Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • BPN Prabowo: Jika Ketua Ormas GARIS Terlibat ISIS, Kenapa Tak Ditangkap?

Nasional

BPN Prabowo: Jika Ketua Ormas GARIS Terlibat ISIS, Kenapa Tak Ditangkap?

Kamis, 14 Mar 2019 10:35
Detik.com
Prabowo Subianto
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai polemik peminjaman mobil oleh Ketua Gerakan Reformis Islam (GARIS) yang merupakan eks Presiden ISIS Indonesia, Chep Hernawan kepada sang capres seolah tengah digoreng. Hal itu, menurut BPN, tak lain bertujuan merendahkan Prabowo.

"Jurus dewa mabuk untuk downgrade Pak Prabowo yang saat ini elektabilitasnya terus naik dan sambutan rakyat yang sangat meriah di setiap kampanye," ujar juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Suhud Alynuddin, kepada wartawan, Kamis (13/3/2019).

Suhud heran peminjaman mobil oleh Chep itu kemudian dikaitkan dengan dukungan ISIS kepada Prabowo. Menurut dia, tudingan itu jelas tidak berdasar dan salah alamat. Apalagi Chep juga telah menegaskan tak terkait dengan ISIS lagi.

Sebelumnya, di media sosial, ada sejumlah netizen yang menyoroti Chep yang pernah membuat pengakuan kontroversial sebagai 'Presiden' ISIS Indonesia dan mengaku cukup mengenal beberapa petinggi ISIS. Terkait hal itu, Chep sendiri mengaku sudah membuang jauh soal statusnya itu.

"Tudingan itu jelas tidak berdasar dan salah alamat. Sebab, kalau memang betul yang meminjamkan mobil itu (Ketua Ormas GARIS) terlibat ISIS dan berbahaya, kenapa bebas berkeliaran tidak ditangkap oleh aparat?" ujar Suhud.

Politikus PKS itu pun meminta semua pihak tak lagi menggunakan kampanye hitam. Dia juga meminta semua pihak, baik BPN maupun TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, tak lagi menggunakan cara-cara yang memicu kontroversi.

"Sudahlah setop gunakan kampanye hitam. Mari fokus pada kampanye sehat berbasis data dan program. Jangan lagi gunakan cara-cara yang hanya memicu kontroversi di masyarakat," katanya.

Polemik peminjaman mobil Toyota Vellfire berwarna hitam dengan nomor polisi B-264-RIS oleh Ketua GARIS kepada Prabowo itu sebelumnya ramai disorot netizen. Mereka menyoroti Chep yang pernah membuat pengakuan kontroversial sebagai 'Presiden' ISIS Indonesia dan mengaku cukup mengenal beberapa petinggi ISIS.

Chep kemudian mengakui memang telah meminjamkan mobilnya kepada capres nomor urut 02 itu. Namun dia membantah terlibat dengan ISIS.

"Ada bocoran anak-anak yang mengaku diberangkatkan (terkait ISIS) oleh saya, padahal saya sendiri tidak mengaku. Sudahlah yang dulu-dulu, isu negatif dulu sudah luntur. Sudah selesai. Kalau saya terjerat dengan isu teroris, saya pernah di BAP di Brimob di Polda. Nyatanya kan saya tidak pernah," ucap Chep menegaskan.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.