Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Kongres ke-5 Diaspora Indonesia, Menlu Bicara Pengakuan dan Harapan Jokowi

Nasional

Kongres ke-5 Diaspora Indonesia, Menlu Bicara Pengakuan dan Harapan Jokowi

Sabtu, 10 Agu 2019 14:22
Detik.com
Menlu Retno Marsudi di Kongres Diaspora
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan pemerintah mempunyai harapan besar terhadap diaspora Indonesia. Retno pun menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar diaspora Indonesia bisa mengembangkan sumber daya manusia (SDM) untuk pembangunan Indonesia.

"Ada satu kata menarik yang secara khusus disebut pak Jokowi, yaitu diaspora. Saya yakin saat Presiden menyebut diaspora, itu merupakan pengakuan, penghargaan, pengharapan terhadap diaspora Indonesia," kata Retno saat menjadi pembicara dalam Congress of Indonesian Diaspora (CID-5), di Kota Kasablanka, Jalan Casablanca Raya, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (10/8/2019).

Retno menjelaskan visi pemerintahan Jokowi dalam 5 tahun ke depan adalah untuk menciptakan SDM yang berkualitas. Pembangunan SDM yang berkualitas ini sambung Retno membutuhkan dukungan dari semua pihak.

"Pada 14 Juli 2019 lalu, Pak Jokowi menyebut kata diaspora saat beliau menyebut visi kedua yaitu pengembangan SDM. Pembangunan SDM menjadi kunci Indonesia ke depan. Oleh karenanya, diaspora bertalenta tinggi harus kita beri dukungan agar memberikan kontribusi besar bagi percepatan pembangunan Indonesia," jelas Menlu.

Retno juga mengatakan diaspora dapat menjadi agen pengembangan SDM Indonesia. Pemerintah, kata Retno, akan mencari data dan membuat database mengenai sebaran diaspora Indonesia.

Menurut Retno, data ini penting agar pemerintah bisa berkonsultasi dan meminta saran kepada diaspora bertalenta tersebut. Dengan adanya database juga, pemerintah bisa meminta bantuan kepada para diaspora untuk memberikan edukasi dan melatih SDM Indonesia.

"Di masa lalu kita berkolaborasi dengan negara lain untuk mendatangkan beberapa ahli yang bisa melatih beberapa skill. Biasanya mereka adalah ahli-ahli yang mengambil pensiun dini atau yang memang sudah pensiun, untuk membantu Indonesia. Andai kata bila data itu sudah ada, ahli yang dibutuhkan itu diharapkan berasal dari diaspora Indonesia," jelas Retno.

Retno juga telah memerintahkan jajarannya untuk menyempurnakan data diaspora tersebut.

"Sudah ada perintah dari Presiden untuk memberikan dukungan bagi Diaspora Indonesia. Saya sudah minta ke Kemenlu yang dibantu seluruh perwakilan Indonesia di luar negeri untuk menyempurnakan database tersebut. Kami juga telah bersinergi dengan diaspora connect untuk menyempurnakan data tersebut," pungkas Retno.


(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:01

    Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait

  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:31

    Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta

    SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.