Sabtu, 16 Mei 2026

Nasional

KPK Melacak Asal Uang di Laci Menteri Agama

Rabu, 20 Mar 2019 11:13
Detik.com
JAKARTA - KPK memastikan bila uang yang ditemukan di laci meja kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berkaitan dengan perkara yang saat ini ditangani KPK. KPK pun menelusuri asal usul uang tersebut.

"Nanti akan kami telusuri satu per satu bukti-buktinya, klarifikasi-klarifikasinya dan informasi-informasi lainnya yang relevan," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah pada wartawan, Selasa (19/3) kemarin.

Uang kas dalam bentuk 2 pecahan mata uang itu ditemukan tim penyidik KPK saat menggeledah ruang kerja Lukman dalam kaitannya dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy. Sebab, KPK menduga Rommy menerima suap terkait dugaan jual-beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) baik di tingkat pusat maupun daerah.

"Jumlah uang itu memang cukup banyak ya, Rp 180 juta dan USD 30 ribu," kata Febri.

Sementara itu persoalan uang itu menarik komentar Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) hingga Wakil Ketua Umum PPP Arwani Thomafi. JK menyebut uang itu sebagai operasional yang lazim di kalangan menteri-menteri.

"Lazim dong, selalu ada namanya kas kecil (di ruang kerja). Iya, kan. Dan menteri itu juga ada dana operasionalnya, dan itu kas dana operasionalnya (menteri)," ujar JK.

Sedangkan Arwani menduga uang itu sebagai honor Lukman yang kerap mendatangi acara-acara. Dia mengatakan informasi tersebut disampaikan secara langsung ke DPP PPP.

"Memang kami diinfokan bahwa itu uang-uang honor, honor sebagai menteri. Menteri kunjungan ke mana kan ada honornya, ada sebagai pembicara narasumber, itu kan ada honornya semua," ucap Arwani.

Terlepas dari itu, dalam pusaran perkara ini KPK baru menetapkan 3 orang tersangka yaitu Rommy sebagai pihak yang menerima suap dan dua pejabat di lingkungan Kemenag yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin. KPK menduga Rommy tidak sendiri lantaran tidak memiliki kewenangan langsung untuk urusan jabatan di Kemenag.

Lalu siapa aktor selain Rommy?

KPK masih menutup rapat hal itu. Meski demikian, KPK sudah bergerak menyegel serta menggeledah sejumlah ruangan di Kemenag termasuk ruang kerja menterinya.

"Apakah ini betul ada kaitannya atau tidak, masih ada waktu Menteri Agama untuk bisa melakukan klarifikasi. Kapan itu? Ya kami menunggu pemanggilan dari KPK dan Pak Menteri sudah mengatakan, 'Saya siap kapan saja dipanggil dan saya akan hadir,' untuk melakukan klarifikasi itu," ucap Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag Mastuki, Selasa kemarin.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.