Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Belajar dari Jakarta Mati Listrik, Anies Ingin MRT Punya Pembangkit Sendiri

Nasional

Belajar dari Jakarta Mati Listrik, Anies Ingin MRT Punya Pembangkit Sendiri

Rabu, 07 Agu 2019 14:17
Detik.com
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin Moda Raya Terpadu (MRT) memiliki pembangkit listrik sendiri. Rencana itu berdasarkan kejadian MRT berhenti saat listrik di Jakarta dan Jawa Barat padam total.

"Nah ke depan kita akan bicarakan bersama-sama dengan PLN untuk memiliki pembangkit sendiri khusus untuk MRT, ketika MRT nanti juga jaringannya sudah luas. Ini (pembangunan MRT) baru fase satu. Jadi nanti pengembangan lebih luas, kita akan siapkan pembangkit sendiri," ucap Anies kepada wartawan usai bertemu dengan General Manager PLN Distribusi PLN Distribusi Jakarta Raya, Ikhsan Asaad, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (7/8/2019).

Menurut Anies MRT memiliki dua sumber listrik yang berbeda. Namun, pada saat Minggu (4/8/2019), ke-dua sumber listrik itu mati sehingga MRT berhenti.

"Salah satu kesimpulan yang selama ini bahwa dengan adanya dua sumber listrik untuk MRT, dipastikan tidak terjadi mati listrik seperti kemarin karena dua sumber yang berbeda. Tapi karena kemarin seluruh sisi barat Pulau Jawa mati, maka dua sumber ini pun terganggu," ucap Anies.

Namun, masih ada cadangan listrik yang digunakan untuk darurat. Dengan begitu, penumpang masih bisa dievakuasi.

"MRT punya backup untuk safety, sehingga lampu kereta berfungsi, seluruh pintu berfungsi, seluruh kegiatan untuk safety itu tidak terganggu, ada backup-nya. Tapi memang bukan backup untuk tetap menjalakan seluruh operasi," ucap Anies.

Untuk menggerakkan MRT, Anies sebut perlu listrik 100 Megawatt. Dengan adanya pembangkit listrik sendiri, MRT tidak akan mengalami kejadian mati mendadak.

"Jadi disiapkan nanti ketika MRT sudah memiliki jangkauan yang luas. Sehingga secara ekonomis juga masuk akal. Tapi yang penting, dalam kondisi apa pun, keselamatan penumpang terjaga. Itu yang penting," kata Anies.


(Detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:01

    Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait

  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:31

    Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta

    SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.