Nasional
Fadli Zon Tuding Ada Menteri Kampanyekan Jokowi Lewat Dana Desa
Sabtu, 12 Jan 2019 08:53
"Dana Desa merupakan amanat UU Nomor 6/2014 tentang Desa. Jadi siapa pun presidennya, dana itu akan tetap ada. Secara teori, besaran Dana Desa tentu saja akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya besaran APBN. Dua hal ini perlu disampaikan kembali kepada masyarakat, terutama aparat desa, agar mereka tak menjadi korban penyesatan informasi sekaligus korban kampanye terselubung oleh pihak yang sedang memerintah. Dana Desa adalah perintah UU, dana dari rakyat kembali ke rakyat, bukan dari petahana," kata Fadli dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/1/2019).
Kedua menteri yang dituding Fadli mengkampanyekan Jokowi lewat Dana Desa ialah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo. Fadli mengatakan Tjahjo memberikan pernyataan yang menyesatkan dalam sebuah acara yang dihadiri oleh para kepala desa dari seluruh Indonesia di Jogja Expo Center (JEC) pada 25 Juli 2018.
Wakil Ketua DPR RI itu juga mengungkit pernyataan Menteri Eko. Dia mengatakan, pada 24 Agustus 2018, Menteri Eko menyatakan, kalau dalam Pilpres 2019 Joko Widodo kembali menang, dia memastikan, Dana Desa akan kembali dinaikkan.
"Selain menumpang kampanye pada acara resmi, dua pernyataan menteri tahun lalu itu memang menunjukkan adanya upaya dini untuk menggunakan Dana Desa sebagai bahan kampanye bagi petahana dalam Pilpres 2019," sambung Fadli.
Menurut Fadli, pemerintah Jokowi tak pernah bisa memenuhi janjinya dalam merealisasikan Dana Desa Rp 1,5 miliar, yang menurut Fadli jadi janji kampanye Jokowi pada 2014. Pada 2015, pemerintah disebutnya memberikan Dana Desa rata-rata Rp 300-400 juta per desa. Kemudian pada 2018, pemerintah memberikan Dana Desa rata-rata Rp 800 juta per desa. Dan pada 2019 ini, dengan anggaran Rp 73 triliun, tiap desa disebutnya rata-rata mendapatkan Rp 900 juta.
Penjelasan Polisi Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Sumbar Longsor Akibatkan 9 Orang Tewas, Akui Dilema
Sebanyak sembilan penambang yang diduga melakukan aktivitas penambangan emas ilegal meninggal dunia setelah tertimbun longsor di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat, Kamis (14/5) se
Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Sabtu 16 Mei 2026
Jakarta-Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri peresmian Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Peresmian ini rencananya digelar pada
Pekanbaru Segera Uji Coba Bus Listrik, Walikota Agung Nugroho Dorong Transportasi Go Green
PEKANBARU-Pemerintah Kota Pekanbaru bersiap melakukan transformasi transportasi publik dengan menghadirkan bus listrik sebagai sarana angkutan umum massal. Armada ramah lingkungan tersebut diproyeksik
Rumah Mantan Gubernur Riau Syamsuar Disatroni Maling, Sepeda Motor Raib
PEKANBARU-Rumah mantan Gubernur Riau periode 2019-2023, Syamsuar, yang berada di Jalan Kurnia, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, disatroni maling pada Jumat (15/5/2026) din
Jalan Tepian Sungai Desa Petalogan - Kelurahan Air Molek Inhu Mengalami Abrasi Lagi
RENGAT-Jalan Tepian Sungai menghubungkan Desa Petalongan dengan Kelurahan Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), kembali mengalami abrasi, Jumat (15/5/2026). Akibatnya, warg