Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Alasan Pria Putus Cinta Berdasarkan Bahasa Cintanya

Lifestyle

Alasan Pria Putus Cinta Berdasarkan Bahasa Cintanya

Sabtu, 14 Apr 2018 11:18
Liputan6.com
Ilustrasi Foto Bertengkar dengan Pasangan (iStockphoto)

Jakarta Setiap orang memiliki bahasa cinta masing-masing. Berkomunikasi dengan bahasa cinta seseorang sangat penting untuk memastikan orang tersebut benar-benar merasa dicintai dalam sebuah hubungan.

Sayangnya, bahasa cinta juga bisa memprediksi bagaimana seorang pria akan mengalami putus cinta dengan kekasihnya, seperti dilansir dari yourtango.com, Sabtu (14/4/2018). Penasaran?

1. Kata-kata afirmasi

Seorang pria yang menggunakan kata-kata afirmasi sebagai bahasa cinta-nya akan mengalami putus cinta ketika membuat pasangannya merasa bersalah. Pasangan Anda tidak perlu dibuat merasa bersalah, karena ia sangat memahami apa yang diberikannya dan apa yang seharusnya didapatkan dari sana.

Kata-kata Anda sangat mempengaruhinya, jadi jangan lupa untuk selalu mengungkapkan rasa cinta dan alasannya. Jika ia berusaha melakukan sesuatu untuk Anda, ungkapkan rasa bersyukur Anda, jangan pernah menyia-nyiakannya.

2. Waktu berkualitas

Seorang pria yang menggunakan waktu berkualitas sebagai bahasa cintanya akan mengalami putus cinta ketika menganggapnya sebagai beban, bukannya prioritas. Pasangan tidak membutuhkan banyak hal, ia hanya membutuhkan Anda.

Wanita ini sering disepelekan oleh banyak orang, jangan melakukan hal yang sama. Ia tidak pernah menuntut hal-hal istimewa, yang diinginkannya hanya waktu-waktu berkualitas bersama Anda.

Gunakan waktu Anda untuk benar-benar memahaminya. Ingatlah untuk tidak membuatnya merasa seperti beban Anda, namun prioritas menggunakan bahasa cinta.

3. Hadiah

Seorang pria yang menggunakan hadiah sebagai bahasa cintanya akan mengalami putus cinta ketika tidak memikirkan apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pasangan. Banyak orang mengira orang-orang yang menerima hadiah adalah sosok manja, jangan menjadikannya sebagai sosok ini.

Pasangan Anda adalah wanita yang bijaksana, ia memahami apa yang dibutuhkannya. Hadiah tidak harus mahal, namun pastikan apa yang Anda berikan bermakna.

4. Tindakan

Seorang pria yang menggunakan tindakan sebagai bahasa cintanya akan mengalami putus cinta ketika tidak melakukan apa yang dikatakan. Jika Anda mengatakan akan melakukan sesuatu, maka lakukanlah.

Kata-kata tidak terlalu berarti bagi wanita ini, sehingga kata maaf tidak akan berhasil, ia lebih memperhatikan tindakan. Seorang pria yang benar-benar mencintai pasangannya akan melakukan segala hal untuk membuktikannya.

5. Kontak fisik

Seorang pria yang menggunakan kontak fisik sebagai bahasa cintanya akan mengalami putus cinta ketika berhenti membuat pasangan merasa diinginkan. Hal ini bukan hanya tentang seks, Anda harus menunjukkan kepada dunia perasaan bangga bisa bersama dengannya.

 (Liputan6.com)

Lifestyle
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 11:42

    Ketum TP Posyandu: Percepatan Registrasi Perkuat Peran Posyandu sebagai Pusat Pelayanan Masyarakat

    Ketua Umum Tim Pembina (TP) Posyandu Tri Tito Karnavian menegaskan pentingnya percepatan registrasi Posyandu sebagai langkah memperkuat peran Posyandu dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyaraka

  • Kamis, 25 Jun 2026 11:41

    Jaksa Tunggu Pelimpahan Berkas Kasus Perampokan dan Pembunuhan Nenek Dumaris di Pekanbaru

    PEKANBARU - Pihak kejaksaan kini tengah menunggu pelimpahan berkas kasus perampokan dan pembunuhan nenek Dumaris Sitio (60) di Pekanbaru.Ada 4 orang tersangka dalam kasus ini. Mereka terdiri dari dua

  • Kamis, 25 Jun 2026 11:35

    Kejari Kuansing Luruskan Maksud Pendampingan Proyek MTQ Bukan Melindungi Kontraktor

    TELUKKUANTAN - Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi menegaskan bahwa pemdampingan pembangunan Astaka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bukan untuk melindungi kontraktor.Pengerjaannya saat ini masih tengah

  • Kamis, 25 Jun 2026 11:34

    Kapolda Riau Janji Usut Dugaan Aktivis IMM Dipukul Aparat Saat Demo di DPRD Riau

    PEKANBARU - Polda Riau menerima penyampaian tuntutan dan laporan pengaduan dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) bersama Aliansi Cipayung Plus Kota Pekanbaru terkait dugaan tindakan kekerasan yang

  • Kamis, 25 Jun 2026 11:32

    Guru Besar Unri: Sekolah Rakyat Bisa Putus Mata Rantai Kemiskinan Antar Generasi

    PEKANBARU â€" Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau, Prof. Dr. Hermandra, S.Pd., M.A., menilai program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat berpotensi menjad

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.