Jumat, 19 Jun 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Harga Sawit dan Getah Anjlok, Bisnis Kuliner Ala Kafe dan RM di Rohul Marak

Food

Harga Sawit dan Getah Anjlok, Bisnis Kuliner Ala Kafe dan RM di Rohul Marak

Laporan: Fahrin Waruwu
Senin, 29 Apr 2019 19:11
(Foto : Fahrin Waruwu)
Peresmian usaha kulier Qailla Cafe sekaligus Resto Rumah Makan Melayu di ibukota Rokan Hulu Pasirpengaraian.
ROKAN HULU - Meski di tengah sulitnya ekonomi masyarakat akibat anjloknya harga komoditi pertanian Kelapa Sawit maupun karet sebagai penghasilan utama sebagian besar masyarakat di Rokan Hulu (Rohul), namun usaha koliner di Rohul khususnya kawasan Pasir Pangaraian terus menjamur.

Seperti warga Jalan Tuanku Tambusai RT 02 Dusun Pasir Putih Timur, Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah, Minggu (28/4/2019) siang, Ketua RT 02 H. Riansyah di Dusun tersebut, meresmikan usaha kulier Qailla Cafe sekaligus Resto Rumah Makan Melayu, yang juga dihadiri Kades Pematang Berangan Maisar, milik Rudianto.

Kegiatan persemian usaha usaha kulier Qailla Cafe sekaligus Resto Rumah Makan Melayu di Jalan tuanku Tambusai, Pasir Putih, pasir Pangaraian, sekaligus acara syukuran bersama anak yatim piatu, dan warga sekitar sekaligus makan bersama menyambut masuknya Bulan Suci Ramadhan 14140 Hujriyah.
Ditanya ke Rudianto mengapa dirinya berani membuka usaha kuliner kafe serta RM, sedangkan kini sudah banyak berdiri usaha kulier berupa kafe bahkan sejumlah RM yang dulunya menjual nasi bungkus harganya di atas Rp15 000 per porsi kini banting harga menjadi serba Rp10 ribu, dirinya menyatakan walaupun sulit namun usaha kuliner di Pasir Pangaraian tetap berkembang dengan baik.  

"Memang usaha kuliner menjual makanan dan minuman sudah mulai menjamur di Rohul, khususnya di Pasir Pangaraian. Namun saya melihat prospeknya cukup bagus dan menjadnjikan, dan kita membuat konsep dengan harga terjangkau, diberi fasilitas WiFi gratis, kemudian RM yang kita buka menu-menunya juga masakan khas kampung juga ada makanan laut," kata Rudi.
Rudianto juga mengatakan, dengan membuka kafe dan RM miliknya, dirinya juga dapat membantu pemuda di sekitar tempat tinggalnya bekerja. Kini dirinya bisa mempekerjakan 1 karyawan pria dan 2 karyawati.

"Kemudian, nantinya makanan yang kita jual juga menunya berbeda dengan di kafe dan RM lainnya. Kita buka dari jam 10.00 hingga 23.00 Wib, dan diberi fasilitas wifi gratis. Bangsa pasar kita, yakni para pemuda dan warga yang berkunjung ke Masjid Agung Islamic Centre Rohul, apalagi RM makanan khas Rohul belum ada di Pasir Pangaraian, sehingga dengan menu dan makanan yang kita sediakan saya optimis usaha kuliner kita bisa berjalan dengan baik," pungkasnya. (fah)

Lifestyle
Berita Terkait
  • Selasa, 17 Mar 2026 14:58

    Lagi Tren, Ini 5 Tips Membuat Hampers Lebaran yang Menarik dan Berkesan

    JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi berbagi hampers Lebaran semakin populer. Hampers sering dijadikan bentuk perhatian kepada keluarga, sahabat, hingga rekan kerja. Selain bisa dibe

  • Senin, 16 Mar 2026 15:21

    Anak Tantrum akibat Pembatasan HP, Ini 4 Cara Menghadapinya

    JAKARTA - Menghadapi anak yang sedang tantrum akibat pembatasan penggunaan handphone sering kali menjadi tantangan bagi banyak orangtua. Terdapat 4 cara agar hubungan tetap hangat dan anak merasa dipa

  • Senin, 16 Mar 2026 15:17

    Viral Gadis 22 Tahun Dijodohkan dengan Pria 65 Tahun, Komentar Nitizen Jadi Sorotan

    JAKARTA - Viral seorang gadis berusia 22 tahun dijodohkan oleh orang tuanya dengan pria yang terpaut usia 43 tahun karena dinilai mapan dan berstatus juragan di kampung halamannya. Kisah ini pun menja

  • Sabtu, 14 Mar 2026 14:18

    Mengenal Fenomena Fake Rich yang Viral di Media Sosial

    JAKARTA  - Fenomena fake rich belakangan ramai dibicarakan di media sosial. Istilah ini merujuk pada perilaku seseorang yang menampilkan gaya hidup mewah di internet meskipun kondisi keuangannya

  • Sabtu, 07 Mar 2026 14:31

    Literasi Digital dan Peran Keluarga Dinilai Penting untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

    JAKARTA - Pemerintah berencana memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Anak di Ruang Digital atau PP Tunas pada akhir Maret 2026. Regulasi ini dinilai sebagai langka

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.