Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Fahri Samakan Pidato Prabowo dengan Sukarno, PDIP: Jauh!

Nasional

Fahri Samakan Pidato Prabowo dengan Sukarno, PDIP: Jauh!

Selasa, 15 Jan 2019 15:05
Detik.com
JAKARTA - Fahri Hamzah menyamakan gaya orasi Prabowo Subianto dengan Presiden RI pertama, Sukarno. PDIP menyebut penilaian Fahri melenceng.

"Jauh amat. Bung Karno the best orator ever dalam semua kategori. Intonasi, gestur, diksi cerdas, dan nyambung ke roso, sehingga membawa dampak luar biasa ke audiens," kata Sekretaris Badan Pelatihan dan Pendidikan DPP PDIP, Eva Kusuma Sundari kepada wartawan, Selasa (15/1/2019).

Eva tak terima gaya orasi Prabowo disamakan dengan Sukarno. Sebab, menurut dia, sang proklamator punya kemampuan gemilang dalam orasi.

Selain itu, kata Eva, dampak orasi yang disampaikan Prabowo dan Sukarno berbeda. Eva mengatakan Sukarno menggelorakan optimisme.

"Dampak new perspectives, knowledge, spirit. Perbedaan mendasar: Bung Karno menggelorakan optimisme, cinta Tanah Air meluap, self confidence melonjak karena isinya membangkitkan nasionalisme-patriotisme. Karena itu bagian dari national and character building," ujarnya.

Menurut Eva, Prabowo justru kerap menyampaikan pidato bernada pesimisme. Bahkan, lanjut dia, menimbulkan kebencian terhadap pemerintah.

"Sementara PS (Prabowo Subianto) kebalikannya. Karena dampaknya skeptisisme, pesimisme, dan jadi benci pada pemerintah karena tidak menghargai karya-karya sendiri," kata Eva.

"Ini indikator Sila Ke-4 yang malah tidak terwujud. Jadi saya justru menyesalkan pidato yang melemahkan nation and character building dan tidak menegakkan Pancasila," imbuhnya.

Sebelumnya, Fahri memuji pidato kebangsaan 'Indonesia Menang' Prabowo. Wakil Ketua DPR itu menyamakan gaya orasi capres nomor urut 02 itu dengan Sukarno.

"Kalau disampaikan secara meledak-ledak, ya, itu gaya dia, kan. Dia kan lebih mirip Bung Karno. Sementara kita tidak mungkin mengharapkan Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo) meledak-ledak. Itu soal gaya orang," ujar Fahri.




(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.