Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Fadli Zon soal Listrik Padam Massal: Jokowi Tak Boleh Heran, Gimana Rakyat

Nasional

Fadli Zon soal Listrik Padam Massal: Jokowi Tak Boleh Heran, Gimana Rakyat

Senin, 05 Agu 2019 14:15
Detik.com
Foto: Fadli Zon
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus segera bersikap terkait peristiwa mati listrik massal di sejumlah wilayah. Dia mengatakan bukan waktunya bagi Jokowi untuk terheran-heran.

"Ya, kan nggak boleh heran dong. (PLN) harus dipanggil, ini kan kalau penyelenggaranya heran, gimana rakyat? Saya kira harus kayak yang saya sebutkan tadi, harus ada yg bertanggung jawab," kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Fadli menjelaskan presiden merupakan lembaga eksekutif yang harus mengeksekusi harapan rakyat. Dalam hal ini, dia mendorong Jokowi memberhentikan direksi PLN yang saat ini menjabat.

"Presiden itu eksekutor rakyat kecewa terhadap PLN. Kalau presiden itu memberhentikan direksi PLN, mengangkat yang baru. Kalau kecewa, itu statement rakyat, bukan statement presiden," ucapnya.

Selain itu, Fadli mengatakan PLN tak cukup hanya meminta maaf atas kejadian listrik padam massal. Alasannya, peristiwa itu telah berdampak besar terhadap berbagai sektor negara.

"Nggak bisalah kalau semuanya pakai minta maaf. Saya kira ini masalahnya serius karena dampaknya besar, luas ke beberapa sektor, terutama di bidang ekonomi, juga tingkat kepercayaan masyarakat," ujar Fadli.

Listrik padam di sebagian besar Pulau Jawa terjadi Minggu (4/8) sekitar pukul 11.45 WIB. Listrik baru menyala kembali malam harinya dengan jam yang berbeda.

Beberapa wilayah pada hari ini masih mengalami pemadaman listrik secara bergilir. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyambangi direksi PLN terkait kejadian listrik padam massal.

"Pertanyaan saya, Bapak-Ibu semuanya kan orang pinter-pinter, apalagi urusan listrik, dan sudah bertahun tahun," kata Jokowi saat meminta penjelasan dari direksi PLN di kantor PLN, Jakarta Selatan, Senin (5/8).


(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:01

    Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait

  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:31

    Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta

    SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.