BNPB Antisipasi Bencana Alam Akibat La Nina
Admin
Senin, 13 Des 2021 14:12
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam akibat la nina. Salah satu yang menjadi atensi adanya potensi banjir bandang.
Kepala BNPB, Suharyanto mengatakan, antisipasi ini dilakukan karena la nina diprediksi masih akan berlangsung hingga awal tahun 2022.
"Merujuk pada peringatan dini dari BMKG fenomena la nina masih akan berlangsung hingga Januari-Februari 2022 tentu membawa peningkatan frekuensi dan intensitas curah hujan," katanya dalam rapat dengan Komisi VIII DPR RI, Senin (13/12).
Fenomena la nina, dia menjelaskan, mesti dihadapi dengan serangkaian upaya mitigasi. Terutama untuk antisipasi terjadinya bencana banjir bandang.
"Menyelenggarakan kegiatan susur sungai oleh instansi berpengalaman seperti TNI Polri dan Basarnas untuk membersihkan titik-titik potensi sumbatan atau bendung alam di hulu," ujarnya.
BNPB juga melakukan penanaman pohon keras berakar kuat di pinggir atas lereng tebing. Terutama di pinggiran kawasan kebun semusim yang minim pohon.
"Meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat untuk evakuasi saat hujan deras dan mengoptimalkan jaringan peringatan dini berbasis masyarakat," tandas Suharyanto.