Sabtu, 25 Apr 2026
  • Home
  • Nasional
  • Keluhkan Ribetkan Bikin E-KTP di Cirebon, Warga Wajib Punya HP Android

Nasional,

Keluhkan Ribetkan Bikin E-KTP di Cirebon, Warga Wajib Punya HP Android

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 28 Jul 2025 09:23
Berita satu.com
Sejumlah warga di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mengeluhkan proses pembuatan e-KTP yang dinilai semakin rumit sejak diberlakukannya sistem digital. Bukannya lebih mudah, sistem itu makin menyulitkan, terutama bagi warga yang tidak memiliki ponsel Android atau tinggal di daerah dengan sinyal internet buruk.

Hal itu seperti dialami Seruni Diningrum, pelajar asal Desa Cangkoak, Kecamatan Dukupuntang. Ia harus bolak-balik ke kantor kecamatan hanya untuk mengurus perekaman dan pencetakan e-KTP. 

"Sudah izin dari sekolah, tetapi pas datang server-nya error. Disuruh balik lagi. Malah sebelumnya sempat ke Kecamatan Depok karena Dukupuntang enggak bisa melayani," katanya, Senin (28/7/2025).

Seruni menyayangkan proses pengurusan e-KTP yang terlalu berbelit. Menurut dia, seharusnya perekaman dan input data untuk identitas kependudukan digital (IKD) bisa dilakukan sekaligus agar efisien.

Seruni juga menyayangkan digitalisasi layanan yang tidak ramah bagi pelajar, lansia, dan masyarakat kurang mampu.

“Kalau semua harus pakai aplikasi, yang enggak punya HP atau sinyalnya jelek bagaimana?” keluhnya.

Hal serupa dialami Dasiin dan istrinya Juju, warga Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan. Mereka datang ke Mal Pelayanan Publik Kecamatan Sumber untuk mencetak ulang e-KTP yang hilang. 

Namun, pulang dengan kecewa karena tidak membawa HP Android, syarat utama untuk bisa mencetak e-KTP saat ini.

“Kami cuma mau cetak ulang KTP yang hilang. Tetapi disuruh download aplikasi, bawa HP Android, dan scan wajah. Kami enggak punya HP begitu,” kata Dasiin.

Camat Dukupuntang Adang Suryana mengatakan pihaknya hanya menjalankan arahan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Cirebon. 

“Kami hanya menjalankan pelimpahan tugas dari disdukcapil. Soal server, kami sudah berkali-kali menyampaikan ke disdukcapil dan diskominfo,” ujarnya.

Sementara Camat Pangenan Deni mengakui aturan pencetakan e-KTP saat ini memang mewajibkan warga membawa ponsel Android dan mengunduh aplikasi IKD. 

“Bisa langsung jadi kok di kecamatan. Orangnya harus datang langsung membawa Android, download IKD dan scan wajahnya,” ujar Deni.

Sementara Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon Fajar Sutrisno menjelaskan sistem server IKD langsung terkoneksi ke pusat.

“Memang sering terjadi error kalau sedang banyak pengguna. Kalau beban turun, biasanya normal kembali,” katanya.

Sejumlah pihak mendorong agar pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan adminduk. 

Digitalisasi tidak boleh menciptakan jurang layanan antara mereka yang mampu mengakses teknologi dan yang tidak.

Warga berharap bupati Cirebon turun tangan membenahi system pengurusan e-KTP yang semakin ribet untuk kalangan bawah, termasuk mengintegrasikan perekaman dan penginputan IKD dalam satu proses, serta menyediakan alternatif pelayanan bagi warga yang tidak memiliki gawai.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

nasional
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:04

    Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital

    Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny

  • Minggu, 19 Apr 2026 11:30

    Dua Paket Sabu Disita, Polres Dumai Ringkus Tersangka di Bukit Kapur

    DUMAI - Berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika, Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai bergerak cepat hingga berhasil mengungkap kasus peredaran sabu di wila

  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.