Senin, 25 Mei 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Selamatkan Tesso Nilo, Negara Hadir Lindungi Gajah Sumatera

Lingkungan

Selamatkan Tesso Nilo, Negara Hadir Lindungi Gajah Sumatera

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 18 Mar 2026 08:45
(FotoCatatanRiau)
PELALAWAN - Upaya penyelamatan Gajah Sumatera kian mendapat perhatian serius. Hal ini terlihat dari kunjungan langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Siti Hediati Hariyadi dan Raja Juli Antoni ke kawasan Taman Nasional Tesso Nilo pada Selasa (17/3/2026). 

Peninjauan ini menjadi bukti nyata sinergi negara dalam mengembalikan fungsi kawasan konservasi yang selama ini terancam.

Kunjungan tersebut sejalan dengan arahan Prabowo Subianto yang menaruh perhatian besar terhadap pemulihan populasi gajah di habitat aslinya. Pemerintah menegaskan komitmen untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem yang rusak akibat perambahan dan alih fungsi lahan ilegal.

Dalam keterangannya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa proses pemulihan kawasan berjalan aman dan terkendali. Ia menegaskan bahwa habitat gajah harus dikembalikan agar populasi yang kian menurun dapat bertahan dan berkembang secara alami.

Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah pemulihan lahan seluas 81 ribu hektar di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Lahan ini nantinya difokuskan sebagai area konservasi yang mampu menopang kehidupan satwa liar, khususnya gajah Sumatera yang kini berada dalam kondisi terancam.

Kapolri juga menegaskan komitmen penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan lingkungan. Mulai dari perambah hutan hingga pelaku perburuan satwa dilindungi akan ditindak tegas. Ia bahkan mengapresiasi langkah cepat jajaran kepolisian dalam mengungkap kasus kematian dan pencurian gading gajah yang sempat terjadi sebelumnya.

Sementara itu, Siti Hediati Hariyadi menekankan pentingnya ketegasan tanpa pandang bulu terhadap pelaku perusakan hutan. Ia menilai penegakan hukum menjadi kunci utama dalam menyelamatkan kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologis tinggi.

Namun demikian, Titiek juga mengingatkan agar pendekatan kemanusiaan tetap dikedepankan. Relokasi masyarakat yang telah lama tinggal di kawasan konservasi harus dilakukan secara bijak, tanpa kekerasan, serta disertai dengan solusi nyata berupa penyediaan tempat tinggal dan sumber penghidupan baru.

Ia juga menyoroti keterbatasan jumlah polisi hutan yang tidak sebanding dengan luas kawasan. Dengan hanya puluhan personel menjaga puluhan ribu hektar hutan, pengawasan dinilai belum optimal. Karena itu, sinergi dengan institusi kepolisian menjadi langkah strategis yang sangat dibutuhkan.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan bahwa pemulihan Taman Nasional Tesso Nilo tidak hanya soal penertiban kawasan, tetapi juga mengembalikan fungsi ekologisnya sebagai rumah bagi flora dan fauna langka. Evaluasi terhadap kondisi habitat gajah juga menjadi bagian penting dari upaya ini.

Langkah bersama antara pemerintah, DPR, dan aparat penegak hukum ini menjadi harapan baru bagi kelestarian lingkungan di Riau. Dengan komitmen kuat dan tindakan nyata, penyelamatan Gajah Sumatera bukan lagi sekadar wacana, melainkan gerakan nyata demi menjaga warisan alam Indonesia untuk generasi mendatang.
Sumber: (CatatanRiau.com)

Lingkungan
Berita Terkait
  • Jumat, 22 Mei 2026 13:00

    Harmoni di Tanah Balai Raja, Saat Sang Gajah dan Manusia Berbagi Ruang Kehidupan

    DURI-Malam berganti subuh di kawasan Balai Raja, Kabupaten Bengkalis, namun pekatnya kecemasan belum juga beranjak dari benak Jhon Hendrik Purba. Saban waktu, detak jantungnya berpacu lebih cepat seti

  • Rabu, 18 Mar 2026 10:36

    DLHK Antisipasi Penumpukan Sampah saat Harri Raya Idulfitri

    PEKANBARU - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra SIP MSi telah mengantisipasi terjadinya lonjakan dan penumpukan sampah saat Hari Raya Idulfitri 1447 H.

  • Senin, 16 Mar 2026 13:10

    Mantan Gubri Apresiasi Pengaspalan Jalan Teluk Leok dan Tobek Godang

    PEKANBARU - Setelah hampir satu dekade berada dalam kondisi rusak dan tidak tersentuh perbaikan, Jalan Teluk Leok di Kecamatan Rumbai Timur akhirnya mulai diperbaiki oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Ru

  • Senin, 16 Mar 2026 08:48

    Akhir Penantian 10 Tahun, Jalan Teluk Leok Akhirnya Mulus di Tangan Agung Nugroho

    PEKANBARU - Setelah hampir 10 tahun terbengkalai tanpa perbaikan, Jalan Teluk Leok di Kecamatan Rumbai Timur akhirnya mulai diaspal kembali sepanjang 2,5 kilometer oleh Pemerintah Kota Pekanbaru di ba

  • Jumat, 13 Mar 2026 22:09

    Operasional Perusahaan Kami Masih Berjalan

    Bagansiapiapi-Menanggapi  pemberitaaan Spiritriau. tertanggal 10  Maret 2026  mengenai Plt Gubernur Riau : Izin Konsesi PT Diamond Raya Timber Habis adalah tidak benar Bahwa yang benar

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.