Kamis, 04 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Kumpulkan Generasi Milenial Cak Imin Mengajak Budaya Dijadikan Panglima

Nasional

Kumpulkan Generasi Milenial Cak Imin Mengajak Budaya Dijadikan Panglima

Laporan:Joko Prasetyo
Sabtu, 14 Apr 2018 09:00
Joko Prasetyo

YOGYAKARTA-Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar mengumpulkan 500 lebih generasi milenial mengikuti acara Dialog Budaya yang di populerkan di Twitter dengan tagar Dialog Guyon Bikin Guyub. Dengan lesehan 500 lebih mahasiswa menikmati acara sosialisasi empat pilar bertajuk "Kebudayaan adalah Panglima" selama 5jam di Angkringan Pendopo Ndalem, Ngasem  kota Yogyakarta, pada Jumat (13/04/2018) malam.

Berbagai pentas seni dan budaya seperti pembacaan puisi, stand up comedy, musik jazz, reggae, pop dan wayang hip hop disuguhkan kepada generasi milenial.

Dalam sambutannya Muhaimin mengatakan saat ini politik telah kehilangan pedoman dan telah berubah menjadi corong adu domba dan hujatan. Dinamika di media sosial dengan intesitas tinggi. Saling silang pendapat di medsos itu membuat masyarakat terbelah dan berhadapan.

"Hal demikian membuat ruang publik menjadi pengap. Situasi itu disebabkan politik yang tidak semestinya. Politik dianggap sebagai segala-galanya sehingga menjadi kering dan penuh amarah, " katanya.

Bagi Muhaimin, politik seharusnya penuh gagasan bukan menjadi sarana adu jago. Karenanya, Muhaimin mengajak semua pihak untuk berani keluar dari ruang pengap. "Mari kita saling berpegang tangan mendudukan makna politik yang sesungguhnya, yakni politik kebangsaan," kata mantan Ketum PB PMII tersebut.

Cak Imin menambahkan negeri ini adalah milik semua tanpa harus mengeliminasi salah satu pihak. Apabila ada yang menjadikan politik sebagai panglima maka harus diganti budaya sebagai panglima.

"Mulai hari ini budaya harus menjadi panglima. Paradigma kita berpikir untuk Indonesia. Mengembalikan daulat rakyat dengan budaya," ujar Muhaimin yang karib disapa Cak Imin dengan menggebu-gebu.

Hadir dalam dialog Kebudayaan adalah Panglima itu diantaranya penyanyi jazz Syaharani, sineas asal Kota Pelajar Yogyakarta Fajar Nugros, novelis Moammar Emka, Budayawan Eros Djarot dan animator Wahyu Aditya yang lebih senang disebut Visual Story Teller. (jok)


nasional
Berita Terkait
  • Rabu, 03 Jun 2026 16:41

    Pemerintah Ubah Aturan PPh Final UMKM, PT dan CV Tak Lagi Dapat Fasilitas

    Jakarta - Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026 tentang Perubahan atas PP Nomor 55 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Pajak Penghasilan. Salah sat

  • Rabu, 03 Jun 2026 16:03

    Sumbang Triliunan Rupiah Sejak 1945, Afni Sebut Siak Tercekik Aturan Keuangan Baru

    PEKANBARU-Kisah ironi menyelimuti Kabupaten Siak. Setelah menyerahkan seluruh kekayaan kerajaannya untuk bergabung dengan Republik Indonesia tahun 1945, lumbung energi nasional ini justru kembali diha

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:42

    Sukseskan Ketahanan Pangan, Polsek Rengat Barat Inhu Gelar Monitoring Berkelanjutan

    RENGAT-Dukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional sesuai dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, jajaran Polsek Rengat Barat Polres Indragiri Hulu (Inhu) menggelar monitoring

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:29

    Sopir Truk di Palembang Tewas Dikeroyok Gara-Gara Tegur Pengendara Serobot Antrean Solar di SPBU

    Niat hati menegur pengendara yang menyerobot antrean pengisian bahan bakar mininya di SPBU, seorang sopir truk, YF (33), tewas di keroyok. Polisi masih mengejar tujuh pelaku yang terlibat.Korban awaln

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:09

    Bisnis Emas Batangan Moncer, Pendapatan Hartadinata Abadi Melejit Tembus Rp20 Triliun

    PT Hartadinata Abadi Tbk. mencatatkan lonjakan kinerja pada kuartal I-2026 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih signifikan. Hartadinata membukukan pendapatan sebesar Rp20 triliun pada kuartal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.