Sabtu, 27 Jun 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Unik, nelayan di Kuba memancing ikan dengan alat kontrasepsi

Unik, nelayan di Kuba memancing ikan dengan alat kontrasepsi

Sabtu, 19 Nov 2016 15:56
AP
Teknik memancing balloon fishing dengan kondom di Kuba.

Tahukah kamu, penjualan kondom di Kuba meningkat drastis setiap musim ikan? Bukannya para nelayan jadi lebih sering berhubungan badan pada saat itu, tetapi mereka menggunakan kondom sebagai alat bantu untuk memancing ikan. Inilah balloon fishing, metode memancing murah meriah namun efektif yang jadi andalan warga Kuba.

Dilansir Oddity Central, memancing dengan kapal atau perahu di Kuba membutuhkan izin yang prosesnya rumit. Pemerintah khawatir warganya akan melarikan diri ke luar negeri lewat perairan. Sementara ikan-ikan dari laut dalam yang berharga mahal hanya bisa didapatkan dengan memancing ke tengah perairan. Untuk itulah, para nelayan Kuba memanfaatkan teknik memancing dengan balon. Agar semakin ekonomis, mereka menggunakan kondom murah subsidi pemerintah.

Teknik memancing balloon fishing dengan kondom di Kuba. AP

Kondom ditiup hingga menggembung seperti balon, kemudian disambungkan dengan umpan dan tali pancing. Kemudian balon dilempar ke laut. Biarkan hanyut hingga ke tengah laut, kemudian tunggu sampai umpan dimakan ikan. Jika sudah dimakan, nelayan tinggal menarik tali pancing.

Teknik memancing balloon fishing dengan kondom di Kuba. AP

Tidak ada yang tahu persis siapa penemu teknik balloon fishing. Namun para nelayan yakin teknik tersebut adalah variasi dari metode memancing dengan layang-layang yang biasa digunakan oleh nelayan Afrika Selatan. Kemudian metode ini segera ditiru oleh nelayan-nelayan amatir.

Melalui cara ini, nelayan bisa menangkap kakap merah, barracuda dan tarpon tanpa harus meninggalkan pantai. Dengan modal beberapa sen saja, mereka bisa menjual ikan hasil tangkapan dengan harga $10 sampai $20 di pasar gelap. Ini jumlah yang sangat besar, mengingat pendapatan rata-rata warga Kuba hanya sekitar $25 per bulan. (merdeka.com)
Lifestyle
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.