Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Kasus Prada Lucky, Mantan Kepala Bais: Perlu Cek Rekrutmen

Nasional,

Kasus Prada Lucky, Mantan Kepala Bais: Perlu Cek Rekrutmen

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 13 Agu 2025 11:55
Berita satu.com
Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) periode 2011â€"2023, Laksamana Muda TNI Purnawirawan Soleman Ponto, menanggapi dugaan kekerasan fisik dalam proses pembinaan di satuan militer yang berujung kematian terhadap Prada Lucky Chepril Saputra Namo.

Soleman menegaskan perlu diperiksa tahap rekrutmen maupun pembinaan. Menurutnya, pembinaan memiliki standar khusus, sedangkan fisik prajurit yang lulus semestinya mampu memenuhi standar pembinaan. 

Sehingga Soleman mempertanyakan apakah prajurit benar lulus sesuai hasil tes atau justru “diluluskan” meski kemampuan fisiknya di bawah ketentuan.

“Memang di satuan ada kebiasaan untuk pembinaan. Sehingga dalam hal ini bisa kita lihat nanti apakah anak ini ketika tes lulus beneran atau diluluskan, sehingga standar kemampuan fisiknya itu tidak memenuhi standar,” ujar Soleman, dalam Program Beritasatu Utama, Selasa, (12/8/2025).

Soleman menegaskan, pembinaan fisik dan mental di lingkungan militer memiliki standar baku yang harus dipenuhi sejak awal seleksi. Peserta yang diterima wajib memenuhi standar minimum agar mampu menjalani proses pembinaan yang keras.

“Pembinaan memang ada standar. Itulah sebabnya yang tes diterima harus memenuhi standar minimum. Sehingga ketika terjadi pembinaan fisiknya itu kuat atau mentalnya kuat,” imbuhnya.

Soleman menegaskan, terlepas dari pemeriksaan yang tengah berjalan, faktanya korban telah meninggal mengharuskan adanya penegakan hukum. Ia menilai, kematian tersebut menuntut pertanggungjawaban hukum tanpa pengecualian

“Nah ini kita periksa, tetapi apa pun yang terjadi sudah ada yang meninggal. Karena sudah ada yang meninggal apa pun yang terjadi harus ada penegakan hukumnya. Harus ada pertanggungjawaban hukum karena sudah meninggal,” kata Soleman.

Menanggapi pertanyaan soal batasan pembinaan, Soleman mengatakan setiap satuan memiliki prosedur jelas, dan jika ada yang melewati batas, pelaku harus dihukum.

“Ya kalau melewati batas ya dihukum yang melaksanakan kelewatan batas itu. Itu masing-masing di satuan itu sudah ada standarnya seperti apa,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, ketahanan fisik dan mental dalam pembinaan militer dirancang untuk mempersiapkan prajurit menghadapi situasi terburuk, termasuk jika tertangkap dan disiksa musuh.

“Untuk pembinaan memang ada itu. Pembinaan mentalnya bagaimana supaya dia tahan. Nah kalau tentara dipukulin begitu tidak kuat, saat ditangkap musuh, dia mengaku. Kalau dia mengaku, semuanya kena nanti," katanya.

Menurut Soleman, TNI menyiapkan tentara bukan untuk main-main. "Risiko terjeleknya tertangkap musuh. Jika tertangkap musuh bisa disiksa. Di situlah seorang tentara perlu pembinaan fisik,” katanya lagi.

Meski begitu, Soleman kembali menekankan pembinaan harus sesuai prosedur dan dimulai dari rekrutmen yang benar.

“Itulah sebabnya saya katakan cek dulu proses rekrutmennya. Baru nanti dilihat (apakah pembinaan di luar batas). Jangan sampai hal ini terjadi lagi. Tentara memang begitu, itu risiko,” tandasnya.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Senin, 01 Jun 2026 18:53

    Panglima TNI Hadiri Upacara Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.