Sabtu, 01 Agu 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Mengapa Bulan Safar Selalu Diidentikkan dengan Kesialan?

Lifestyle

Mengapa Bulan Safar Selalu Diidentikkan dengan Kesialan?

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 24 Jul 2025 14:17
okezone.com
Mengapa Bulan Safarselalu diindetikan dengan kesialan? Bagaimana pandangan Islam tentang 'kesialan-kesialan ini? Seperti diketahui, umat Islam akan memasuki bulan kedua dalam kalender hijriah yakni bulan Safar 1447 hijriah yang bertepatan dengan Sabtu 26 Juli 2025. Penamaan safar sendiri sangat terkait dengan keadaan masyarakat Arab jahiliyah dahulu.

Safar memiliki arti "sepi" atau "sunyi" sesuai keadaan masyarakat Arab pada zaman dahulu yang yang selalu sepi pada bulan Safar. Sepi dalam arti senyapnya rumah-rumah mereka karena orang-orang keluar meninggalkan rumah untuk perang dan bepergian.

Mengutip pendapat Imam Ibnu Katsir (wafat 774 H), beliau menjelaskan:

Artinya : Safar dinamakan dengan nama tersebut, karena sepinya rumah-rumah mereka dari mereka, ketika mereka keluar untuk perang dan bepergian (Tafsîrubnu Katsîr, [Dârut Thayyibah, 1999], juz IV, halaman 146).

Sementara Ibnu Manzhur (wafat 771 H), menyampaikan alasan yang lebih lengkap. Menurutnya, ada beberapa alasan mendasar di balik penamaan bulan Safar, di antaranya:

1. Sama seperti penjelasan Ibnu Katsir, yaitu sepinya rumah-rumah orang Arab.

2. Oang Arab memiliki kebiasaan memanen semua tanaman yang mereka tanam, dan mengosongkan tanah-tanah mereka dari tanaman pada bulan Safar.
3. Pada Safar orang Arab memiliki kebiasaan memerangi setiap kabilah yang datang, sehingga kabilah-kabilah tersebut harus pergi tanpa bekal (kosong) karena mereka tinggalkan akibat rasa takut pada serangan orang Arab.

Mengapa Dimitoskan dengan Kesialan?
Di sebagian masyarakat banyak yang menyakini, pada bulan safar akan terjadi musibah yang luar biasa dan akan terjadi cobaan melebihi bulan-bulan lainnya.

Akan tetapi di dalam pandangan Islam, sebenarnya semua bulan sama dan tidak ada kesialandalam Islam. Seperti disampaikan Ibnu Rajab al-Hanbali (wafat 795 H), bulan Safar dan bulan lainnya tidak memiliki perbedaan sama sekali.

Menurutnya sebagaimana dalam bulan lain, dalam bulan Safar dapat terjadi keburukan dan kebaikan. Dengan kata lain, tidak boleh menganggap bulan Safar diyakini sebagai bulan yang dipenuhi dengan kejelekan dan musibah. Beliau menegaskan: "Adapun mengkhususkan kesialan dengan suatu zaman tertentu bukan zaman yang lain, seperti (mengkhususkan) bulan Safar atau bulan lainnya, maka hal ini tidak benar"

Ibnu Rajab tidak membenarkan keyakinan seperti itu sebab semua bulan, zaman, dan tahun merupakan makhluk Allah swt, yang di dalamnya bisa saja terjadi suatu kesialan, bencana, dan musibah. Maka sangat tidak logis jika musibah hanya dikhususkan pada bulan Safar dan meniadakannya pada bulan-bulan lainnya.

Lebib tegas Ibnu Rajab menyatakan, barometer dari baik dan tidaknya suatu zaman tidak dilihat dari kejadian-kejadian yang terjadi di dalamnya. Menurutnya, semua zaman yang di dalamnya semua seorang mukmin menyibukkan diri dengan kebaikan, maka zaman tersebut adalah zaman yang diberkahi.

Demikian pula sebaliknya. Ibnu Rajab berkata: "Setiap zaman yang orang mukmin menyibukkannya dengan ketaatan kepada Allah, maka merupakan zaman yang diberkahi; dan setiap zaman orang mukmin menyibukkannya dengan bermaksiat kepada Allah, maka merupakan zaman kesialan (tidak diberkahi) (Zainuddin ‘Abdurrahman bin Ahmad bin Rajab al-Baghdadiad-Dimisyqi, Lathâ-iful Ma'ârif, [Dar Ibn Hazm, cetakan pertama: 2004], halaman 81).

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pun menolak tentang mitos kesialan tersebut. Beliau bersabda:

Artinya: Tidak ada wabah (yang menyebar dengan sendirinya tanpa kehendak Allah), tidak pula tanda kesialan, tidak (pula) burung (tanda kesialan), dan juga tidak ada (kesialan) pada bulan Safar. Menghindarlah dari penyakit judzam sebagaimana engkau menghindar dari singa. (HR al-Bukhari).

Syekh Abu Bakar Syata ad-Dimyathi (wafat 1302) mengatakan, hadits di atas ditujukan untuk menolak keyakinan dan anggapan orang-orang jahiliah yang mempercayai setiap sesuatu dapat memberikan pengaruh dengan sendirinya, baik keburukan maupun kebaikan. Selain itu juga menolak setiap penisbatan suatu kejadian kepada selain Allah. Artinya, semua kejadian yang terjadi murnikarena kehendak Allah yang sudah tercatat sejak zaman azali, bukan disebabkan waktu, zaman, dan anggapan salah lainnya. Wallahu A'lam.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Lifestyle
Berita Terkait
  • Sabtu, 01 Agu 2026 09:24

    Program KEJAR BRK Syariah Jangkau 380 Pelajar SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci

    PELALAWAN â€" PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) Cabang Pangkalan Kerinci terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda melalui Program Satu Re

  • Sabtu, 01 Agu 2026 09:22

    Beban Transportasi Berkurang, Pertamax Resmi Turun Jadi Rp15.950 per Liter Hari Ini

    JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga jual sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi mulai hari ini, Sabtu (1/8/2026). Penurunan harga tersebut berlaku untuk produk Pertamax, Pe

  • Sabtu, 01 Agu 2026 08:45

    Tak Sekadar Cetak Lulusan, Wamen Minta Kampus di Riau Beri Solusi Nyata

    PEKANBARU - Perguruan tinggi di Riau kini ditantang untuk tidak sekadar berfokus mencetak lulusan, tetapi wajib turun tangan memberikan solusi nyata bagi persoalan di tengah masyarakat. Dorongan untuk

  • Sabtu, 01 Agu 2026 08:44

    Nasib 2.400 PPPK Paruh Waktu Riau Tunggu Keputusan Pusat

    PEKANBARU - Kepastian status ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang saat ini menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu belum menemui ti

  • Sabtu, 01 Agu 2026 08:41

    Ciptakan Layanan Cepat, PeSATS Pangkas Izin Angkut Satwa Jadi 60 Menit

    JAKARTA - Pengurusan Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Liar (SATS) untuk keperluan dalam negeri maupun luar negeri kini resmi dilakukan secara elektronik. Digitalisasi ini menghadirkan sistem perizinan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki