Senin, 15 Jun 2026

Nasional

Bebaskan 10 WNI, Tugas Negara Belum Selesai

Selasa, 03 Mei 2016 10:16
Antara
10 ABK di Bandara Halim Perdanakusuma

JAKARTA - Sebanyak 10 anak buah kapan (ABK) berhasil dibebaskan dari kelompok Abu Sayyaf setelah hampir satu bulan disandera di Filipina.

Fungsionaris DPP Partai Golkar yang juga pimpinan pusat organisasi pendiri Partai Golkar, Baladhika Karya, Nofel Saleh Hilabi, mengapresiasi kinerja Presiden Jokowi dan jajarannya yang telah berhasil membebaskan 10 ABK.

"Pemerintahan sudah mulai mengembalikan kepercayaan masyarakat dengan menunjukkan kinerja dan berhasil membebaskan 10 sandera yang ditahan kelompok Abu Sayyaf," ujar Nofel di DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (3/5/2015).

Menurutnya, keberhasilan membebaskan 10 ABK menjadi bukti bahwa negara setiap saat mampu melindungi semua rakyatnya. Lebih lanjut dia mengatakan, tugas berat negara belum usai sebab masih ada empat WNI yang masih disandera kelompok Abu Sayyaf.

"Kita terus mendukung pemerintahan dalam menjaga NKRI dan keamanan negara. Maju terus pantang mundur demi kejayaan NKRI," tegasnya.

(Baca juga: Pemerintah Diminta Terbuka soal Uang Tebusan ke Abu Sayyaf)

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, pemerintah akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membebaskan empat WNI yang masih disandera kelompok Abu Sayyaf.

"Jadi kami akan segera berkoodinasi Sabtu ini, untuk mengupayakan pembebasan yang empat," ujar Retno kemarin.

Saat ini, sambung Retno, pemerintah masih bekerja keras untuk membebaskan empat WNI yang masih menjadi tawanan perompak. Pemerintah akan menggunakan semua opsi yang bisa digunakan untuk pembebasan atau penyelamatan para sandera tersebut.

"Seperti yang telah disampaikan, pemerintah tidak akan bayar tebusan kepada penyandera. Lokasi keempat WNI terpantau dari waktu ke waktu," ujarnya.(okezone.com)

nasional
Berita Terkait
  • Senin, 01 Jun 2026 18:53

    Panglima TNI Hadiri Upacara Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.

  • Kamis, 21 Mei 2026 17:50

    IPA Convex 2026: PHR Paparkan Keunggulan Operasi dan Inovasi untuk Mencapai Prestasi Produksi Regional 1 Sumatra

    Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, berpartisipasi aktif dalam ajang bergengsi Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition 2026. Sebuah per

  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Selasa, 14 Apr 2026 18:47

    Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

    JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem

  • Sabtu, 11 Apr 2026 19:10

    Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas

    Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.