Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Bencana Banjir Ancam Masyarakat Riau, BNPB Siap Kirim Helikopter

Bencana Banjir Ancam Masyarakat Riau, BNPB Siap Kirim Helikopter

Admin
Rabu, 11 Nov 2020 16:32
pekanbaru.tribunnews.com

PEKANBARU - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) siap membantu mengirimkan helikopter untuk membantu penanganan banjir di Provinsi Riau.

Namun sejauh ini Pemprov Riau belum mengirimkan surat untuk permintaan bantuan tersebut.

"Kita sudah diberitahu BNPB, kalau memerlukan helikopter sudah disiapkan. Termasuk TNI AU juga siap membantu," kata Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Rabu (11/11/2020).

Selain itu, Gubri juga memaparkan jika Pemprov Riau telah mempersiapkan seluruh peralatan untuk persiapan penanggulangan banjir.

Bahkan pihaknya juga telah menginstruksikan seluruh kabupaten/kota untuk mempersiapkan peralatan bagi pengungsi.

"Peralatan sudah siap dan tidak ada masalah. Termasuk tenda-tenda pengungsi yang ada di kabupaten dan di Pemerintah Provinsi Riau," ujar Gubri.

Syamsuar meminta kepada instansi terkait agar sesegera mungkin melakukan antisipasi bencana banjir di sejumlah daerah di Riau.

Sebab berdasarkan analisa dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan bahwa di Provinsi Riau saat ini sudah mulai masuk musim penghujan.

Dengan masuknya musim penghujan ini, maka bencana banjir pun mulai menghantui masyarakat Riau.

Khususnya mereka yang berada di bantaran sungai dan langganan terjadi banjir.


Jika berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, sejumlah daerah di Riau berpotensi akan terjadi bencana banjir.

Diantaranya adalah Kampar, Rokan Hulu, dan Kuansing.

Kondisi ini akan terus berlanjut hingga ke Indragiri Hulu, Pelalawan dan beberapa daerah lainnya di wilayah pesisir, yang menjadi tempat titik terakhir aliran sungai.

"BMKG juga memperkirakan fenomena la Nina pada tahun ini akan meningkatkan intensitas hujan," katanya.

Syamsuar menambahkan, pemetaan bencana di akhir tahun harusnya sudah bisa dilakukan sejak awal sebab masalah serupa sudah biasa terjadi hampir di setiap tahun.

Yang paling penting menurut Syamsuar bagaimana setiap tindakan antisipasi bencana harus dijalankan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Saya hanya meminta kalau upaya mitigasi bencana juga perlu dipersiapkan dengan matang oleh pihak terkait hal ini bertujuan untuk menekan penularan Covid-19 di lokasi bencana dan pengungsian,” ujarnya.

Mematuhi protokol kesehatan dalam antisipasi dan penanggulangan bencana dilakukan dari segala aspek, mulai dari petugas hingga korban, termasuk saat mereka berada di wilayah pengungsian.


Banjir di beberapa desa di Kecamatan Logas Tanah Darat, Kuansing Riau menggenangi beberapa rumah, Minggu (8/11/2020). (istimewa)

Hal ini dianggap penting agar tidak muncul kalster baru Covid-19 di saat penanganan bencana banjir di Riau.

Selain itu, Gubri Syamsuar juga meminta kepada masyarakat di tepian aliran sungai di beberapa kabupaten/kota diminta waspada bencana banjir di musim penghujan saat ini.


Gubri mengatakan, ada sejumlah daerah di Riau yang selalu menjadi 'langganan' banjir setiap tahunnya.

Sehingga menjadi perhatian khusus Pemprov Riau dalam mengantisipasi bencana La Lina ini.

"Kita tahu beberapa daerah kita ini sering kebanjiran. Terutama di sekitar Sungai Kampar, kemudian Kabupaten Pelalawan, Rengat, Rokan hilir dan lainnya," kata Gubri.

Kota Pekanbaru lanjut Gubri, merupakan salah spot daerah yang menjadi langganan banjir setiap musim hujan.

Namun jangka waktu banjirnya hanya sebentar saja.

"Karena ini suasana pandemi Covid-19 ini, tentunya kita siap sedia untuk kemungkinan yang terjadi kalau kita melakukan pengungsian. Sehingga tempat-tempat pengungsian itu yang harus kita antisipasi agar tidak terjadi penularan," ujar Gubri.

Gubri mengharapkan, tidak terjadi adanya pengungsian atau evakuasi bagi warga yang terimbas bencana banjir.

Kendati demikian, dia berharap semua pihak telah siap jika memang bencana banjir terjadi.

Sementara Kepala BPBD Riau Edwar Sanger menyatakan secara instansi, pihaknya sudah siap untuk menghadapi musibah banjir di Riau saat musim hujan.

Edwar mengatakan beberapa persiapan yang sudah dilakukan selain melakukan pemetaan wilayah, sarana dan prasarana pendukung juga sudah lebih dulu diperbaharui.


Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.