Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Lemhannas Yakin Konflik Thailand-Kamboja Tidak Akan Meluas

Nasional,

Lemhannas Yakin Konflik Thailand-Kamboja Tidak Akan Meluas

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 29 Jul 2025 16:02
Berita satu.com
Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI meyakini konflik antara Thailand dan Kamboja tidak akan berkembang menjadi krisis yang lebih luas. Keyakinan itu didasarkan pada komitmen kedua negara sebagai anggota ASEAN untuk menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.

“Kami meyakini bahwa konflik Thailand dan Kamboja tidak akan meluas karena situasinya dapat diatasi melalui penyelesaian damai,” ujar Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily di Jakarta, Selasa (29/7/2025), dikutip dari Antara.

Ace menambahkan, seluruh negara anggota ASEAN memiliki keprihatinan yang sama terhadap potensi eskalasi konflik. Oleh karena itu, stabilitas kawasan menjadi tanggung jawab kolektif yang harus dijaga.

“Thailand dan Kamboja sebagai bagian dari komunitas ASEAN memiliki komitmen bersama untuk saling menghormati dan menjaga hubungan baik antarnegara,” ujarnya.

Lemhannas juga mendorong Indonesia untuk mengambil peran aktif sebagai pemimpin alami di ASEAN dalam mengupayakan penyelesaian konflik secara damai. Menurut Ace, Indonesia memiliki rekam jejak dan kedekatan historis dengan kedua negara.

“Indonesia punya hubungan baik dengan Thailand dan Kamboja, dan pengalaman panjang dalam memediasi konflik. Ini jadi modal penting untuk mendorong gencatan senjata dan stabilisasi situasi,” imbuhnya.

Ace mengingatkan bahwa perdamaian kawasan tidak hanya menyangkut aspek geopolitik, tetapi juga berdampak pada kelangsungan rantai pasok logistik dan ekonomi di Asia Tenggara.

“Penyelesaian damai harus menjadi prioritas demi menjaga stabilitas dan kepentingan bersama di kawasan ASEAN,” tegasnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan Thailand dan Kamboja telah mencapai kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku tengah malam ini. Kesepakatan dicapai dalam pertemuan khusus yang digelar di Putrajaya, Malaysia, Senin (28/7/2025), dan difasilitasi oleh Malaysia sebagai Ketua ASEAN.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh PM Kamboja Hun Manet, Penjabat PM Thailand Phumtham Wechayachai, serta dihadiri delegasi dari Amerika Serikat dan Tiongkok sebagai mitra dialog strategis.

Dalam siaran pers bersama, kedua pemimpin menyatakan kesediaan untuk segera menghentikan tembakan dan kembali pada situasi normal. Pertemuan itu menjadi langkah awal penting menuju deeskalasi dan rekonsiliasi di antara kedua negara anggota ASEAN.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

nasional
Berita Terkait
  • Minggu, 10 Mei 2026 11:51

    Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita

    Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P

  • Sabtu, 09 Mei 2026 06:59

    Kunjugan Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang, Modernisasi Ketahanan Pangan Masa Depan

    INHU-Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Salah satunya melalui peran aktif Bhabinkamtibmas yang turun langsung ke la

  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:04

    Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital

    Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.