Jumat, 24 Apr 2026
  • Home
  • Nasional
  • Kasus Prada Lucky, Mantan Kepala Bais: Perlu Cek Rekrutmen

Nasional,

Kasus Prada Lucky, Mantan Kepala Bais: Perlu Cek Rekrutmen

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 13 Agu 2025 11:55
Berita satu.com
Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) periode 2011â€"2023, Laksamana Muda TNI Purnawirawan Soleman Ponto, menanggapi dugaan kekerasan fisik dalam proses pembinaan di satuan militer yang berujung kematian terhadap Prada Lucky Chepril Saputra Namo.

Soleman menegaskan perlu diperiksa tahap rekrutmen maupun pembinaan. Menurutnya, pembinaan memiliki standar khusus, sedangkan fisik prajurit yang lulus semestinya mampu memenuhi standar pembinaan. 

Sehingga Soleman mempertanyakan apakah prajurit benar lulus sesuai hasil tes atau justru “diluluskan” meski kemampuan fisiknya di bawah ketentuan.

“Memang di satuan ada kebiasaan untuk pembinaan. Sehingga dalam hal ini bisa kita lihat nanti apakah anak ini ketika tes lulus beneran atau diluluskan, sehingga standar kemampuan fisiknya itu tidak memenuhi standar,” ujar Soleman, dalam Program Beritasatu Utama, Selasa, (12/8/2025).

Soleman menegaskan, pembinaan fisik dan mental di lingkungan militer memiliki standar baku yang harus dipenuhi sejak awal seleksi. Peserta yang diterima wajib memenuhi standar minimum agar mampu menjalani proses pembinaan yang keras.

“Pembinaan memang ada standar. Itulah sebabnya yang tes diterima harus memenuhi standar minimum. Sehingga ketika terjadi pembinaan fisiknya itu kuat atau mentalnya kuat,” imbuhnya.

Soleman menegaskan, terlepas dari pemeriksaan yang tengah berjalan, faktanya korban telah meninggal mengharuskan adanya penegakan hukum. Ia menilai, kematian tersebut menuntut pertanggungjawaban hukum tanpa pengecualian

“Nah ini kita periksa, tetapi apa pun yang terjadi sudah ada yang meninggal. Karena sudah ada yang meninggal apa pun yang terjadi harus ada penegakan hukumnya. Harus ada pertanggungjawaban hukum karena sudah meninggal,” kata Soleman.

Menanggapi pertanyaan soal batasan pembinaan, Soleman mengatakan setiap satuan memiliki prosedur jelas, dan jika ada yang melewati batas, pelaku harus dihukum.

“Ya kalau melewati batas ya dihukum yang melaksanakan kelewatan batas itu. Itu masing-masing di satuan itu sudah ada standarnya seperti apa,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, ketahanan fisik dan mental dalam pembinaan militer dirancang untuk mempersiapkan prajurit menghadapi situasi terburuk, termasuk jika tertangkap dan disiksa musuh.

“Untuk pembinaan memang ada itu. Pembinaan mentalnya bagaimana supaya dia tahan. Nah kalau tentara dipukulin begitu tidak kuat, saat ditangkap musuh, dia mengaku. Kalau dia mengaku, semuanya kena nanti," katanya.

Menurut Soleman, TNI menyiapkan tentara bukan untuk main-main. "Risiko terjeleknya tertangkap musuh. Jika tertangkap musuh bisa disiksa. Di situlah seorang tentara perlu pembinaan fisik,” katanya lagi.

Meski begitu, Soleman kembali menekankan pembinaan harus sesuai prosedur dan dimulai dari rekrutmen yang benar.

“Itulah sebabnya saya katakan cek dulu proses rekrutmennya. Baru nanti dilihat (apakah pembinaan di luar batas). Jangan sampai hal ini terjadi lagi. Tentara memang begitu, itu risiko,” tandasnya.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

nasional
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:04

    Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital

    Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny

  • Minggu, 19 Apr 2026 11:30

    Dua Paket Sabu Disita, Polres Dumai Ringkus Tersangka di Bukit Kapur

    DUMAI - Berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika, Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai bergerak cepat hingga berhasil mengungkap kasus peredaran sabu di wila

  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.