Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Diskusi Akal Sehat Rocky Gerung di Tuban Ditolak Sejumlah Ormas

Nasional

Diskusi Akal Sehat Rocky Gerung di Tuban Ditolak Sejumlah Ormas

Selasa, 19 Mar 2019 10:35
Detik.com
TUBAN - Rocky Gerung akan menghadiri diskusi soal akal sehat di Ponpes Yanbaul Ulum, Tuban. Namun, diskusi ini terancam gagal digelar lantaran beberapa ormas melakukan penolakan.

Panitia acara diskusi, Rahman mengatakan pihaknya telah menyiapkan acara diskusi ini sejak pekan lalu. Namun, Senin (18/3/2019) pihaknya mendapat pemberitahuan jika ada sejumlah pihak yang menolak.

"Senin siang kita mendapat pemberitahuan kalau ada pihak-pihak yang menolak. Di situ ada PAC Ansor Tuban, kemudian ada PMII, ada karang taruna, KNPI, keluarga besar putra-putri polri (KBPP), Sarbumusi, Pemuda Pancasila dan perwakilan masyarakat Tuban," papar Rahman saat konferensi pers di Graha Astranawa Gayungsari, Surabaya, Selasa (19/3/2019).

Setelah itu, jelas Rahman, akhirnya terjadi mediasi antara panitia, pihak yang menolak dan kepolisian. Hasilnya, Kasat Intel AKP M Sholeh yang di lokasi, imbuh Rahman, menyebut jika panitia mengundang pembicara nasional harus meminta izin ke Polda Jatim.

"Hasilnya menurut kasat intel untuk mengundang pembicaraan nasional itu harus izin ke Polda Jatim. Kesepakatan kalau dari pihak kepolisian mendapat izin, akan ada acara. Tapi jika tidak mendapat izin, maka panitia harus legowo untuk membatalkan itu," lanjut Rahman.

Rahman menambahkan gagalnya acara ini bukan karena izin dari kepolisian yang tidak didapat. Namun, pihak ponpes memang tidak mau acara ini dihelat, lantaran pertimbangan kamtibmas.

"Kepolisian bukan tidak memberikan izin, di sini ada suratnya juga. Acara dibatalkan oleh ponpes karena pertimbangan kamtibmas. Akhirnya karena khawatir dengan resistensi dan gangguan kamtibmas," lanjutnya.

Sementara menanggapi hal ini, Rahman mengaku pihaknya akan menghargai keputusan pondok pesantren.

"Berdasarkan itu, kami mencoba menghormati yang ada. Kalau dasarnya itu dari penolakan itu. Jadi yainya tidak mau nantinya terjadi gesekan," pungkasnya.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.