Minggu, 07 Jun 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Ini Babak Baru Perseteruan Knetz vs SEAblings: Boikot dan Larangan Nonton Drakor!

Peristiwa

Ini Babak Baru Perseteruan Knetz vs SEAblings: Boikot dan Larangan Nonton Drakor!

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 21 Feb 2026 10:24
(FotoOkezone.com)
JAKARTA - Babak baru perseteruan Knetz vs SEAblings dari mulai boikot hingga larangan nonton drakor. Media sosial tengah dihebohkan dengan perseteruan antara netizen Korea alias K-Netz dengan warganet Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Perseteruan ini terjadi usai netizen Korea disebut melakukan rasisme pada warganet Malaysia dan negara Asia Tenggara lainnya.

Momen perseteruan itu terlihat di media sosial X, di mana banyak K-Netz dan SEAblings, sebutan netizen Asia Tenggara saling melayangkan hujatan. Bahkan, sejumlah artis Korea hingga Indonesia juga ikut terseret dan menjadi korban rasisme yang tengah ramai di media sosial.

Teranyar, muncul larangan atau boikot drama korea alias drakor. Salah satu strategi yang digunakan SEAblings adalah menyuarakan boikot terhadap konten hiburan Korea Selatan. 

Alasannya, Asia Tenggara adalah salah satu konsumen terbesar K-pop dan drakor di dunia. Netizen ingin menunjukkan bahwa tanpa dukungan kawasan ini, industri hiburan Korea akan mengalami kerugian besar. Gerakan ini bertujuan untuk memberi pelajaran kepada oknum netizen dan industri Korea agar lebih menghargai penggemar internasional tanpa memandang status ekonomi negara asal. Berhenti menonton drakor dianggap sebagai bentuk protes nyata terhadap normalisasi perilaku rasis yang sering dilakukan oknum Knetz di ruang digital.

Awal Mula Perseteruan
Sebuah akun di X menjelaskan awal mula war antara SEAblings vs Knetz. Konflik bermula saat salah satu artis Korsel mengadakan konser di Malaysia.

"Di dunia per-Kpop-an ada yang namanya fansite (fans yang biasanya memotret idol Korea, entah itu konser, fansign, atau aktivitas lain, lalu di-post). Di konser itu banyak fansite dari Korea yang ikut ke konser Malaysia," tulis akun @satzze.

Masalah muncul karena banyak fansite yang memakai kamera profesional dengan ukuran besar. Dengan ukuran tersebut dan diangkat setiap kali memotret, hal itu menghalangi pandangan fans lain yang sedang menikmati konser.

"Coba ditegur, tapi enggak mempan. Selain itu, sebenarnya hal seperti itu melanggar rules, berujung Knetz enggak terima, tapi mereka malah rasis sama orang-orang Asia Tenggara. Mengatai miskin, kulit gelap, wajah seperti hewan," tulisnya.

Ucapan Knetz yang rasis dan kasar membuat netizen dari negara ASEAN bersatu dan membentuk SEAblings. Aksi saling serang di X terus berlanjut hingga menjadikan Knetz trending topic sejak kemarin.

"Knetz balasnya pakai bahasa Korea terus. Disuruhlah pakai bahasa Inggris sama orang-orang kita. Tapi dia malah bilang, 'Ngapain pakai bahasa Inggris? Gue mah bangga sama bahasa sendiri. Enggak kayak kalian yang bangga komunikasi pakai bahasa negara yang sudah menjajah kalian.' Akhirnya muncullah beberapa tweet legend asbunan netizen-netizen Indonesia ini," cerita akun tersebut.
Sumber: (Okezone.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.