Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Keluhkan Ribetkan Bikin E-KTP di Cirebon, Warga Wajib Punya HP Android

Nasional,

Keluhkan Ribetkan Bikin E-KTP di Cirebon, Warga Wajib Punya HP Android

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 28 Jul 2025 09:23
Berita satu.com
Sejumlah warga di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mengeluhkan proses pembuatan e-KTP yang dinilai semakin rumit sejak diberlakukannya sistem digital. Bukannya lebih mudah, sistem itu makin menyulitkan, terutama bagi warga yang tidak memiliki ponsel Android atau tinggal di daerah dengan sinyal internet buruk.

Hal itu seperti dialami Seruni Diningrum, pelajar asal Desa Cangkoak, Kecamatan Dukupuntang. Ia harus bolak-balik ke kantor kecamatan hanya untuk mengurus perekaman dan pencetakan e-KTP. 

"Sudah izin dari sekolah, tetapi pas datang server-nya error. Disuruh balik lagi. Malah sebelumnya sempat ke Kecamatan Depok karena Dukupuntang enggak bisa melayani," katanya, Senin (28/7/2025).

Seruni menyayangkan proses pengurusan e-KTP yang terlalu berbelit. Menurut dia, seharusnya perekaman dan input data untuk identitas kependudukan digital (IKD) bisa dilakukan sekaligus agar efisien.

Seruni juga menyayangkan digitalisasi layanan yang tidak ramah bagi pelajar, lansia, dan masyarakat kurang mampu.

“Kalau semua harus pakai aplikasi, yang enggak punya HP atau sinyalnya jelek bagaimana?” keluhnya.

Hal serupa dialami Dasiin dan istrinya Juju, warga Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan. Mereka datang ke Mal Pelayanan Publik Kecamatan Sumber untuk mencetak ulang e-KTP yang hilang. 

Namun, pulang dengan kecewa karena tidak membawa HP Android, syarat utama untuk bisa mencetak e-KTP saat ini.

“Kami cuma mau cetak ulang KTP yang hilang. Tetapi disuruh download aplikasi, bawa HP Android, dan scan wajah. Kami enggak punya HP begitu,” kata Dasiin.

Camat Dukupuntang Adang Suryana mengatakan pihaknya hanya menjalankan arahan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Cirebon. 

“Kami hanya menjalankan pelimpahan tugas dari disdukcapil. Soal server, kami sudah berkali-kali menyampaikan ke disdukcapil dan diskominfo,” ujarnya.

Sementara Camat Pangenan Deni mengakui aturan pencetakan e-KTP saat ini memang mewajibkan warga membawa ponsel Android dan mengunduh aplikasi IKD. 

“Bisa langsung jadi kok di kecamatan. Orangnya harus datang langsung membawa Android, download IKD dan scan wajahnya,” ujar Deni.

Sementara Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon Fajar Sutrisno menjelaskan sistem server IKD langsung terkoneksi ke pusat.

“Memang sering terjadi error kalau sedang banyak pengguna. Kalau beban turun, biasanya normal kembali,” katanya.

Sejumlah pihak mendorong agar pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan adminduk. 

Digitalisasi tidak boleh menciptakan jurang layanan antara mereka yang mampu mengakses teknologi dan yang tidak.

Warga berharap bupati Cirebon turun tangan membenahi system pengurusan e-KTP yang semakin ribet untuk kalangan bawah, termasuk mengintegrasikan perekaman dan penginputan IKD dalam satu proses, serta menyediakan alternatif pelayanan bagi warga yang tidak memiliki gawai.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Senin, 01 Jun 2026 18:53

    Panglima TNI Hadiri Upacara Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.