Nasional
Polri Jamin Tim Gabungan Kasus Novel Tak Bermuatan Politis
Senin, 14 Jan 2019 15:36
JAKARTA - Polri menjamin tidak ada kepentingan politik di balik pembentukan Tim Gabungan untuk mengusut kasus penyiraman penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Tim tersebut murni untuk mengungkap kasus teror.
"Untuk menindaklanjuti Komnas HAM itu, Kapolri bentuk tim itu dengan surat perintah kemarin. Jadi, tak ada kepentingan apa pun, ya untuk mengungkap kasus itu," kata Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (14/1/2019).
Iqbal memastikan, telah bersikap dan menangani kasus penyerangan air keras ke Novel Baswedan secara profesional. Sebab itu, ia meminta masyarakat tidak menyeret langkah itu ke ranah politis.
"Kami sangat profesional. Itu sudah tugas kami melakukan penegakan hukum. Tolong teman-teman jangan framing macam-macam," tegas Iqbal.
Sebagaimana diketahui, Komnas HAM menyampaikan sejumlah rekomendasi atas kasus Novel Baswedan. Rekomendasi itu ditujukan kepada Kapolri, KPK, dan Presiden.
Selain itu, Komnas HAM meminta Kapolri untuk segera membentuk tim gabungan yang terdiri dari unsur internal dan eksternal kepolisian untuk mencari fakta mengungkap kasus penyerangan terhadap Novel secara cepat dan efektif sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Komnas HAM juga meminta Presiden memastikan Kapolri membentuk
TGPF kasus Novel. Komnas HAM juga meminta KPK agar mengambil langkah
hukum atas kasus Novel karena ada dugaan penyerangan Novel berkaitan
dengan obstruction of justice atau merintangi penyidikan.
(okezone.com)
nasional
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara