Sabtu, 27 Jun 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Benda ini mengungkap salah satu misteri hilangnya suku Maya

Benda ini mengungkap salah satu misteri hilangnya suku Maya

Jumat, 11 Nov 2016 11:46
mayaEXPEDITIONS.COM
Tangga peninggalan suku Maya di Dos Pilas, Guatemala.

Dos Pilas merupakan salah satu situs penting yang ditinggalkan bangsa Maya. Bekas kota kuno ini memegang peranan penting dalam menguak sejarah kehancuran bangsa Maya. Dos Pilas sempat menyaksikan perang saudara besar-besaran. Namun bukti sejarahnya terkubur tanah selama berabad-abad. Ketika terjadi badai besar di Guatemala pada tahun 2001, Dos Pilas ikut tersapu. Arus yang kuat melucuti lapisan sedimen yang menutupi sebuah tangga kuno peninggalan suku Maya.

Dilansir Britannica, Dos Pilas dulunya adalah ibukota kuno dari kerajaan Maya Petexbatun, Guatemala. Letaknya di dekat Sungai Salinas yang sekarang bernama Peten. Pada puncak kejayaannya, kerajaan ini mencakup area seluas 3.885 kilometer persegi.

Hingga pergantian abad 21, para arkeolog masih bertanya-tanya apa yang terjadi pada Dos Pilas dan seluruh bangsa Maya. Saat itu, para ahli berpendapat kalau peradaban Maya terdiri dari negara-negara kecil dengan koneksi lemah yang dinaungi oleh sebuah kerajaan besar. Namun penemuan beberapa anak tangga berhias hieroglif telah membuka tabir misteri kehancuran bangsa Maya secara tiba-tiba pada tahun 900, meskipun hanya sebagian. Riwayat yang tertulis pada anak-anak tangga itu mengisi jeda 60 tahun yang hilang dalam sejarah kehancuran bangsa Maya.

Rangkaian huruf-huruf kuno itu menceritakan hikayat panjang tentang berdirinya Dos Pilas pada tahun 629 dan berbagai peristiwa penting yang melibatkan negara tersebut dalam salah satu perang dunia terbesar di masa lalu. Awalnya, Dos Pilas tunduk di bawah Tikal. Raja Dos Pilas merupakan saudara dari raja Tikal. Kemudian, raja Dos Pilas ditaklukkan oleh Calakmul, sebuah negara kota dengan kekuasaan besar di Meksiko. Pasca penaklukan, Dos Pilas membelot dan menyatakan perang kepada Tikal. Setelah pertempuran selama bertahun-tahun, akhirnya Tikal jatuh.

Tangga peninggalan suku Maya di Dos Pilas, Guatemala Flickr/Jocelyn SauriniMenurut arkeolog Federico Fahsen kepada National Geographic, teks-teks kuno itu menjelaskan pertumpahan darah yang mewarnai penaklukan Tikal. "Tangga di bagian barat sangat sadis. Bertuliskan 'darah menganak sungai dan tengkorak orang-orang dari pusat kota Tikal menggunung." Setelah menaklukkan Tikal, Dos Pilas melakukan invasi ke negara-negara lain dan menjadi negara dengan kekuasaan besar di bawah Calakmul sebelum musnah pada tahun 760. (merdeka.com)
Lifestyle
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.