Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Ini Foto-Foto saat Transgender Thailand Ikut Wajib Militer, Duh Kulitnya Bikin Iri!

Lifestyle

Ini Foto-Foto saat Transgender Thailand Ikut Wajib Militer, Duh Kulitnya Bikin Iri!

Kamis, 12 Apr 2018 11:35
okezone.com
Transgender Daftar Wamil (Foto: Dailymail)

THAILAND menjadi salah satu negara Asia yang mengharuskan laki-lakinya mengikuti wajib militer tanpa terkecuali. Hal ini tentu berlaku pada jenis laki-laki yang telah berganti kelamin (transgender).

Aturan yang harus dipatuhi saat wajib militer sendiri ialah laki-laki yang telah berusia 21 tahun, dan harus menjalani masa militer selama dua tahun. Aturan tersebut membuat para penduduk laki-laki yang telah mengganti kelamin, wajib mengikuti wajib militer.

Melansir dari laman Daily Mail, Kamis (12/4/2018), akan tetapi pada akhirnya ada sebuah peraturan yang menyatakan transgender tidak harus mengikuti wajib militer, namun tetap harus menunjukkan dokumen pembebasan mereka, yang membuktikan mereka tidak memenuhi syarat untuk ikut wajib militer. Dokumen tersebut tetap identitas asli mereka sebagai laki-laki, karena negara tidak mengijinkan penduduk mengubah dokumen identitas pribadi.

"Saya telah mengikuti banyak kontes kecantikan dan saya selalu datang lebih awal. Saya takut menjadi tentara, jadi baguslah tidak dipilih," ucap salah satu transgender.

Meksipun tidak bisa ikut wajib militer, para transgender ini tetap harus berbaris dengan laki-laki lainnya yang ikut seleksi wajib militer. Ratusan laki-laki berbaris menunggu pemeriksaan dokumen dan kelayakan untuk mengikuti wajib militer.

"Saya telah mengikuti banyak kontes kecantikan dan saya selalu datang lebih awal. Saya takut menjadi tentara, jadi baguslah tidak dipilih," ucap salah satu transgender.

Meksipun tidak bisa ikut wajib militer, para transgender ini tetap harus berbaris dengan laki-laki lainnya yang ikut seleksi wajib militer. Ratusan laki-laki berbaris menunggu pemeriksaan dokumen dan kelayakan untuk mengikuti wajib militer.

Dari 500 peserta yang hadir ternyata ada 60 peserta saja yang berhasil terpilih. Berdasarkan foto-foto yang disisipkan oleh sumber, ada beberapa wanita transgender yang ikut berbaris. Kehadiran mereka menyita perhatian laki-laki dan petugas yang ada di sekitarnya. Dari salah satu foto nampak seorang  transgender sedang mengurus dokumennya, sementara petugas yang melayaninya tersenyum, ada pula yang sengaja memotret, dan peserta wajib militer lainnya melirik dan melempar senyum ke arahnya.

Melihat para wanita transgender ini ada di antara para laki-laki tentu menjadi pemandangan yang amat kontras. Pasalnya, mereka tidak lagi berpenampilan dan terlihat layaknya seorang laki-laki. Wajah yang imut, manis, dan cantik dipulas riasan yang sederhana.

Sedangkan pakaian yang dikenakan, transgender ini memamerkan lengan, paha, hingga betis. Kulit mereka pun nampak begitu mulus, putih, hingga benar-benar mirip sekali wanita tulen.

(okezone.com)

 
Lifestyle
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 11:42

    Ketum TP Posyandu: Percepatan Registrasi Perkuat Peran Posyandu sebagai Pusat Pelayanan Masyarakat

    Ketua Umum Tim Pembina (TP) Posyandu Tri Tito Karnavian menegaskan pentingnya percepatan registrasi Posyandu sebagai langkah memperkuat peran Posyandu dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyaraka

  • Kamis, 25 Jun 2026 11:41

    Jaksa Tunggu Pelimpahan Berkas Kasus Perampokan dan Pembunuhan Nenek Dumaris di Pekanbaru

    PEKANBARU - Pihak kejaksaan kini tengah menunggu pelimpahan berkas kasus perampokan dan pembunuhan nenek Dumaris Sitio (60) di Pekanbaru.Ada 4 orang tersangka dalam kasus ini. Mereka terdiri dari dua

  • Kamis, 25 Jun 2026 11:35

    Kejari Kuansing Luruskan Maksud Pendampingan Proyek MTQ Bukan Melindungi Kontraktor

    TELUKKUANTAN - Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi menegaskan bahwa pemdampingan pembangunan Astaka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bukan untuk melindungi kontraktor.Pengerjaannya saat ini masih tengah

  • Kamis, 25 Jun 2026 11:34

    Kapolda Riau Janji Usut Dugaan Aktivis IMM Dipukul Aparat Saat Demo di DPRD Riau

    PEKANBARU - Polda Riau menerima penyampaian tuntutan dan laporan pengaduan dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) bersama Aliansi Cipayung Plus Kota Pekanbaru terkait dugaan tindakan kekerasan yang

  • Kamis, 25 Jun 2026 11:32

    Guru Besar Unri: Sekolah Rakyat Bisa Putus Mata Rantai Kemiskinan Antar Generasi

    PEKANBARU â€" Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau, Prof. Dr. Hermandra, S.Pd., M.A., menilai program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat berpotensi menjad

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.