Berita satu.com
Sebanyak 344 guru besar dari berbagai perguruan tinggi mendesak Presiden Prabowo Subianto melakukan restrukturisasi Kabinet Merah Putih. Desakan tersebut, merupakan satu dari lima isu politk-hukum terpopuler Beritasatu.com pada Senin (1/9/2025).
Isu lainnya soal kondisi Indonesia yang kembali kondusif seusai demonstrasi anarkistis di sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir. Penegasan tersebut disampaikan Menko Polkam Budi Gunawan.
Selain itu, terkait penegaskan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan, aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang berujung ricuh bahkan anarkistis itu bukan ulah peserta melainkan untuk perusuh.
Isu Politik-Hukum
1. 344 Guru Besar Desak Prabowo Restrukturisasi Kabinet
Sebanyak 344 guru besar dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam Aliansi Akademisi Peduli Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto melakukan restrukturisasi kabinet secara menyeluruh. Desakan ini muncul sebagai respons terhadap krisis multidimensi yang dinilai memperlebar jurang ketimpangan antara elite kekuasaan dan rakyat.
Guru Besar Antropologi Hukum Universitas Indonesia (UI), Sulistyowati Irianto, dalam konferensi pers daring pada Senin (1/9/2025), menegaskan perlunya perubahan serius dalam susunan kabinet dan pejabat lembaga pemerintahan.
Menurutnya, kabinet yang ramping, efisien, dan berbasis kompetensi akan mampu mengurangi beban keuangan negara sekaligus memulihkan kepercayaan publik.
“Banyak kebijakan pemerintah dirumuskan tanpa dasar ilmiah dan tidak berbasis pada data yang valid. Program-program itu kerap salah sasaran, rawan penyimpangan, dan justru menimbulkan penolakan rakyat,” ungkap Sulistyowati.
2. Menko Polkam: Situasi Indonesia Mulai Kondusif Pascademonstrasi
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan memastikan sejumlah wilayah di Indonesia berangsur kondusif setelah rentetan aksi demonstrasi yang sebelumnya berujung anarkistis.
“Alhamdulillah, kondisi hari ini sudah semakin normal, semakin kondusif, dan ini situasi yang harus kita pertahankan bersama,” kata Budi Gunawan di Jakarta, seperti dilansir dari Antara Senin (1/9/2025).
Menurutnya, kondisi tersebut berkat kerja sama seluruh pihak, termasuk masyarakat, dalam menjaga keamanan. Ia menambahkan, situasi yang membaik membuat roda perekonomian kembali bergerak.
3. Partai Buruh dan KSPI Laporkan Anggota DPR Nonaktif ke MKD
Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal memastikan akan melaporkan beberapa anggota DPR ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) pada Rabu (3/9/2025).
Said menegaskan, istilah “nonaktif” yang kerap disematkan pada sejumlah anggota DPR tidak tercantum dalam undang-undang terkait MKD.
“Pengertian nonaktif itu kan enggak ada di undang-undang MKD. Partai Buruh sama KSPI akan melaporkan para anggota DPR tersebut ke MKD hari Rabu, 3 September 2025. Jadi, nanti biar MKD yang memutuskan, apa sanksi yang diberikan kepada anggota DPR,” ujar Said saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (1/9/2025).
4. Kapolri Buru Aktor dan Donatur di Balik Demo Anarkistis
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pihaknya tengah menelusuri sosok aktor dan donatur yang diduga berada di balik aksi demonstrasi berujung anarkistis beberapa waktu terakhir.
“Kita akan menarik dari fakta yang ada di lapangan. Mulai dari pelaku, aktornya, hingga siapa yang membiayai, semua akan kita cari,” ujarnya di Jakarta, Senin (1/9/2025).
Listyo menambahkan, Polri saat ini fokus menindaklanjuti perintah Presiden Prabowo Subianto untuk memulihkan keamanan dan ketertiban pascakerusuhan.
“Agar masyarakat bisa kembali beraktivitas normal, perekonomian tetap tumbuh, dan para pelaku kerusuhan akan ditangkap serta diproses sesuai aturan hukum,” katanya.
5. Kerusuhan Ulah Perusuh, Prabowo: Demo Bukan untuk Rusuh
Presiden Prabowo Subianto menegaskan, kericuhan ulah perusuh, bukan demonstran, yang terjadi selama sepekan terakhir di Jakarta dan beberapa daerah.
Pernyataan ini disampaikan saat Prabowo menjenguk korban kerusuhan di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (1/9/2025). Sebanyak 43 orang dirawat di RS Polri, 16 di antaranya sudah dipulangkan.
“Hari ini saya menjenguk korban-korban yang masih dirawat. Sekarang ada 17 yang dirawat, 14 anggota polisi, empat masyarakat. Ada satu perempuan yang hendak ke pasar, patah pahanya dan motornya diambil oleh perusuh,” ujar Prabowo.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com
nasional