Kamis, 11 Jun 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Apa Itu Joki Strava yang Bisa Raih Rp300.000 Sekali Lari?

life

Apa Itu Joki Strava yang Bisa Raih Rp300.000 Sekali Lari?

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 18 Jul 2025 14:33
okezone.com
APA itu joki Strava yang bisa raih Rp300.000 sekali lari? Saat ini, olahraga bukan sekadar aktivitas untuk menjaga kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari pencitraan di media sosial.

Belakangan ini, ramai diperbincangkan di media sosial tentang munculnya jasa joki Strava, sebuah layanan unik yang membantu orang lain terlihat aktif berolahraga, meski kenyataannya mereka hanya diam di rumah.

Fenomena ini mencuat setelah video viral seorang anak membagikan kisahnya sebagai joki Strava yang bisa mengantongi hingga Rp300 ribu sekali lari.

Apa Itu Joki Strava?
Strava adalah aplikasi pelacak olahraga yang populer di kalangan pecinta olahraga lari, bersepeda, hingga jalan kaki. Aplikasi ini mencatat rute, kecepatan, jarak tempuh, dan waktu olahraga, lalu membagikannya ke media sosial. Nama Strava sendiri diambil dari bahasa Swedia yang berarti “berjuang”, sejalan dengan semangat olahraga.

Namun, maraknya unggahan hasil olahraga di Strava kini membuat sebagian orang terjebak dalam FOMO (Fear of Missing Out) olahraga. Tak sedikit yang ingin tampil aktif dan sehat di media sosial, meski kenyataannya tidak benar-benar berolahraga. Dari sinilah jasa joki Strava muncul sebagai solusi instan untuk mengejar “prestasi” virtual.

Joki Strava: Bayar Orang Lain Supaya Akun Terlihat Aktif
Jason, remaja asal Jakarta Barat, adalah salah satu contoh joki Strava yang kini sedang viral. Dengan jasanya, ia berlari menggantikan orang lain dan membawa handphone milik pelanggan agar aktivitas olahraga terekam langsung di akun Strava mereka.

Biasanya, Jason menawarkan paket lari sejauh 5 kilometer dengan kecepatan tertentu sesuai permintaan pelanggan. Semakin cepat target pace yang diminta, semakin mahal pula biayanya. Untuk lari dengan pace 4, misalnya, tarifnya bisa mencapai Rp300 ribu sekali jalan.

“Tarifnya nggak tetap, semua tergantung permintaan dan kesepakatan. Kalau minta pace-nya cepat, tentu lebih mahal,” ujar Jason dalam video TikTok tersebut.

Biasanya, ia menerima dua pelanggan per minggu, khususnya saat Car Free Day (CFD). Uang yang didapat digunakan untuk jajan dan ditabung, sambil tetap menjalani rutinitas sebagai pelajar.

Siapa yang Untung? Joki atau Pelanggan?
Fenomena tersebut memicu beragam pendapat di kalangan netizen, mulai dari yang mendukung hingga yang mengkritik. Banyak yang mempertanyakan logika dari jasa joki Strava ini. Berbeda dengan jasa joki skripsi atau game online yang hasilnya langsung dirasakan oleh pelanggan, dalam kasus joki Strava, justru si joki yang mendapatkan manfaat kesehatan, bukan pemesannya.

“Jadi sebenarnya kamu membayar orang lain supaya dia yang sehat. Sementara kamu cuma dapat rekaman di Strava. Baik banget ya, bikin orang lain sehat,” sindir seorang netizen dalam kolom komentar video tersebut.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Lifestyle
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:29

    Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok

    PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia

  • Rabu, 10 Jun 2026 14:50

    Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.