Liputan6.com
Ilustrasi Foto Bertengkar dengan Pasangan (iStockphoto)
Jakarta Setiap orang memiliki bahasa cinta
masing-masing. Berkomunikasi dengan bahasa cinta seseorang sangat
penting untuk memastikan orang tersebut benar-benar merasa dicintai
dalam sebuah hubungan.
Sayangnya, bahasa cinta juga bisa memprediksi bagaimana seorang pria
akan mengalami putus cinta dengan kekasihnya, seperti dilansir dari yourtango.com, Sabtu (14/4/2018). Penasaran?
1. Kata-kata afirmasi
Seorang pria yang menggunakan kata-kata afirmasi sebagai bahasa cinta-nya
akan mengalami putus cinta ketika membuat pasangannya merasa bersalah.
Pasangan Anda tidak perlu dibuat merasa bersalah, karena ia sangat
memahami apa yang diberikannya dan apa yang seharusnya didapatkan dari
sana.
Kata-kata Anda sangat mempengaruhinya, jadi jangan lupa untuk selalu
mengungkapkan rasa cinta dan alasannya. Jika ia berusaha melakukan
sesuatu untuk Anda, ungkapkan rasa bersyukur Anda, jangan pernah
menyia-nyiakannya.
2. Waktu berkualitas
Seorang pria yang menggunakan waktu berkualitas sebagai bahasa
cintanya akan mengalami putus cinta ketika menganggapnya sebagai beban,
bukannya prioritas. Pasangan tidak membutuhkan banyak hal, ia hanya
membutuhkan Anda.
Wanita ini sering disepelekan oleh banyak orang, jangan melakukan hal
yang sama. Ia tidak pernah menuntut hal-hal istimewa, yang
diinginkannya hanya waktu-waktu berkualitas bersama Anda.
Gunakan waktu Anda untuk benar-benar memahaminya. Ingatlah untuk
tidak membuatnya merasa seperti beban Anda, namun prioritas menggunakan bahasa cinta.
3. Hadiah
Seorang pria yang menggunakan hadiah sebagai bahasa cintanya akan
mengalami putus cinta ketika tidak memikirkan apa yang sebenarnya
dibutuhkan oleh pasangan. Banyak orang mengira orang-orang yang menerima
hadiah adalah sosok manja, jangan menjadikannya sebagai sosok ini.
Pasangan Anda adalah wanita yang bijaksana, ia memahami apa yang
dibutuhkannya. Hadiah tidak harus mahal, namun pastikan apa yang Anda
berikan bermakna.
4. Tindakan
Seorang pria yang menggunakan tindakan sebagai bahasa cintanya akan
mengalami putus cinta ketika tidak melakukan apa yang dikatakan. Jika
Anda mengatakan akan melakukan sesuatu, maka lakukanlah.
Kata-kata tidak terlalu berarti bagi wanita ini, sehingga kata maaf
tidak akan berhasil, ia lebih memperhatikan tindakan. Seorang pria yang
benar-benar mencintai pasangannya akan melakukan segala hal untuk
membuktikannya.
5. Kontak fisik
Seorang pria yang menggunakan kontak fisik sebagai bahasa cintanya
akan mengalami putus cinta ketika berhenti membuat pasangan merasa
diinginkan. Hal ini bukan hanya tentang seks, Anda harus menunjukkan
kepada dunia perasaan bangga bisa bersama dengannya.
(Liputan6.com)
Lifestyle