Jumat, 03 Jul 2026

80% Polantas dan Reserse Alami Stres

Senin, 02 Nov 2015 16:33
Ilustrasi: Okezone
JAKARTA - Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charliyan mengatakan, banyaknya anggota polisi yang bunuh diri disebabkan karena tugas di kepolisian yang memicu stres.

Seperti diketahui kasus terakhir aksi Kanit Lantas Polsek Cipondok Iptu Budi Riono yang menembakkan pistol ke kepalanya.

"Pernah ada salah satu penelitian kepada salah satu polisi lalu lintas di metro kemudian juga kepada anggota reserse dan hasilnya cukup mencengangkan 80 persen ke atas mereka ini terkena stres karena beban tugas," kata Anton di Mabes Polri, Senin (2/11/2015).

Oleh karena itu untuk masuk ke kepolisian diberikan sejumlah rangkaian tes salah satunya psikotes. Kendati demikian untuk perbaikan di pihak internal baik dari propam maupun bidang psikologis tetap mengantisipasi hal ini.

"Terutama diimbau kepada para pimpinan karena masing-masing sibuk untuk lebih open terhadap anak buahnya apabila terjadi permasalahan. Kadang-kadang orang lain bisa dilayani. Anak buah sendiri kadang-kadang kurang terlayani," paparnya.

Menurut Anton sebaiknya ada jam khusus bersama pimpinan. Sebab hal ini telah mulai diterapkan di Mabes Polri setiap Rabu. Setiap anggota bisa menyampaikan unek-uneknya melalui pertemuan tersebut.

"Kalau tidak mau secara umum silakan jalur pribadi tetapi kadang-kadang anggota kembali kepada sikap dan sifat. Ada yang mau kemukakan uneknya ada yang tidak. Sudahlah beban tugas berat ditambah dengan beban pribadi yang cukup berat akhirnya itu (bunuh diri)," katanya.

Selain itu, Polri juga melakukan pengetatan dalam pemakaian senjata api. Sebab seperti yang diketahui Ipti Budi meninggal karena menembakkan senjata api ke bagian kepalanya.

"Saat ini lebih ketat dibanding dulu. Misalnya pangkatnya minimal harus apa, lalu beban tugasnya apa, lalu berkelakuan baik. Kita sudah saring masih saja kecolongan. Kalau ada saran dan masukan silakan, supaya anggota kami tidak ada yang bunuh diri. Ini bentuk keprihatinan kami juga dan kami sudah usaha untuk memperbaiki sistem yang ada," pungkasnya.

Sebelumnya kasus bunuh diri Iptu Budi diduga karena persoalan wanita karena ia tewas di rumah seorang wanita.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 16:35

    Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka

    Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:08

    BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia

    BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:06

    Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan

    PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:04

    65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl

  • Jumat, 03 Jul 2026 15:34

    Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN

    PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor