Jumat, 29 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Adang Aksi Mahasiswa Mendekat Istana Bogor, Polisi Pasang Pagar Kawat

Nasional

Adang Aksi Mahasiswa Mendekat Istana Bogor, Polisi Pasang Pagar Kawat

admin
Minggu, 10 Apr 2022 00:41
(foto: tribunnews.com)
Mahasiswa UIKA sempat adu gesek dengan aparat gabungan saat aksinya di Jalan Jenderal Sudirman, Bogor, Sabtu (9/4/2022).
BOGOR-Rombongan mahasiswa dari Kampus UIKA diadang polisi saat berencana melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/4/2022).

Rombongan mahasiswa Kampus UIKA tersebut tidak bisa mendekat karena polisi melakukan pengadangan di depan RS Salak di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.



Karena aksinya tertahan, maka para mahasiswa geram dan menerobos terus maju.

Atas instruksi koordinator lapangan dari aksi unjuk rasa oleh mahasiswa UIKA, ratusan demonstran terus maju selangkah demi selangkah.

Hingga akhirnya polisi harus memasang pagar kawat di depan Starbucks Jalan Jenderal Sudirman.

Keadaan demonstrasi pun terus memanas, sampai pagar kawat tersebut ditendang para mahasiswa.

Baca juga: BEM Se-Bogor Raya Beri Waktu 3 x 24 Jam Kepada Presiden Jokowi Jawab Tuntutan Mahasiswa

Tuntutan-tuntutan dari ratusan mahasiswa UIKA disini, yaitu untuk menstabilkan harga BBM, penolakan penundaan pemilu atau masa jabatan tiga periode.

Lalu, mengkaji ulang undang-undang IKN, kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng, serta konflik agraria lainnya.


Hal tersebut ditanggapi oleh Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro bahwa pihak kepolisian berjanji dan menyanggupi untuk mengawal aksi ini.

"Kita janji tidak akan ada kekerasan dan suap mengawal aksi ini, maka dari itu mohon kerjasamanya," katanya.

Waspadai Penyusup


Mahasiswa mewaspadai munculnya provokator yang akan mengacaukan jalannya aksi damai pada 11 April 2022 mendatang.


Untuk itu, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan membentuk tim khusus untuk mengantisipasi masuknya penyusup saat aksi demo nanti.

Koordinator Media BEM SI Luthfi Yufrizal mengatakan, tim khusus ini bertugas mengamati para peserta aksi.

"Untuk massa aksi dari kami, nantinya ada tim khusus untuk melihat gerak-gerik massa aksi," ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (9/4/2022).

Bila ditemukan adanya penyusup, tim khusus ini akan langsung menggunakan dan menyerahkannya kepada aparat kepolisian.

"Kami akan langsung mengamankannya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," ujarnya.


Luthfi menambahkan, sudah ada beberapa pihak yang mengajak BEM SI berkolaborasi saat demo pada 11 April mendatang.

Baca juga:  Mahasiswa Antisipasi Penyusup pada Demo Akbar 11 April 2022

Namun, sampai saat ini BEM SI belum mengambil keputusan apakah akan turut berkolaborasi atau tetap berjalan sendiri.

"Kami dari BEM SI masih melihat terlebih dahulu tujuan dan tuntutan mereka," tuturnya.


Sebagai informasi, ada enam tuntutan yang akan disampaikan BEM SI dalam unjuk rasa yang akan digelar Senin pekan depan ini.

Pertama, BEM SI mendesak Presiden Joko Widodo untuk tegas menolak penundaan Pemilu 2024 dan wacana tiga periode.

Kedua, menuntut dan mendesak Jokowi menunda dan mengkaji ulang Undang-Undang Ibu Kota Negara (UU IKN), termasuk pasal-pasal bermasalah dan dampak yang ditimbulkan dari aspek lingkungan, hukum, sosial, ekologi, politik, ekonomi dan kebencanaan.

Ketiga, mendesak dan menuntut Jokowi menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di pasaran dan menyelesaikan permasalahan ketahanan pangan lainnya.

Keempat, mendesak dan menuntut Jokowi mengusut tuntas para mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja menteri terkait.

Baca juga:  Persiapan Kepung Gedung DPRD 11 April Nanti, Mahasiswa BEM Sukabumi Lakukan Konsolidasi 

Kelima, mendesak dan menuntut Jokowi menyelesaikan konflik agraria di Indonesia.


Terakhir, menuntut dan mendesak Jokowi-Maruf Amin berkomitmen penuh menuntaskan janji-janji kampanye pada sisa masa jabatan.

Luthfi juga mengungkapkan, pihaknya sudah bersurat ke Polda Metro Jaya terkait demo yang akan dijalankan.

"Kami sudah bersurat, hari Jumat (8/4/2022) kemarin," ujar Luthfi.

nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 17:50

    IPA Convex 2026: PHR Paparkan Keunggulan Operasi dan Inovasi untuk Mencapai Prestasi Produksi Regional 1 Sumatra

    Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, berpartisipasi aktif dalam ajang bergengsi Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition 2026. Sebuah per

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • Rabu, 20 Mei 2026 11:01

    Pengedar Sabu di Kampung Besar Seberang Diciduk Satresnarkoba Polres Inhu, Sejumlah Barang Bukti Disita

    INHU-Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Rengat kembali berhasil diungkap jajaran Satresnarkoba Polres Indragiri Hulu. Seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu diamankan polisi s

  • Minggu, 10 Mei 2026 11:51

    Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita

    Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.