Unik, nelayan di Kuba memancing ikan dengan alat kontrasepsi
Sabtu, 19 Nov 2016 15:56
Tahukah kamu, penjualan kondom di Kuba meningkat drastis setiap musim ikan? Bukannya para nelayan jadi lebih sering berhubungan badan pada saat itu, tetapi mereka menggunakan kondom sebagai alat bantu untuk memancing ikan. Inilah balloon fishing, metode memancing murah meriah namun efektif yang jadi andalan warga Kuba.
Dilansir Oddity Central, memancing dengan kapal atau perahu di Kuba membutuhkan izin yang prosesnya rumit. Pemerintah khawatir warganya akan melarikan diri ke luar negeri lewat perairan. Sementara ikan-ikan dari laut dalam yang berharga mahal hanya bisa didapatkan dengan memancing ke tengah perairan. Untuk itulah, para nelayan Kuba memanfaatkan teknik memancing dengan balon. Agar semakin ekonomis, mereka menggunakan kondom murah subsidi pemerintah.
Teknik memancing balloon fishing dengan kondom di Kuba. AP
Kondom ditiup hingga menggembung seperti balon, kemudian disambungkan dengan umpan dan tali pancing. Kemudian balon dilempar ke laut. Biarkan hanyut hingga ke tengah laut, kemudian tunggu sampai umpan dimakan ikan. Jika sudah dimakan, nelayan tinggal menarik tali pancing.
Teknik memancing balloon fishing dengan kondom di Kuba. AP
Tidak ada yang tahu persis siapa penemu teknik balloon fishing. Namun para nelayan yakin teknik tersebut adalah variasi dari metode memancing dengan layang-layang yang biasa digunakan oleh nelayan Afrika Selatan. Kemudian metode ini segera ditiru oleh nelayan-nelayan amatir.
Melalui cara ini, nelayan bisa menangkap kakap merah, barracuda dan tarpon tanpa harus meninggalkan pantai. Dengan modal beberapa sen saja, mereka bisa menjual ikan hasil tangkapan dengan harga $10 sampai $20 di pasar gelap. Ini jumlah yang sangat besar, mengingat pendapatan rata-rata warga Kuba hanya sekitar $25 per bulan. (merdeka.com)
Lifestyle
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit