Jumat, 17 Jul 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Plt Gubri Lapor Soal Kebutuhan Lahan Alternatif untuk Percepat Pemulihan TNTN

Lingkungan

Plt Gubri Lapor Soal Kebutuhan Lahan Alternatif untuk Percepat Pemulihan TNTN

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 04 Mar 2026 11:45
(FotoMediaCenterRiau)
PEKANBARU-Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan masih diperlukan sekitar 9.966 hektare lahan alternatif untuk mendukung percepatan pemulihan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Pernyataan itu disampaikannya saat memaparkan perkembangan pemulihan TNTN di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Selasa (3/3/2026).

SF Hariyanto menjelaskan, hasil pendataan penguasaan lahan di kawasan TNTN menunjukkan sekitar 10.600 hektare dikuasai oleh 3.916 kepala keluarga (KK). Hingga kini, proses relokasi yang sudah dilakukan mencapai 633 hektare dengan 227 KK yang telah dipindahkan.

“Masih tersisa kebutuhan 9.966 hektare lahan alternatif yang telah dipetakan. Tindak lanjutnya membutuhkan keputusan di tingkat nasional, dan pihak daerah siap mengawal implementasinya,” ujarnya.

Sebagai Ketua Tim Percepatan Pemulihan TNTN (TP2TNTN), SF Hariyanto menekankan bahwa pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kepastian hukum, kehati-hatian, serta stabilitas sosial masyarakat.

Menurutnya, penyelesaian persoalan kawasan konservasi tidak boleh menimbulkan masalah sosial baru. Oleh karena itu, pendekatan dilakukan tidak hanya lewat pengamanan kawasan, tetapi juga melalui penyediaan lahan alternatif yang sah secara hukum.

Ke depan, Tim Percepatan akan menempuh tiga fokus paralel: pengamanan dan penertiban kawasan, penyediaan lahan alternatif, serta reforestasi berbasis zonasi dan pengawasan berkelanjutan.
Pemulihan TNTN ditargetkan berlangsung hingga 2028 dengan sasaran pemulihan sekitar 66.704 hektare, agar fungsi kawasan konservasi dapat kembali optimal.

SF Hariyanto menegaskan, percepatan pemulihan membutuhkan dukungan kebijakan dan pembiayaan dari pemerintah pusat agar target yang ditetapkan bisa tercapai secara efektif dan berkesinambungan.

“Pemulihan harus berjalan terukur dan terkendali. Tujuan kami adalah Tesso Nilo kembali menjadi kawasan konservasi yang utuh dan berfungsi optimal,” tegasnya. 
Sumber: (MediaCenterRiau)

Lingkungan
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 09:38

    Pemuda Adat Suku Bonai Perkuat Kapasitas Peternakan Melalui Program Semarak Riau

    Rokan Hulu-Bagi Kafrizal, Ketua Kelompok Barisan Pemuda Adat Suku Bonai di Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, beternak sapi bukan sekadar aktivitas sehari-hari. Ternak sapi

  • Kamis, 25 Jun 2026 09:24

    PHR Mulai Perbaikan Jalan Lintas Pinang Kubu Sepanjang 15 Kilometer

    ROKAN HILIR-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) secara resmi memulai proyek perbaikan Jalan Lintas Pinang Kubu, Kabupaten Rokan Hilir. Langkah strategis ini dilakukan sebagai wujud nyata komitmen perusahaan

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:08

    Peduli Masyarakat Sekitar Operasi, PHR Salurkan 400 Paket Sembako Murah ke 4 Desa di Kecamatan Pinggir Bengkalis

    DURI-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat di sekitar area operasi melalui program Energizing Community & Environment. Kali ini, PHR menye

  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Jumat, 22 Mei 2026 13:00

    Harmoni di Tanah Balai Raja, Saat Sang Gajah dan Manusia Berbagi Ruang Kehidupan

    DURI-Malam berganti subuh di kawasan Balai Raja, Kabupaten Bengkalis, namun pekatnya kecemasan belum juga beranjak dari benak Jhon Hendrik Purba. Saban waktu, detak jantungnya berpacu lebih cepat seti

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki