Sabtu, 16 Mei 2026

80% Polantas dan Reserse Alami Stres

Senin, 02 Nov 2015 16:33
Ilustrasi: Okezone
JAKARTA - Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charliyan mengatakan, banyaknya anggota polisi yang bunuh diri disebabkan karena tugas di kepolisian yang memicu stres.

Seperti diketahui kasus terakhir aksi Kanit Lantas Polsek Cipondok Iptu Budi Riono yang menembakkan pistol ke kepalanya.

"Pernah ada salah satu penelitian kepada salah satu polisi lalu lintas di metro kemudian juga kepada anggota reserse dan hasilnya cukup mencengangkan 80 persen ke atas mereka ini terkena stres karena beban tugas," kata Anton di Mabes Polri, Senin (2/11/2015).

Oleh karena itu untuk masuk ke kepolisian diberikan sejumlah rangkaian tes salah satunya psikotes. Kendati demikian untuk perbaikan di pihak internal baik dari propam maupun bidang psikologis tetap mengantisipasi hal ini.

"Terutama diimbau kepada para pimpinan karena masing-masing sibuk untuk lebih open terhadap anak buahnya apabila terjadi permasalahan. Kadang-kadang orang lain bisa dilayani. Anak buah sendiri kadang-kadang kurang terlayani," paparnya.

Menurut Anton sebaiknya ada jam khusus bersama pimpinan. Sebab hal ini telah mulai diterapkan di Mabes Polri setiap Rabu. Setiap anggota bisa menyampaikan unek-uneknya melalui pertemuan tersebut.

"Kalau tidak mau secara umum silakan jalur pribadi tetapi kadang-kadang anggota kembali kepada sikap dan sifat. Ada yang mau kemukakan uneknya ada yang tidak. Sudahlah beban tugas berat ditambah dengan beban pribadi yang cukup berat akhirnya itu (bunuh diri)," katanya.

Selain itu, Polri juga melakukan pengetatan dalam pemakaian senjata api. Sebab seperti yang diketahui Ipti Budi meninggal karena menembakkan senjata api ke bagian kepalanya.

"Saat ini lebih ketat dibanding dulu. Misalnya pangkatnya minimal harus apa, lalu beban tugasnya apa, lalu berkelakuan baik. Kita sudah saring masih saja kecolongan. Kalau ada saran dan masukan silakan, supaya anggota kami tidak ada yang bunuh diri. Ini bentuk keprihatinan kami juga dan kami sudah usaha untuk memperbaiki sistem yang ada," pungkasnya.

Sebelumnya kasus bunuh diri Iptu Budi diduga karena persoalan wanita karena ia tewas di rumah seorang wanita.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.