Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Budaya Nias Akan Tampil di Car Free Day Jakarta, Rencana Presiden RI Hadir

Budaya Nias Akan Tampil di Car Free Day Jakarta, Rencana Presiden RI Hadir

Sabtu, 03 Mar 2018 07:26
Internet
JAKARTA - Dilatarbelakangi adanya kerinduan melestarikan dan memperkenalkan kekayaan seni budaya dan kuliner di Kepulauan Nias, para pemuda asal Nias se-Jabodetabek, yang tergabung dalam Pemuda Peduli Nias, menggelar berbagai atraksi di Depan Menara BCA, Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (4 Maret 2018). Acara yang dimulai pukul 06.00 dan berakhir pukul 11.00 tersebut, menurut rencana, akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

"Lewat pergelaran ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa kekayaan NKRI yang ada di Kepulauan Nias atau Tanö Niha sangat banyak dan patut kita lestarikan serta kembangkan untuk menarik wisatawan datang ke Indonesia. Kepulauan Nias yang sangat indah alamnya, kaya budayanya, beragam cita rasa kulinernya, sangat patut diangkat menjadi tujuan destinasi wisata Nusantara. Karena itulah kami ingin menggelar acara ini," ujar Evan Zebua, Ketua Panitia Pergelaran Seni Budaya dan Kuliner (PSBK) Kepulauan Nias 2018, Kamis (1/3/2018).

Ditambahkan Evan, penyelenggaraan acara ini bisa terwujud karena kerja sama yang erat antara seluruh masyarakat Nias dari seluruh Nusantara, terutama yang berdomisili di Jabodetabek. Rasa kebersamaan dan sepenanggungan orang Nias yang diwarisi dari leluhur, yang dikenal dengan falulu atau orahu, telah terinternalisasi dalam setiap individu ono niha (sebutan untuk orang Nias).

"Falulu atau bergotong royong adalah ciri khas orang Nias dan itulah yang mewarnai pelaksanaan acara ini. Ini juga sebagai gambaran bahwa seberat apa pun beban, jika dipikul bersama-sama akan terasa ringan. Filosofi itu tergambar dalam ungkapan orang Nias, Aoha Noro Nilului Wahea, Aoha Nilului Waoso," kata Evan.

Pergelaran Seni Budaya dan Kuliner Kepulauan Nias ini, menurut Evan, dilaksanakan juga dalam rangka terus mempromosikan Kepulauan Nias. Yang masih belum sempat datang ke Pulau Nias, datang dan bisa melihat-lihat dulu bagaimana kekayaan Nusantara yang dimiliki oleh pulau yang berstatus pulau terluar, terdepan dan tertinggal (3T) itu.

"Seluruh dunia tahu, atraksi lompat batu atau hombo batu ditemukan satu-satunya, ya, hanya di Pulau Nias. Begitu juga dengan ombak besar di Pantai Sorake dan Lagundri telah mendatangkan ribuan wisatawan untuk berselencar. Bahkan, pada 2018 ini akan ada lomba surfing internasional serta Festival Ya'ahowu Nias yang masuk dalam agenda pariwisata Kementerian Pariwisata. Jadi, pariwisata di Pulau Nias harus terus diperkenalkan kepada dunia," kata Evan.

Salah seorang diaspora Nias di Jakarta, Esther Gloria Telaumbanua, menyambut baik pergelaran seni budaya yang didukung oleh Sanggar Pemanis, Sanggar Tolögu, dan Grup Owo Voice itu. "Ini kesempatan baik untuk melihat Nias lebih dekat. Untuk melihat keindahan alam lengkap dengan budayanya tentu perlu merencanakan perjalanan ke pulau Nias, pulau yang diciptakan Tuhan paling indah itu," kata Esther.

Ia juga menyampaikan bahwa pergelaran ini dimaksudkan untuk mengeratkan rasa kebinekaan sebagai kekayaan NKRI sehingga kebanggaan sebagai bangsa yang terdiri dari banyak suku, budaya, bahasa, tetapi tetap bersatu dalam NKRI yang berdasarkan Pancasila.

Hal yang sama disampaikan oleh tokoh Nias, yang juga mantan Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Papua, Mayjen TNI (Purn) Drs Christian Zebua, MM, bahwa Pulau Nias sudah sangat layak untuk diperhatikan dan dibangun. "Pulau kami yang masih 3T tetapi sangat indah, patut sekali dikembangkan oleh pemerintah pusat sehingga cita-cita dan program pemerintah untuk membangun dari pinggir bisa tercapai, seperti yang termaktub dalam Nawacita," ujar Christian.

Ketua Umum Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias ini sangat senang jika Bapak Presiden Jokowi datang pada acara PSBK Kepulauan Nias 2018 itu. Christian bahkan meminta agar Presiden kembali datang ke Nias untuk menyaksikan langsung atraksi lompat batu di Desa Bawömataluo, Telukdalam, Nias Selatan. Seperti diketahui, Presiden Jokowi pada 19 Agustus 2016, mengunjungi Nias dan belum sempat berkunjung ke Desa Bawömataluo.

Christian mengimbau seluruh masyarakat menghadiri acara pergelaran ini agar Pulau Nias makin dikenal dan menjadi daerah tujuan wisata utama kebanggaan Nusantara.

(Sumber compas.com)
nasional
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 10:41

    Balita, Ibu Hamil dan Menyusui di Inhu Nikmati MBG

    RENGAT-Tidak hanya siswa siswi di sekolah yang menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG), Balita dan ibu hamil serta ibu menyusui (3B) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) juga sudah mulai menikmati program

  • Rabu, 10 Jun 2026 10:22

    Polisi Cinta Petani Hadir di Tengah Warga, Polres Inhu Perkuat Ketahanan Pangan dari Sektor Pertanian dan Peternakan

    INHU â€" Upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui program Polisi Cinta Petani. Program ini diwujudkan melalui kegiatan sambang dan pendam

  • Rabu, 10 Jun 2026 10:06

    Prabowo Dijadwalkan Hadiri Munas Hipmi 2026 di Lampung, Sekaligus Resmikan RSUD Lampung Barat

    JAKARTA â€" Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Tahun 2026 yang digelar di Provinsi Lampung, pada Rabu (10/6/20

  • Rabu, 10 Jun 2026 09:51

    Polri Buka Rekrutmen untuk Disabilitas Usai UU Baru Disahkan, Ruang Jabatan Diperluas

    JAKARTA â€" Polri kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan institusi yang inklusif dengan membuka rekrutmen bagi penyandang disabilitas setelah disahkannya regulasi baru. Tidak hanya membuka ak

  • Rabu, 10 Jun 2026 09:46

    Turun Tangan Polisi-DPRD Buntut Wisatawan Tebing Apparalang Tewas Tenggelam

    Bulukumba - Polisi menyelidiki insiden gadis bernama Elmi Febrianti (17) tewas tenggelam di kawasan wisata tebing Apparalang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sementara itu, DPRD Buluku

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.