Selasa, 05 Mei 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Diguyur Hujan, Sejumlah Lokasi di Kota Bangkinang Kebanjiran Dinihari Tadi

Diguyur Hujan, Sejumlah Lokasi di Kota Bangkinang Kebanjiran Dinihari Tadi

Admin
Kamis, 16 Des 2021 13:44
Riausky.com

BANGKINANG - Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kota Bangkinang Kampar  menyebabkan banjir dan longsor di beberapa lokasi. 

Dari infornasi yang dihimpun dari pusdalops Kampar, banjir terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Kamis (16/12/2021) dinihari tadi setelah terjadi hujan dengan intensitas tinggi. 

Beberapa lokasi yang dilaporkan banjir di antaranya adalah di Jalan DI Panjaitan Gang Rawa Bangun Langgini, Bankinang kota, dengan kedalaman air dilaporkan setinggi 150-200 centimeter.

Banjir di kawasan ini diduga terjadi dikarenakan tersumbatnya aliran drainase. 

Sejumlah petugas tim reaksi cepat BPBD Kampar diturunkan untuk melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di pemukiman. 

Banjir juga dilaporkan terjadi di Jalan Melati Bangkinang Kota dengan ketinggian air diperkirakan sekitar 150-200 centimeter. 

Akibatnya sejumlah rumah warga juga ikut terendam. Namun, dilaporakn siang hari ini kondisi air sudah kembali surut. 

Sementara itu, di Muara Uwai, hanya terjadi genangan air dengan ketinggian sekitar 30-50 centimeter dan sudah dilakukan pembersihan saluran drainase dan kondisinya sudah kembali normal.

Genangan air juga terjadidi DUsun Cubodak Muara Uwai dengan ketinggian air 30-50 centimeter.

Sementara itu di SD Muhammadiyah Desa Kumantan Bangkinang, dilaporkan terjadi banjir dan luapan lumpur juga longsor. 

Akibat banjir dan luapan lumpur, lantai 1 bangunan di sekolah tersebut juga berlumpur.

Longsor juga pohon tumbang dilaporkan terjadi di Langgini sehingga sempat menyebabkan tertutupnya bahu jalan. 

Namun, saat ini kondisinya sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. 

Terkait banjir dan lonsor tersebut, Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Kampar, Adi Candra mengungkapkan bahwa genangan air terjadi pada seluruh wilayah yang terdampak disebabkan lantaran aliran air yang tidak lancar alias tersumbat.

Tersumbatnya aliran air di drainase menjadi salah satu penyebab utamanya.

“Dengan intensitas hujan yang tinggi ditambah lagi tersumbatnya aliran drainase menyebabkan rumah warga tergenang air. Jumlah rumah warga dan KK masih dalam tahap pendataan,” kata Candra dilansir dari Berseripos.com, Kamis (16/12).

Candra juga mengatakan, pihaknya juga telah melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir. 

Mengingat kondisi cuaca yang tidak kondusif, termasuk melakukan pembersihan lokasi pohon tumbang dan longsor.

Selain itu, penyedotan genangan air juga dilakukan secara bersama, hal itu dilakukan pada saat intensitas hujan mulai mereda.

“Ada 1 keluarga yang kita evakuasi. Dari 1 keluarga itu ada 2 orang lansia dan 1 orang dewasa penderita sakit Lupus. Ketinggian air di rumah mereka mencapai 200 Cm. Itu permintaan keluarga dan kerabat yang bersangkutan. Kita juga melakukan penyedotan air di rumah warga,” sebutnya.

Sumber: Riausky.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.