Agar Orangtua Paham Dunia Anak Remajanya
Senin, 22 Feb 2016 16:47
MISS komunikasi sering terjadi antara orangtua dengan anak remajanya. Hal itu disebabkan karena orangtua terlambat beradaptasi dengan perubahan emosi yang dialami setiap anak remaja.
Sering kita mendengar bahwa orangtua harus menjadi teman bagi anak. Baik saat anak masih kecil dan tumbuh menjadi remaja. Begitu pula menurut Motivator remaja, Vivid Fitri Argarini, orangtua harus tetap dekat dengan anak, meski anak sudah memiliki pergaulan dan teman-teman sendiri.
"Mengenal teman-teman anak, mengetahui kesukaan, kebiasaan mereka ketika sedang bersama atau ketika di dunia maya itu penting sekali," papar Vivid saat menerangkan kepada Okezone.
Jadi sebagai orangtua, bukan hanya percaya dengan hal yang 'katanya...katanya', tetapi memang tahu sendiri, melihat sendiri dan memahami apa yang sedang dirasakan, dibicarakan.
"Ciptakan waktu untuk hang out bareng di tempat yang cozy, comfy, ya yang pas dengan usia anak remaja. Menikmati proses komunikasi dua arah yang menyenangkan," jelasnya lebih lanjut.
Wanita lulusan University of Wisconsin, Whitewater jurusan komunikasi ini menyarankan para orangtua agar tidak 'kuper' (kurang pergaulan) dan 'enggak nyambung' apalagi gaptek (gagap teknologi).
Prabowo: Aspirasi Warga hingga Anak Desa Lewat TikTok Tetap Ditindaklanjuti Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah membuka ruang seluas-luasnya terhadap aspirasi masyarakat, termasuk masukan yang disampaikan melalui media sosial. Menurutnya, setiap usulan yang berori
Realisasi Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Sumut Capai 95 Persen, Siap Lanjut Juli 2026
Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Bulog Sumut) melaporkan pencapaian signifikan dalam realisasi penyaluran bantuan pangan. Hingga saat ini, sekitar 95 persen dari total penerima manfaat di Su
Gandeng Dokter Spesialis Kandungan, Polisi Usut Dugaan Kekerasan Seksual Taufik Hidayat Terhadap Yuvita
Kepolisian mendalami unsur kekerasan seksual dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30) terhadap korban Yuvita Tri Rezeki (29). Kepolisian telah melibatkan dokter spesialis kandungan untuk melakukan peme
Komnas HAM Minta Latihan Militer Calon Manajer Kopdes Disetop
Jakarta - Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) Pramono Ubaid menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam kepada keluarga korban atas meninggalnya lima Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia
Pemerintah Andalkan Stimulus Rp 26,34 Triliun untuk Jaga Daya Beli dan Ekonomi
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan jika pemerintah terus menjaga stabilitas dan ketahanan perekonomian nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. Be