Rabu, 24 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Belum Setahun, Prabowo Sudah Tangkap 80 Koruptor

Nasional,

Belum Setahun, Prabowo Sudah Tangkap 80 Koruptor

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 24 Jul 2025 09:36
Berita satu.com
Selama dua dekade terakhir, tepatnya sejak 2004 hingga 2024, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangani sedikitnya 1.809 kasus korupsi yang melibatkan pejabat dari berbagai tingkatan pemerintahan.

Angka ini belum termasuk ribuan kasus lainnya yang ditangani kejaksaan dan kepolisian. Fakta tersebut menjadi cerminan betapa serius dan luasnya persoalan korupsi di Indonesia.

Dalam pernyataannya yang diterima Beritasatu.com, Kamis (24/7/2025), pengamat politik Hariqo menggarisbawahi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menjadikan pemberantasan korupsi sebagai salah satu fokus utama pemerintahannya.

“Presiden Prabowo berulang kali menekankan korupsi bukan sekadar kejahatan, tetapi musuh besar rakyat. Uang negara yang dikorupsi berdampak langsung pada terhambatnya program kesejahteraan,” ujar Hariqo.

Dampak Korupsi terhadap Program Pendidikan
Hariqo mencontohkan, pada tahun 2025, pemerintah meluncurkan program revitalisasi sekolah terbesar dalam sejarah Indonesia. Targetnya menjangkau 10.440 hingga 11.000 sekolah.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa sekitar 40% dari total 436.707 sekolah di Indonesia masih dalam kondisi rusak. Ini menjadi bukti bahwa dana negara belum sepenuhnya sampai pada sasaran karena praktik korupsi yang terus terjadi.

Dalam pidato pelantikannya pada 20 Oktober 2024, Prabowo menyatakan secara tegas korupsi adalah ancaman nyata bagi masa depan bangsa.

“Masih terlalu banyak kebocoran, penyelewengan, dan kolusi. Ini membahayakan masa depan anak-anak kita,” ucapnya.

3 Prinsip Utama dalam Perang Melawan Korupsi
Menurut Hariqo, Prabowo mengusung tiga prinsip utama dalam pemberantasan korupsi, yaitu:

Tidak ada yang kebal hukum.
Bersihkan diri sebelum dibersihkan oleh rakyat.
Selamatkan uang negara untuk dikembalikan kepada rakyat.
Prinsip ini bukan sekadar slogan. Dalam waktu kurang dari 1 tahun masa pemerintahan, lebih dari 80 orang tersangka korupsi telah ditangkap.

Mereka berasal dari beragam latar belakang, mulai dari pejabat tinggi hingga pengusaha besar. Bahkan, figur-figur yang sebelumnya dianggap kebal hukum, kini diproses secara transparan dan terbuka.

Pencegahan Sistemik dan Digitalisasi Pengawasan
Pemerintah tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga strategi pencegahan yang sistematis. Beberapa langkah konkret yang dijalankan, antara lain:

Penyusunan data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) untuk mencegah manipulasi data.
Perbaikan tata kelola birokrasi agar lebih efisien dan transparan.
Penguatan pengawasan berbasis teknologi digital.
Mendorong keterbukaan anggaran publik.
Perlindungan dan penghargaan terhadap whistleblower atau pelapor pelanggaran.
Efisiensi Anggaran dan Kenaikan Gaji Hakim

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam efisiensi anggaran, Presiden Prabowo juga menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Instruksi ini bertujuan memastikan anggaran negara digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, langkah signifikan lainnya adalah kenaikan gaji hakim, khususnya hakim muda, hingga 280%. Kebijakan ini diyakini mampu memperkuat integritas lembaga peradilan dan meminimalisir potensi suap dalam sistem hukum.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

nasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Senin, 01 Jun 2026 18:53

    Panglima TNI Hadiri Upacara Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.