Dua Kemungkinan Terkait Hilangnya 225 Jamaah Haji Indonesia
Sabtu, 26 Sep 2015 15:42
"Pemondokan di Makkah jaraknya relatif lebih dekat dibandingkan mereka yang kembali ke tenda. Kemungkinan kedua, mereka menginap di sekitar Jamarat atau di sekitar tempat lempar jumroh sehingga pada saat akan melempar jumroh kesempatan kedua dan ketiga tidak banyak dari mereka mengeluarkan tenaga yang cukup besar," jelasnya kepada Okezone di Kementrian Agama Jalan Lapangan Banteng Barat, Sabtu (26/9/2015).
Menurut Rosidin, keberadaan ratusan jamaah itu akan terus ditelusuri oleh petugas haji di Arab Saudi. Jika merujuk dari pengalaman tahun ke tahun, memang selalu ada jemaah haji Indonesia yang tidak kembali ke tenda karena jaraknya relatif jauh dari Jamarat.
Kendati demikian pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama selalu menyerukan agar jemaah haji bisa kembali ke tenda masing-masing. "Mereka kadang-kadang ada yang memilih kembali ke pemondokan meskipun sebenarnya dari pemerintah Indonesia, dari panitia haji selalu mengimbau bagi jamaah haji untuk kembali ke tenda masing-masing,"jelasnya.
Saat ini, lanjut Rosidin, pemerintah dan panitia haji di Arab Saudi masih berkonsentrasi penuh di Armina, untuk mengidentifikasi korban meninggal dan luka. Sehingga petugas di Arab Saudi juga belum sempat melihat ke hotel jamaah haji Indonesia ataupun pemondokan di Makkah.
"Setelah menyelesaikan persoalan di Mina ini kita baru akan cek hotel dari masing-masing jamaah. Apalagi kejadian ini tidak menimpa Indonesia saja, banyak negara lain yang mengalami hal serupa, sehingga negara lain perlu melakukan hal yang sama, masuk ke rumah sakit, melakukan identifikasi. Pemerintah Arab Saudi rumah sakitnya juga punya aturan kadang-kadang kita tidak boleh masuk," jelasnya.
Hingga Sabtu (26/9/2015) pukul 11.00 WIB, laporan dari Arab Saudi terdapat sebanyak 225 orang jemaah yang belum kembali ke tenda Mina. Rinciannya yakni untuk Kloter BTH 14 sebanyak 14 orang, Kloter SUB sebanyak 19 orang dan Kloter JKS 61 sebanyak 192 orang.
Sedangkan data jamaah haji yang meninggal sebanyak tiga orang dan enam orang dirawat di rumah saki Arab Saudi. "Nanti pukul 17.00 WIB kita baru dapat laporan terbaru dari Arab Saudi terkait perkembangannya," pungkas Rosidin.
(okezone.com) nasional
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan Sabu Lintas Pulau dari Riau ke NTB
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri sukses menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu jaringan lintas pulau dari Riau menuju Nusa Tenggara Barat (NTB). Dua or
Razia BNNP Sumut di Patumbak Berujung Penyerangan, 25 Pengunjung Positif Narkoba
Razia yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatra Utara di sebuah tempat hiburan di Jalan Talun Kenas, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, berujung ricuh setelah diduga ter
Terungkap! Kupu-kupu Langka hingga Gading Gajah Diselundupkan dengan Modus Jemaah Umrah
Polda Jawa Timur mengungkap tiga kasus besar penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan satwa dan komoditas bernilai tinggi. Mulai dari ribuan kupu-kupu langka, puluhan poto
Tak Lagi Ala Militer, Intip Konsep Baru Pembekalan Peserta SPPI
Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengubah pelaksanaan latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), menjadi latihan pembekalan bel
Rekrutmen Anggota Dewan Harus Dibenahi, Saatnya Indonesia Memiliki UU Etika Penyelenggara Pemerintahan
JAKARTA-Wafatnya dokter Icha di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, setelah diduga mengalami tekanan, ancaman, dan intimidasi dari tiga oknum anggota DPRD, dinilai bukan sekadar k