Jumat, 17 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Bamsoet: Setiap Warga Negara Berhak Ikut Bela Negara

Bamsoet: Setiap Warga Negara Berhak Ikut Bela Negara

Laporan:Joko prasetyo
Admin
Jumat, 12 Nov 2021 08:35
Jakarta- - Ketua MPR RI Bambang "Bamsoet" Soesatyo mengingatkan setiap warga negara berhak wajib mengikuti bela negara dalam usaha mempertahankan dan menjaga keamanan Indonesia. Sebagai bangsa yang besar, setiap individu harus menjaga nilai-nilai kebangsaan dan mempertebal kecintaan kepada bangsa.

"Kita bisa menjaga Indonesia tetap bersatu dengan bela negara karena bela negara harga mati bagi kita semua. Tugas kita adalah menjaga apa yang telah diperjuangkan para pendiri bangsa agar Indonesia tetap bersatu dan tidak terpecah-pecah, "  ujar Bamsoet saat membuka Seminar Nasional 'Investasi Berasaskan Pancasila' yang diselenggarakan Mahasiswa Magister Hukum Universitas Kristen Indonesia, di Komplek Majelis, Kamis (11/11/21).

Bamsoet mengatakan Indonesia menghadap ancaman yang nyata dengan beragam cara dan motifnya. Karenanya, Bamsoet meminta agar jangan sampai kehilangan satu pun wilayah di NKRI.

"Kita pernah kehilangan Timor Timur. Kita pernah kehilangan dua pulau, yaitu Sipadan dan Ligitan. Jangan sampai kita kehilangan wilayah-wilayah lain termasuk Papua. Untuk menjaga Indonesia tetap bersatu kita bisa melakukan dengan bela negara. Karena itu, bela negara adalah harga mati,” paparnya.

Ditegaskan Bamsoet, bahwa Empat Pilar MPR dan bela negara adalah dua elemen senyawa yang saling bertautan dan menguatkan dalam konsepsi membangun wawasan kebangsaan. UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang  Pertahanan Negara bahwa pertahanan negara bertitik tolak pada falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia untuk menjamin keutuhan dan tegaknya NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945.

Pancasila sebagai dasar negara dan landasan ideologi, falsafah dan sumber etika moral memberikan nafas sekaligus arah tujuan dalam upaya bela negara. Sementara UUD NRI Tahun 1945 sebagai landasan konstitusional kenegaraan menegaskan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib dalam upaya pembelaan negara dan tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara, " katanya.

"Landasan paling fundamental dan nyata dari konsep bela negara adalah perasaan senasib dan sepenanggungan yang dijiwai semangat persatuan dan kesatuan di tengah realita keberagaman kita sebagai sebuah bangsa. Inilah esensi semboyan Bhinneka Tunggal Ika, " katanya.
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki