Kamis, 16 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Korban Tewas Kapal Karam di Malaysia Jadi 21 Orang, 6 WNI Teridentifikasi

Korban Tewas Kapal Karam di Malaysia Jadi 21 Orang, 6 WNI Teridentifikasi

Admin
Senin, 20 Des 2021 15:39
merdeka.com

Korban meninggal dunia terkait kapal tenggelam yang membawa puluhan TKI ilegal yang ditemukan berjumlah 21 orang. Kapal karam di perairan Johor, Malaysia, Rabu (15/12).

"Jumlah korban meninggal masih tetap sejumlah 21 orang, yang terdiri dari 15 laki-laki, 6 perempuan," kata Kabagpenum Div Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin (20/12).

Berdasarkan hasil koordinasi dengan RS Sultan Ismail Johor Bahru, 11 orang sudah teridentifikasi. Dari jumlah tersebut, enam jenazah sudah dikonfirmasi keluarga yang berada di Indonesia maupun Malaysia.

KJRI Johor Bahru saat ini dalam proses persiapan repatriasi keenam jenazah warga negara Indonesia (WNI) ke daerah asal. Waktu pemulangan diupayakan secepatnya dengan opsi melalui jalur laut dari Johor menuju Batam, karena mempertimbangkan waktu jika melalui udara via bandara KLIA.

"Opsi tersebut dapat dilakukan dengan kesiapan kapal milik Polair dalam melaksanakan repatriasi dan melakukan penjemputan dari Johor Bahru menuju Batam," sambungnya.

Ahmad Ramadhan menyebut, kapal yang akan mengangkut jenazah yakni KP Bisma-8001 dengan kapasitas angkut sampai 20 jenazah dan KP Laksmana-7012 dengan kapasitas angkut 8 jenazah.

"Perizinan/clearance masuk Kapal Pol Air Indonesia ke wilayah perairan Malaysia sedang diupayakan oleh Stafnis Polri dan KJRI JB melalui KBRI KL," sebutnya.

Untuk percepatan identifikasi jenazah, Stafnis Polri telah menyampaikan hasil sidik jari jenazah kepada Divhubinter Polri. Data akan diteruskan kepada satker terkait untuk bantuan percepatan proses identifikasi jenazah.

"Apabila clearance penjemputan repatriasi jenazah oleh kapal Ditpolair didapatkan, KJRI JB dalam proses koordinasi dengan Kemlu RI perihal pembiayaan repatriasi dari Bandara Hang Nadim Batam menuju ke daerah asal jenazah," ungkapnya.

Berikut enam jenazah yang sudah teridentifikasi dan siap untuk repatriasi ke Indonesia:
1. Misrukiah (Pekanbaru)
2. Tukimin Martameja (Cilacap)
3. Bangsal Udin Basar (Lombok Tengah)
4. Syech Mulachela (Lombok Tengah)
5. Ahmad Abullah Patoni (Lombok Timur)
6. Andy Maulana (Cilacap)

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki