Kamis, 04 Jun 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Hotspot Karhutla Mulai Terkendali, Polda Riau-BPBD Tetap Waspada

Lingkungan,

Hotspot Karhutla Mulai Terkendali, Polda Riau-BPBD Tetap Waspada

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 26 Jul 2025 13:25
Detiknews.com
Titik hotspot di wilayah Provinsi Riau menunjukkan adanya penurunan yang cukup signifikan hari ini. Meski demikian, Polda Riau bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan stakeholders lainnya tetap meningkatkan kewaspadaan.
"Per 26 Juli 2025 ini kondisi karhutla dalam tahap terkendali, namun tetap membutuhkan kewaspadaan berkelanjutan," kata Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Sabtu (26/7/2025).

Kewaspadaan ditingkatkan, terutama dalam verifikasi titik-titik yang belum terkonfirmasi dan pemadaman tuntas di wilayah dengan struktur gambut dalam.

"Kami dari Polda Riau bersama BPBD, TNI, Manggala Agni, BMKG, dan komponen masyarakat lainnya akan terus meningkatkan penanganan dan pengawasan terhadap titik-titik api," katanya.

Di sisi lain, Irjen Herry Heryawan menegaskan pihaknya berkomitmen untuk melakukan penegakan hukum tanpa pandang bulu sebagai efek jera terhadap para pelaku pembakaran, baik itu disengaja maupun tidak disengaja.

"Penegakan hukum yang berkeadilan tentunya terus kami lakukan. Baik itu disengaja, maupun tak disengaja, pribadi atau korporat, kita akan tindak," tegasnya.

33 Titik Hotspot
Berdasarkan pantauan aplikasi Dashboard Lancang Kuning per hari ini, Sabtu 26 Juli 2025, situasi hotspot di wilayah Provinsi Riau menunjukkan penurunan yang signifikan. Dari total 405 titik hotspot sebelumnya, kini hanya tersisa 33 hotspot saja.

"Berdasarkan aplikasi Dashboard Lancang Kuning, situasi hotspot di wilayah Provinsi Riau menunjukkan perkembangan positif dengan penurunan signifikan jumlah titik api dibandingkan hari-hari sebelumnya," jelasnya.

Kapolda menambahkan situasi karhutla di Riau per 26 Juli 2025 ini dalam tahap terkendali, namun tetap membutuhkan kewaspadaan berkelanjutan.

"Terutama dalam verifikasi titik-titik yang belum terkonfirmasi dan pemadaman tuntas di wilayah dengan struktur gambut dalam," tuturnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Anom Karibianto mengatakan bahwa dari 33 titik hotspot itu, hanya 3 yang kategorinya tinggi (high).

"Dari 33 titik itu, 30 kategori medium (sedang) dan 3 titik kategori tinggi (high) yaitu di Inhu," imbuhnya.

Kombes Anom mengatakan dari 33 hotspot tersebut, titik api aktif yang sedang ditangani sebanyak 14 titik, semuanya berasal dari kategori Medium. Sementara 16 titik kategori medium belum terverifikasi sebagai titik api aktif.

"Untuk 3 titik api kategori high juga telah dan dalam proses penanganan oleh Satgas Karhutla," ujar Anom.***(detiknews.com)
Sumber: Detiknews.com

Lingkungan
Berita Terkait
  • Rabu, 03 Jun 2026 16:41

    Pemerintah Ubah Aturan PPh Final UMKM, PT dan CV Tak Lagi Dapat Fasilitas

    Jakarta - Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026 tentang Perubahan atas PP Nomor 55 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Pajak Penghasilan. Salah sat

  • Rabu, 03 Jun 2026 16:03

    Sumbang Triliunan Rupiah Sejak 1945, Afni Sebut Siak Tercekik Aturan Keuangan Baru

    PEKANBARU-Kisah ironi menyelimuti Kabupaten Siak. Setelah menyerahkan seluruh kekayaan kerajaannya untuk bergabung dengan Republik Indonesia tahun 1945, lumbung energi nasional ini justru kembali diha

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:42

    Sukseskan Ketahanan Pangan, Polsek Rengat Barat Inhu Gelar Monitoring Berkelanjutan

    RENGAT-Dukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional sesuai dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, jajaran Polsek Rengat Barat Polres Indragiri Hulu (Inhu) menggelar monitoring

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:29

    Sopir Truk di Palembang Tewas Dikeroyok Gara-Gara Tegur Pengendara Serobot Antrean Solar di SPBU

    Niat hati menegur pengendara yang menyerobot antrean pengisian bahan bakar mininya di SPBU, seorang sopir truk, YF (33), tewas di keroyok. Polisi masih mengejar tujuh pelaku yang terlibat.Korban awaln

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:09

    Bisnis Emas Batangan Moncer, Pendapatan Hartadinata Abadi Melejit Tembus Rp20 Triliun

    PT Hartadinata Abadi Tbk. mencatatkan lonjakan kinerja pada kuartal I-2026 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih signifikan. Hartadinata membukukan pendapatan sebesar Rp20 triliun pada kuartal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.