Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Arief Budiman: Anak SMA Retas Situs KPU, Siapa yang Ajarkan?

Nasional

Arief Budiman: Anak SMA Retas Situs KPU, Siapa yang Ajarkan?

Selasa, 19 Mar 2019 13:55
Detik.com
SEMARANG - Ketua KPU RI Arief Budiman geram dengan serangan hoax hingga peretasan yang menyerang KPU. Dia menyebut bahkan ada anak-anak SMA yang meretas situs resmi KPU.

Hal itu disampaikan Arief saat mengisi acara Seminar Nasional Prospek Demokrasi Elektoral Indonesia dalam Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019 di Balai Kota Semarang.

Arief mengatakan pihaknya sibuk mengurusi aduan dan laporan dari berbagai pihak yang merasa dirugikan oleh KPU. Selain itu ia juga harus menghadapi serangan hoax dan salah satu yang membuatnya sakit hati yaitu hoax 7 kontainer surat suara tercoblos.

"Saya sakit hati itu, kalau kontaineran kan perintah dari saya seharusnya, saya marah betul, ini keterlaluan. Kemudian saya lapor, sudah lapor dibilang lebay," kata kata Arief di hadapan para peserta yang mayoritas mahasiswa, Selasa (19/3/2019).

Hoax lainnya yaitu KPU dituding mendata orang gila. Arief pun menjelaskan yang didata KPU adalah orang dengan gangguan jiwa ( ODGJ) dan bukan orang dengan penyakit gila yang sudah tidak bisa mengenali dirinya sendiri.

"Yang kami data bukan orang gila yang didata ODGJ, itu bukan yang di pinggir jalan, yang tidak pakai baju, mengenali diri tidak bisa, bukan itu. Kalau lihat wajah kalian mungkin masuk (ODGJ), banyak utang, putus pacar, ribut dengan suami, jangan dikira, kalau saya diperiksa psikiater mungkin masuk ODGJ, saya jam 01.00 belum bisa tidur itu termasuk ODGJ," jelas Arief.

"Yang didata yang gangguan jiwa ringan, temporer, bukan yang tidak bisa identifikasi diri. Sesuai putusan MK," imbuhnya.

Bahkan ada hoax yang menyerang pribadinya yaitu ia dikatakan sebagai saudara aktivis So Hok Gie hingga dipermasalahkan netralitasnya. Arief menanggapinya dengan membuat klarifikasi lewat medsos disertai meme.

"Ada lagi, Arief Budiman adalah saudara So Hok Gie. Saya tidak marah, saya biarkan, bikin saja keterangan, karena era milenial saya bisa gitu (di medsos), 'nama sama tapi orangnya beda, keles'," ujar Arief.

Meskipun menyayangkan beredarnya hoax namun Arief mengaku lebih menyayangkan para pelakunya. Menurutnya baik hoax ataupun peretasan yang mengincar KPU dilakukan beberapa kalangan bahkan siswa SMA.

"Yang lebih merisaukan itu bukan hoaxnya tapi pelaku hoaxnya. Yang sebar dan menghack, sebagian anak-anak SMA. Anak-anak kita yang pinter itu melakukan hal seperti itu, siapa yang ajarkan," pungkasnya.

Serangan hoax atau peretasan ada yang memang didiamkan dan dikonter lewat klarifikasi tanpa laporan polisi. Namun Arif menegaskan jika perbuatan tercela itu dilakukan dan mengganggu proses berjalannya pemilu, Arief mengaku tak tinggal diam.

"Saya tidak pernah marah, ketika ada hal penting dan substansial ganggu Pemilu kita ya kita lawan," tegasnya.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.