Kamis, 02 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Embarkasi Batam Pastikan Jamaah Tewas di Mina dari Pontianak

Embarkasi Batam Pastikan Jamaah Tewas di Mina dari Pontianak

Jumat, 25 Sep 2015 08:10
Reuters

BATAM - Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Batam memastikan satu dari tiga korban tragedi Mina, Makkah, Arab Saudi berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat yaitu Syaisiyah Syahril Abdul Gafar yang tergabung dalam Kelompok Terbang 14 Batam.

"Korban diketahui Syaisiyah Syahril Abdul Gafar wafat BTH 14 Batam asal Pontianak," kata Sekretaris PPIH Embarkasi Batam Mazdjad di Batam, Jumat (25/9/2015).

PPIH Embarkasi Batam masih mengumpulkan seluruh keterangan dari petugas Kloter yang berada di Tanah Suci mengenai kejadian yang menimpa jamaah haji di Mina termasuk Syaisiyah.

Sebelumnya, dari Makkah dilaporkan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memastikan untuk sementara tiga korban meninggal asal Indonesia dalam musibah jamaah terinjak-injak di Jalan Arab 204, Mina, saat menuju Jamarat untuk melontar jamrah Kamis pagi kemarin.

Ia memastikan tiga korban meninggal tersebut setelah mengunjungi Rumah Sakit Al Jisr.

"Benar. Ada tiga jamaah yang meninggal, dua sudah dikenali, satu masih proses identifikasi," katanya.

Korban meninggal yang sudah bisa dikenali adalah Hamid Atwi Tarji Rofia (51 tahun) asal Kelompok terbang (Kloter) Surabaya (SUB) 48, laki-laki, Probolinggi 3 Mei 1964, maktab 2, nomor paspor B1467965. Kemudian, Syaiyah Syahir Abdul Gafar (50 tahun) asal Kloter Batam (BTH) 14, maktab 1, nomor paspor A2708446.

Diakuinya peristiwa tersebut telah menyebabkan korban jiwa yang cukup besar, mencapai ratusan orang. Namun sebagian besar adalah jamaah dari wilayah Arab dan Afrika.

Berdasarkan informasi Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat, Jalan Arab 204, bukan jalan jamaah Indonesia menuju Jamarat, karena sebagian jamaah Indonesia diarahkan ke jalan King Fahd dan Moasim.

"Mungkin yang bersangkutan kesasar atau tidak tahu jalan. Jalan itu diperuntukkan bagi jamaah haji dari Mesir, Afrika, dan Asia Selatan," katanya.

Terkait korban yang belum dikenali, ia mengatakan identitasnya masih ditelusuri, karena korban tidak menggunakan gelang identitas yang biasa dikenakan jamaah terkait nama, nomor kloter dan embarkasi, serta nomor passpor.(okezone.com)

nasional
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 08:43

    Mahasiswi di Siak Tewas Dicekik Pria yang Menumpang di Rumahnya, Pelaku Babak Belur Diamuk Massa

    SIAK â€" Jerit histeris memecah keheningan siang di Dusun Kandis, Kampung Kandis, Rabu (1/7/2026). Seorang mahasiswi belia berinisial S.S.R (19) ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamarnya sendiri.I

  • Kamis, 02 Jul 2026 08:41

    PH Suhardiman Amby: Hormati Proses Hukum dengan Mengedepankan Praduga Tak Bersalah

    TELUKKUANTAN - Rizki JP Poliang, SH. MH menyatakan siap menghormati proses hukum yang sedang dijalankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) terkait penetapan status tersan

  • Kamis, 02 Jul 2026 08:38

    Polsek Tanah Putih Intensifkan KRYD, Antisipasi Premanisme dan Kejahatan Jalanan

    TANAHPUTIH-Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Polsek Tanah Putih melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Rabu, 1 Juli 2026, mulai p

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:48

    Bupati Kuansing Resmi Berompi Oranye Terkait Kasus Suap Jabatan

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, Suhardiman Amby sebagai tersangka dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:09

    KPK Periksa Bupati Inhu dan Sekda Riau Terkait Kasus Pemerasan Gubernur Nonaktif Abdul Wahid

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto beserta Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi. Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemer

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor