hampers Lebaran yang Menarik dan Berkesan
JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi berbagi hampers Lebaran semakin populer. Hampers sering dijadikan bentuk perhatian kepada keluarga, sahabat, hingga rekan kerja. Selain bisa dibe
Anak Tantrum akibat Pembatasan HP, Ini 4 Cara Menghadapinya
JAKARTA - Menghadapi anak yang sedang tantrum akibat pembatasan penggunaan handphone sering kali menjadi tantangan bagi banyak orangtua. Terdapat 4 cara agar hubungan tetap hangat dan anak merasa dipa
Viral Gadis 22 Tahun Dijodohkan dengan Pria 65 Tahun, Komentar Nitizen Jadi Sorotan
JAKARTA - Viral seorang gadis berusia 22 tahun dijodohkan oleh orang tuanya dengan pria yang terpaut usia 43 tahun karena dinilai mapan dan berstatus juragan di kampung halamannya. Kisah ini pun menja
Mengenal Fenomena Fake Rich yang Viral di Media Sosial
JAKARTA - Fenomena fake rich belakangan ramai dibicarakan di media sosial. Istilah ini merujuk pada perilaku seseorang yang menampilkan gaya hidup mewah di internet meskipun kondisi keuangannya
Literasi Digital dan Peran Keluarga Dinilai Penting untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
JAKARTA - Pemerintah berencana memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Anak di Ruang Digital atau PP Tunas pada akhir Maret 2026. Regulasi ini dinilai sebagai langka