- Home
- Lingkungan
- Jalan 4 Desa Korban Longsor Kampar Kiri Hulu Memprihatinkan
Jalan 4 Desa Korban Longsor Kampar Kiri Hulu Memprihatinkan
Kamis, 17 Des 2015 14:52
Alfian Furqoni, warga Desa Batu Sasak, Kampar Kiri Hulu yang dikonfirmasi melalui selulernya mengeluhkan kondisi jalan yang digenangi lumpur hingga lutut orang dewasa.
"Maaf cakap, stok beras aja untuk makan sehari-hari sampai kehabisan. Jalan di sini hanya bisa dilalui menggunakan sepeda motor, itu pun harus dibantu dorong kalau membawa barang belanja dari Lipat Kain. Karena mobil barang harian belum bisa masuk ke desa kami," keluh pria dua orang anak ini, Kamis (17/12/2015).
Diakui Alfian, memang saat longsor melanda Desa Deras Setajak, Tanjung Karang, Batu Sasak dan Lubuk Bigau, pemerintah telah menurunkan dua alat berat ke lokasi longsor. Namun disayangkannya, setelah longsor diratakan oleh alat berat, bukan memperbaiki kondisi jalan, malah sebaliknya.
Diceritakan Alfian, kondisi jalan berlumpur itu dari Desa Deras Setajak hingga Desa Batu Sasak. Sedangkan dari Batu Sasak ke Lubuk Bigau sama sekali jalan tidak bisa dilalui, sebab longsor belum tersentuh alat berat dan jembatan hanyut terbawa arus air.
Selain empat desa tersebut, kata Alfian, terdapat tiga desa lagi yang kesulitan mendapatkan sembako karena jalan rusak, di antaranya Desa Kebun Tinggi, Pangkalan Kapas dan Tanjung Permai.
"Karena jalan menuju Lipat Kain tidak bisa dilalui sama sekali karena ada longsor di daerah Lubuk Bigau, masyarakat di sana memilih belanja di Payakumbuh Sumatera Barat (Sumbar)," terangnya.
Ditambahkan Alfian, masyarakat di sana sangat mengharapkan perbaikan jalan dari pemerintah. Bahkan, masyarakat tidak mempermasalahkan soal bantuan sembako, asalkan jalan dapat diperbaiki.
"Jalan itu merupakan askses kami satu-satunya untuk mengeluarkan hasil pertanian, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kalau jalan lumpurnya selutut orang dewasa, bagaimana nasib kami ini," rintih Alfian sambil menyebut kalau dirinya sedang berada di Lipat Kain belanja kebutuhan rumah tangganya.(hrc)
Alfian Furqoni, warga Desa Batu Sasak, Kampar Kiri Hulu yang dikonfirmasi melalui selulernya mengeluhkan kondisi jalan yang digenangi lumpur hingga lutut orang dewasa.
"Maaf cakap, stok beras aja untuk makan sehari-hari sampai kehabisan. Jalan di sini hanya bisa dilalui menggunakan sepeda motor, itu pun harus dibantu dorong kalau membawa barang belanja dari Lipat Kain. Karena mobil barang harian belum bisa masuk ke desa kami," keluh pria dua orang anak ini, Kamis (17/12/2015).
Diakui Alfian, memang saat longsor melanda Desa Deras Setajak, Tanjung Karang, Batu Sasak dan Lubuk Bigau, pemerintah telah menurunkan dua alat berat ke lokasi longsor. Namun disayangkannya, setelah longsor diratakan oleh alat berat, bukan memperbaiki kondisi jalan, malah sebaliknya.
Diceritakan Alfian, kondisi jalan berlumpur itu dari Desa Deras Setajak hingga Desa Batu Sasak. Sedangkan dari Batu Sasak ke Lubuk Bigau sama sekali jalan tidak bisa dilalui, sebab longsor belum tersentuh alat berat dan jembatan hanyut terbawa arus air.
Selain empat desa tersebut, kata Alfian, terdapat tiga desa lagi yang kesulitan mendapatkan sembako karena jalan rusak, di antaranya Desa Kebun Tinggi, Pangkalan Kapas dan Tanjung Permai.
"Karena jalan menuju Lipat Kain tidak bisa dilalui sama sekali karena ada longsor di daerah Lubuk Bigau, masyarakat di sana memilih belanja di Payakumbuh Sumatera Barat (Sumbar)," terangnya.
Ditambahkan Alfian, masyarakat di sana sangat mengharapkan perbaikan jalan dari pemerintah. Bahkan, masyarakat tidak mempermasalahkan soal bantuan sembako, asalkan jalan dapat diperbaiki.
"Jalan itu merupakan askses kami satu-satunya untuk mengeluarkan hasil pertanian, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kalau jalan lumpurnya selutut orang dewasa, bagaimana nasib kami ini," rintih Alfian sambil menyebut kalau dirinya sedang berada di Lipat Kain belanja kebutuhan rumah tangganya. - See more at: http://halloriau.com/read-kampar-75074-2015-12-17-jalan-4-desa-korban-longsor-kampar-kiri-hulu-memprihatinkan.html#sthash.7UTt2WJH.dpuf
Wako Agung Nugroho Sambut Kedatangan Jemaah Haji Asal Kota Pekanbaru
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 3 Batam asal Kota Pekanbaru, Jumat (5/6/2026). Ia menyapa langsung para jemaah di Bandara Sultan Syarif Kasi
Polsek Tanah Putih Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada Pelajar SMPN 6
TANAHPUTIH- Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba bagi remaja dan pelajar di S
Penampakan Rumah Silmy Karim Digeledah KPK, Brimob Bersenjata Lengkap Diterjunkan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus du
Gasak 700 Dolar AS Milik Turis Australia, WN Iran Dibekuk Polisi di Ubud Bali
Kepolisian Resor Gianyar, Bali, menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Iran berinisial AFK atas dugaan tindak pidana pencurian terhadap sesama warga asing. AFK diduga mengambil uang milik seo
Puluhan Anggota TNI Bentrok dengan Warga di Lampung, Begini Duduk Perkaranya
Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan bentrokan antara puluhan anggota TNI dengan warga di Kabupaten Lampung Utara, Lampung, viral di media sosial. Insiden itu disebut dipicu oleh kesalahpahaman