Sabtu, 02 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Belum Setahun, Prabowo Sudah Tangkap 80 Koruptor

Nasional,

Belum Setahun, Prabowo Sudah Tangkap 80 Koruptor

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 24 Jul 2025 09:36
Berita satu.com
Selama dua dekade terakhir, tepatnya sejak 2004 hingga 2024, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangani sedikitnya 1.809 kasus korupsi yang melibatkan pejabat dari berbagai tingkatan pemerintahan.

Angka ini belum termasuk ribuan kasus lainnya yang ditangani kejaksaan dan kepolisian. Fakta tersebut menjadi cerminan betapa serius dan luasnya persoalan korupsi di Indonesia.

Dalam pernyataannya yang diterima Beritasatu.com, Kamis (24/7/2025), pengamat politik Hariqo menggarisbawahi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menjadikan pemberantasan korupsi sebagai salah satu fokus utama pemerintahannya.

“Presiden Prabowo berulang kali menekankan korupsi bukan sekadar kejahatan, tetapi musuh besar rakyat. Uang negara yang dikorupsi berdampak langsung pada terhambatnya program kesejahteraan,” ujar Hariqo.

Dampak Korupsi terhadap Program Pendidikan
Hariqo mencontohkan, pada tahun 2025, pemerintah meluncurkan program revitalisasi sekolah terbesar dalam sejarah Indonesia. Targetnya menjangkau 10.440 hingga 11.000 sekolah.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa sekitar 40% dari total 436.707 sekolah di Indonesia masih dalam kondisi rusak. Ini menjadi bukti bahwa dana negara belum sepenuhnya sampai pada sasaran karena praktik korupsi yang terus terjadi.

Dalam pidato pelantikannya pada 20 Oktober 2024, Prabowo menyatakan secara tegas korupsi adalah ancaman nyata bagi masa depan bangsa.

“Masih terlalu banyak kebocoran, penyelewengan, dan kolusi. Ini membahayakan masa depan anak-anak kita,” ucapnya.

3 Prinsip Utama dalam Perang Melawan Korupsi
Menurut Hariqo, Prabowo mengusung tiga prinsip utama dalam pemberantasan korupsi, yaitu:

Tidak ada yang kebal hukum.
Bersihkan diri sebelum dibersihkan oleh rakyat.
Selamatkan uang negara untuk dikembalikan kepada rakyat.
Prinsip ini bukan sekadar slogan. Dalam waktu kurang dari 1 tahun masa pemerintahan, lebih dari 80 orang tersangka korupsi telah ditangkap.

Mereka berasal dari beragam latar belakang, mulai dari pejabat tinggi hingga pengusaha besar. Bahkan, figur-figur yang sebelumnya dianggap kebal hukum, kini diproses secara transparan dan terbuka.

Pencegahan Sistemik dan Digitalisasi Pengawasan
Pemerintah tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga strategi pencegahan yang sistematis. Beberapa langkah konkret yang dijalankan, antara lain:

Penyusunan data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) untuk mencegah manipulasi data.
Perbaikan tata kelola birokrasi agar lebih efisien dan transparan.
Penguatan pengawasan berbasis teknologi digital.
Mendorong keterbukaan anggaran publik.
Perlindungan dan penghargaan terhadap whistleblower atau pelapor pelanggaran.
Efisiensi Anggaran dan Kenaikan Gaji Hakim

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam efisiensi anggaran, Presiden Prabowo juga menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Instruksi ini bertujuan memastikan anggaran negara digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, langkah signifikan lainnya adalah kenaikan gaji hakim, khususnya hakim muda, hingga 280%. Kebijakan ini diyakini mampu memperkuat integritas lembaga peradilan dan meminimalisir potensi suap dalam sistem hukum.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:04

    Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital

    Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny

  • Minggu, 19 Apr 2026 11:30

    Dua Paket Sabu Disita, Polres Dumai Ringkus Tersangka di Bukit Kapur

    DUMAI - Berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika, Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai bergerak cepat hingga berhasil mengungkap kasus peredaran sabu di wila

  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.