Minggu, 26 Apr 2026
  • Home
  • Nasional
  • MKEI Apresiasi Inisiatif Presiden Prabowo Bentuk Badan Industri Mineral

Nasional,

MKEI Apresiasi Inisiatif Presiden Prabowo Bentuk Badan Industri Mineral

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 26 Agu 2025 13:40
RIAU AKTUAL.COM
Presiden RI Prabowo Subianto resmi membentuk Badan Industri Mineral, lembaga baru yang berfokus pada pengembangan logam tanah jarang (LTJ) atau rare earth minerals. 

Lembaga ini dipimpin oleh Brian Yuliarto, yang juga menjabat sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek). Meski demikian, Badan Industri Mineral berdiri secara independen dan tidak berada di bawah Kemendiktisaintek maupun Kementerian ESDM.

Pengangkatan Brian Yuliarto tertuang dalam Keputusan Presiden No. 77 Tahun 2025 tentang Pengangkatan Kepala Badan Industri Mineral. Prosesi pelantikan dilakukan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin kemarin.

Ketua Umum Masyarakat Ketahanan Energi Indonesia (MKEI), Awaf Wirajaya, menyambut positif langkah tersebut.

"Melihat latar belakang pendidikan beliau (Brian Yuliarto) sebagai seseorang yang lekat dengan science and technology, saya yakin industri mineral Indonesia akan semakin cepat perkembangannya," ujar Awaf kepada riauaktual.com, Selasa (26/8/2025).

Diinformasikan, logam tanah jarang (LTJ) merupakan kelompok 17 unsur kimia dalam tabel periodik. Meski namanya "jarang", unsur ini relatif melimpah, hanya saja keberadaannya tersebar dalam jumlah kecil. LTJ memiliki peran vital di sektor industri berteknologi tinggi, mulai dari peralatan militer, baterai kendaraan listrik, hingga perangkat pemandu rudal nuklir.

Menurut data Kementerian ESDM (2020), LTJ terdiri dari unsur lanthanum (La), cerium (Ce), praseodymium (Pr), neodymium (Nd), promethium (Pm), samarium (Sm), europium (Eu), gadolinium (Gd), terbium (Tb), dysprosium (Dy), holmium (Ho), erbium (Er), thulium (Tm), ytterbium (Yb), dan lutetium (Lu), serta dua unsur tambahan yakni scandium (Sc) dan yttrium (Y).

Di Indonesia, potensi LTJ tersebar di Sibolga, Kepulauan Riau, Ketapang, Mamuju, hingga Papua Barat. Berdasarkan data 2019, terdapat sedikitnya 28 lokasi potensi LTJ, namun baru sekitar 30 persen yang telah dieksplorasi.

Lebih rinci, data dari Universitas Narotama mencatat potensi di Bangka Belitung mencapai 186.663 ton monasit dan 20.734 ton senotim. Selain itu, cadangan dalam bentuk laterit ditemukan di Sulawesi Tengah (443 ton), Kalimantan Barat (219 ton), dan Sumatera Utara (19.917 ton). Bahkan hasil penyelidikan Badan Geologi menunjukkan adanya LTJ jenis serium di lumpur Lapindo, serta mineral kritis lain seperti litium dan stronsium.

Awaf mengatakan, MKEI menilai pembentukan Badan Industri Mineral akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, sejalan dengan target Presiden Prabowo yang menargetkan pertumbuhan ekonomi 8 persen.

Selain itu, pemanfaatan LTJ diyakini mampu memperkuat program prioritas pemerintah, seperti ketahanan energi, pertahanan dan keamanan negara, penguatan sains dan teknologi, serta hilirisasi sumber daya alam.

"Tentunya kami dari MKEI mendukung penuh atas inisiatif Presiden dalam pembentukan lembaga ini. Penggunaan LTJ juga sejalan dengan program prioritas pemerintah dan harapannya bisa mendatangkan kemaslahatan yang sebesar-besarnya untuk rakyat Indonesia," tutup Awaf.***(Riau Aktual.com)
Sumber: RIAU AKTUAL.COM

nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:04

    Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital

    Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny

  • Minggu, 19 Apr 2026 11:30

    Dua Paket Sabu Disita, Polres Dumai Ringkus Tersangka di Bukit Kapur

    DUMAI - Berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika, Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai bergerak cepat hingga berhasil mengungkap kasus peredaran sabu di wila

  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.