- Home
- Lingkungan
- Bikin Dag Dig Dug Ketinggian Waduk, Air Sungai Fluktuatif, Waspada Banjir, Ini Imbauan BPBD Kampar
Bikin Dag Dig Dug Ketinggian Waduk, Air Sungai Fluktuatif, Waspada Banjir, Ini Imbauan BPBD Kampar
Admin
Senin, 29 Mar 2021 16:28
BANGKINANG - Bikin dag dig dug ketinggian waduk, air sungai fluktuatif. Waspada banjir, ini imbauan BPBD Kampar.
Mengantisipasi cuaca ekstrem yang menyebabkan curah hujan tinggi belakangan ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar mulai melakukan antisipasi.
Kepala Operasi BPBD Kampar, Adi Chandra Lukita mengatakan, untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang menyebabkan cuaca hujan tak menentu, jajaran di tingkat kecamatan sudah diimbau untuk memberikan sosialisasi ke masyarakat.
Ia menuturkan sejauh ini peralatan untuk mengantisipasi bencana banjir sudah disiagakan.
Untuk kebencanaan banjir BPBD Kampar dilengkapi peralatan antaranya mobil dapur darurat, perahu evakuasi sebanyak 5 unit, peralatan tenda dan sejumlah Sarpas.
"Untuk mengantisipasi adanya bencana banjir, BPBD memiliki 40 orang personil yang siap siaga untuk menangani bencana di 21 kecamatan," jelasnya.
Terkait kondisi Kabupaten Kampar saat ini tinggi aliran sungai fluktuatif.
Sementara tinggi air di Waduk PLTA Koto Panjang hingga pagi tadi berkisar di angka 79,88 Mdpl.
Tinggi permukaan air waduk ini mengalami penurunan dari hari sebelumnya mencapai angka 80 Mdpl lebih.
"Berdasarkan prediksi, Kabupaten Kampar masih akan dilanda hujan selama kurun waktu tiga hari ke depan," ungkapnya.
Dia mengimbau masyarakat di tepian sungai untuk tetap waspada.
Sejumlah Daerah di Kampar Terendam Banjir
Sebagian wilayah Kabupaten Kampar dilanda banjir singkat setelah semalaman dilanda hujan, Sabtu (27/3/2021).
Ibukota Kabupaten Kampar, Bangkinang Kota dilanda banjir cukup besar sementara waktu.
Kedalaman banjir yang melanda Bangkinang Kota mulai dari 50 centimeter hingga 1 meter.
Di ibukota kabupaten ini banjir melanda daerah sekitar Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di Gang ADB dan Gang Aur Kuning.
Beruntung pada peristiwa ini tiada menyebabkan korban luka maupun jiwa.
Kepala Pelaksana BPBD Kampar Afrudin Amga mengatakan, banjir yang tersebar hampir di sebagian wilayah Bangkinang Kota itu terjadi setelah hujan lebat berjam-jam.
Kondisi banjir diperparah lantaran saluran air di seputaran wilayah Bangkinang tidak berjalan dengan normal.
Selain itu tingginya curah hujan juga menyebabkan drainase tidak dapat menampung debit air
Selain wilayah Bangkinang Kota, daerah yang berada ditepian Sungai Subayang juga dilanda banjir.
Sungai Subayang yang berada di daerah Rantau Kampar Kiri ini meluap karena curah hujan yang tinggi.
Kepala Operasi BPBD Kampar, Adi Chandra Lukita mengatakan kondisi ketinggian air Sungai Subayang masih mengalami naik turun.
Namun banjir karena luapan air sungai yang terjadi kemarin sudah surut.