Senin, 01 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • BPN: Rekonsiliasi yang Tepat antara Pemerintah dan Rakyat

Nasional

BPN: Rekonsiliasi yang Tepat antara Pemerintah dan Rakyat

Rabu, 26 Jun 2019 16:46
Detik.com
Dahnil Anzar Simanjuntak
JAKARTA - BPN Prabowo-Sandiaga menanggapi pertemuan antara capres petahana Joko Widodo (Jokowi) dan capres Prabowo Subianto yang belum bertemu untuk rekonsiliasi. Menurut jubir BPN Dahnil Anzar Simanjuntak rekonsiliasi yang lebih tepat adalah antara pemerintah dan rakyat yang merasa dirugikan oleh kebijakan pemerintah.

"Kalaupun harus rekonsiliasi, maka yang tepat itu adalah rekonsiliasi yang berkuasa, pemerintah, dengan rakyat, terutama rakyat yang merasa dirugikan, terkait dengan kebijakan pemerintah merugikan rakyat," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2019).

Dahnil menganggap selama ini banyak tuduhan untuk kalangan yang tidak mendukung pemerintah. Dia menilai tuduhan itu sebagai narasi perpecahan.

"Rekonsiliasi penting terhadap narasi perpecahan yang dilakukan, misalnya menuduh tidak mendukung pemerintah berarti itu tidak Pancasila, radikalis, Islam garis keras. Itu tertanam kemarahan dan kebencian dari pihak yang dituduh," ujarnya.

"Oleh sebab itu, saran saya, rekonsiliasi seperti yang disarankan oleh beberapa tokoh, pemerintah harus melakukan rekonsiliasi dengan rakyat, tidak lagi kemudian memecah belah dengan labelling tertentu. Menurut saya, hari ini ada dendam politik yang sedang berlangsung dan itu berbahaya," imbuhnya.

Dia menyebut persaingan antara Prabowo dan Jokowi tidak pantas disebut rekonsiliatif. Alasannya, persaingan Prabowo dan Jokowi dalam pilpres tidak menimbulkan konflik.

"Saya keberatan dengan diksi rekonsiliasi. Bagi saya, pilpres ini adalah kompetisi biasa, yang kalah ya mau jadi oposisi bisa, mau gabung bisa. Yang menang berkuasa, itu hal biasa, tidak ada konflik di situ," tuturnya.


Sumber: detik.com

nasional
Berita Terkait
  • Senin, 01 Jun 2026 09:12

    Tragis, Mantan Polisi Terpidana Seumur Hidup Ditemukan Tewas di Sel Isolasi

    PALANGKARAYA-Seorang mantan anggota Polri yang merupakan terpidana hukuman seumur hidup dalam kasus penembakan sopir mobil ekspedisi pada 2024 ditemukan meninggal dunia di ruang sel isolasi Lembaga Pe

  • Senin, 01 Jun 2026 09:00

    Tragedi di Wilayah Pemberontak Myanmar, Puluhan Orang Tewas Akibat Ledakan

    NAYPYIDAW-Sedikitnya 55 orang dilaporkan tewas, termasuk enam anak-anak, setelah terjadi ledakan besar di lokasi penyimpanan bahan peledak pertambangan di wilayah utara Myanmar yang berada di bawah ke

  • Senin, 01 Jun 2026 08:49

    Waduh, Sepasang Kekasih di Kampar Ditangkap Polisi karena Kepemilikan Sabu-sabu

    Sepasang kekasih berinisial HE (42) dan PU (29) di Kabupaten Kampar tidak hanya menjalin hubungan asmara, namun diduga terlibat dalam tindak kejahatan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu

  • Senin, 01 Jun 2026 08:34

    Tangkap Seorang Residivis, Polda Riau Sita 933 Pil Ekstasi dan 300 Etomidate

    PEKANBARU - Ditresnarkoba Polda Riau berhasil menangkap pelaku narkoba di jalan lintas Simpang Beringin, Kabupaten Pelalawan. Dari tangan pelaku polisi menyita 933 butir pil ekstasi dan 300 bungkus et

  • Senin, 01 Jun 2026 08:31

    Berantas Narkoba, Satgas Anti Narkoba Polres Rohil Amankan Dua Tersangka di Panipahan

    PANIPAHAN-Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Dalam operasi yang dilakukan p

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.