Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Jokowi Unggul 20% di Survei, PDIP: Bukti Strategi Hoax Tak Pengaruh

Nasional

Jokowi Unggul 20% di Survei, PDIP: Bukti Strategi Hoax Tak Pengaruh

Kamis, 17 Jan 2019 09:52
Detik.com
JAKARTA - Elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tertinggal hampir 20% dengan Joko Widodo-Ma'ruf Amin berdasarkan survei terbaru Charta Politika. PDIP menilai strategi hoax yang selama ini dilakukan kubu pasangan nomor urut 02 itu tidak mampu mendongkrak elektabilitas.

"Hasil survei Charta Politika terbaru yang menunjukkan stagnansi elektabilitas Prabowo-Sandi selama 3 bulan kampanye pertama (35,5% di Okt & 34,1% di Des) membuktikan bahwa strategi hoax yang dilakukan paslon 02 tidak mempunyai dampak elektoral," ujar Politikus PDIP Charles Honoris, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/1/2019).

"Strategi hoax tersebut bukan saja tidak berhasil menurunkan elektabilitas Jokowi-KH Ma'ruf Amin (53,2% di Oktober dan Desember), tapi juga gagal menaikkan elektabilitas Prabowo-Sandi sendiri," imbuhnya.

Bukan tanpa sebab Charles melontarkan tudingan kubu sang rival melancarkan strategi hoax. Mengingat, sudah beberapa kali kubu Prabowo-Sadiaga tertangkap basah memproduksi hoax-hoax untuk menyerang Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Hoax diproduksi terus oleh Prabowo-Sandi, meskipun kebohongan mereka sudah sering kali ditelanjangi. Misalnya saja soal 1 selang cuci darah di RSCM disebut digunakan untuk 40 orang (padahal 1 selang untuk 1 pasien); dan terbaru Garuda disebut bangkrut (padahal masih beroperasi); cadangan beras nasional disebut hanya cukup 3 minggu (padahal menurut Bulog bisa sampai akhir 2019), dan masih banyak lagi," tutur Charles.

Menurut Charles, gagalnya strategi hoax kubu Prabowo-Sandiaga itu lantaran masyarakat sudah cerdas. Masyarakat Indonesia sudah dapat memilah mana kebohongan dan mana kebenaran.

"Barangkali awalnya Prabowo-Sandi berpikir strategi hoax yang dilakukannya bisa sukses, sebab seperti kata Joseph Goebbels 'kebohongan yang diulangi terus menerus kelak akan dipercayai sebagai kebenaran'. Namun, ternyata masyarakat Indonesia sudah cerdas, sehingga strategi hoax yang dilakukan Prabowo-Sandi sama sekali tidak bisa menggoyang pilihan politik rakyat," ujarnya.

Charles berharap, ke depan Prabowo-Sandiaga tak lagi menggunakan strategi hoax untuk menggaet suara pemilih. Apalagi, selama ini hoax memiliki efek yang sangat destruktif bagi kehidupan masyarakat.

"Masak rakyat juga yang harus menanggung kerusakan akibat tujuan politik elite yang gagal. Saya berhadap debat presidensial pertama yang dihelat sebentar malam akan menjadi momentum bagi Prabowo-Sandi untuk meninggalkan strategi hoax yang terbukti gagal menaikkan elektabilitasnya dan merusak kehidupan masyarakat. Untuk kemudian memulai kampanye positif dengan adu gagasan, program dan rekam jejak bersama Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin," kata Charles.

Survei Charta Politika menyatakan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf sebesar 53,2%. Sementara itu, elektabilitas Prabowo-Sandiaga 34,1%. Dalam survei itu, sebanyak 12,7% responden belum memutuskan atau tidak menjawab.

Untuk diketahui, survei tersebut dilakukan pada 22 Desember 2018-2 Januari 2019. Survei dilakukan kepada 2.000 responden dari 34 provinsi yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Margin of error dari survei +- 2,19%, dengan tingkat kepercayaan 95%.


(Detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.